Author

Dony Setyawan - page 28

Dony Setyawan has 2887 articles published.

Operasi Ketupat 2026 di Ngawi Dimulai, Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 987 views

Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah di Kabupaten Ngawi mulai dipersiapkan melalui apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di halaman Kepatihan Ngawi, Kamis (12/3/2026).

Apel dipimpin Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama dan dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, unsur TNI, instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Idulfitri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Ngawi membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen sinergi lintas sektor guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan lancar.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres Ngawi.

Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan secara nasional. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

Untuk mendukung kelancaran pengamanan, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.

Kapolri juga mengingatkan jajaran untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan konvensional, balapan liar, hingga dampak cuaca ekstrem selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

Melalui Operasi Ketupat 2026, diharapkan seluruh rangkaian mudik dan perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan aman sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Ratusan Pengemudi Becak di Ngawi Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden RI

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 795 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi mendistribusikan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia kepada para pengemudi becak di wilayah Kabupaten Ngawi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Rabu (11/3/2026).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Presiden terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengemudi becak yang selama ini menjadi bagian dari transportasi tradisional.

“Ini adalah bukti nyata komitmen Bapak Presiden untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kami dari Pemerintah Daerah mewakili para pengemudi becak mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

Menurutnya, becak listrik memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan becak kayuh maupun becak motor (bentor). Dari sisi kesehatan, pengemudi tidak lagi harus mengayuh secara fisik karena kendaraan digerakkan oleh tenaga listrik. Sementara dari sisi regulasi, becak listrik dinilai lebih aman karena memiliki batas kecepatan yang terukur dan sesuai dengan ketentuan lalu lintas.

Ony juga menjelaskan bahwa unit becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad, perusahaan nasional yang dikenal dengan standar kualitas tinggi dalam industri pertahanan. Harga satu unit becak listrik diperkirakan berkisar antara Rp22 juta hingga Rp30 juta.

Ia pun berpesan kepada para penerima bantuan agar memanfaatkan becak listrik tersebut sebagai modal kerja dan tidak diperjualbelikan.

“Saya minta tolong becak ini jangan diperjualbelikan. Ini adalah modal kerja untuk masa depan Bapak-bapak sekalian agar lebih produktif dan sejahtera,” tegasnya.

Melalui bantuan ini diharapkan transportasi becak di Kabupaten Ngawi dapat berkembang menjadi lebih modern, ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan pendapatan para pengemudi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Darmawan Sutanto, pimpinan pusat Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Nuryana, unsur Forkopimda, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Safari Ramadan di Pangkur, Solidaritas dan Gotong Royong Kunci Kemandirian Pangan

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 836 views

Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengajak masyarakat meningkatkan keimanan serta memperkuat solidaritas sosial saat menghadiri Safari Ramadan ke-5 Pemerintah Kabupaten Ngawi di Masjid Al-Hidayah, Desa Pohkonyal, Kecamatan Pangkur, pada malam ke-21 Ramadan 1447 H, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Ony berharap masyarakat dapat menuntaskan Ramadan dengan penuh keimanan dan memasuki bulan Syawal dengan semangat baru untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ngawi.

“Semoga kita terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT hingga tuntas menjalani Ramadan dan memasuki Syawal dengan semangat baru untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ngawi yang kita cintai,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, kebersamaan, serta semangat gotong royong di tengah berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi.

“Silaturahmi, saling menguatkan, saling menasihati, dan gotong royong sangat dibutuhkan saat ini,” jelasnya.

Selain itu, Ony mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta tetap menjaga persatuan bangsa. Kritik kepada pemerintah, menurutnya, merupakan hal yang wajar selama disampaikan secara santun tanpa menimbulkan ujaran kebencian.

Dari sisi penguatan kemandirian masyarakat, Ony juga menekankan pentingnya penguatan di bidang pangan, energi, dan kesehatan. Menurutnya, masyarakat memiliki potensi besar untuk mandiri apabila didukung pengetahuan dan pendampingan yang tepat.

“Masyarakat kita ini tangguh. Ketika diberi pengetahuan dan pendampingan, mereka mampu mandiri, termasuk dalam membuat pupuk organik, menanam sayur di pekarangan, hingga mengelola pertanian yang lebih efisien,” ujarnya.

Selain penguatan sektor pangan dan energi, Pemerintah Kabupaten Ngawi juga terus memperluas akses layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang saat ini telah menjangkau sekitar 98 persen masyarakat.

Ony juga berpesan kepada para kepala desa di Kecamatan Pangkur agar terus berinovasi dalam memberdayakan masyarakat serta memperkuat kemandirian desa.

“Kemandirian energi, kemandirian pangan, dan inovasi berbasis masyarakat perlu terus dikembangkan dengan semangat gotong royong,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa se-Kecamatan Pangkur, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Ngawi Fokus Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 704 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 secara hybrid di Pendopo Wedya Graha, Selasa (10/3/2026). Forum ini menjadi puncak rangkaian proses perencanaan pembangunan daerah dengan mengusung tema Eksplorasi Program Unggulan dan Integrasi Sistem Menuju Kemandirian Ekonomi Berbasis Keberlanjutan.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, seluruh kepala perangkat daerah, camat, perwakilan BUMN dan BUMD, asosiasi, akademisi, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Ngawi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dalam sambutannya menyampaikan sejumlah isu prioritas pembangunan yang perlu terus ditingkatkan, baik dari sisi pelayanan maupun kualitasnya. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pembangunan infrastruktur, sektor kesehatan, serta penurunan angka kemiskinan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai program strategis nasional, seperti program makan bergizi gratis, KDMP, serta penguatan kemandirian pangan yang harus diimplementasikan secara berkelanjutan disertai evaluasi berkala.

“Selain itu, dengan visi Semesta Berencana menjadi acuan dalam menjalankan pemerintahan di seluruh sektor, kita juga harus mampu menghadapi perkembangan digitalisasi secara bijak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur Tiat S. Suwardi dalam arahannya menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ngawi menunjukkan perkembangan yang baik. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Kami berharap forum ini mampu menyelaraskan kebutuhan prioritas masyarakat dalam membangun daerah untuk kemajuan Kabupaten Ngawi sekaligus Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran Dashboard Eksekutif Satu Data serta deklarasi forum perempuan, anak, lansia, dan disabilitas sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top