Author

Dony Setyawan - page 26

Dony Setyawan has 2887 articles published.

Perkuat Sinergi Antar Daerah, Pemkab Ngawi–Pemkab Pacitan Perluas Kerja Sama Lintas Sektor Strategis

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pertanian 651 views

Dalam rangka memperkuat sinergi antar daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, Pemerintah Kabupaten Pacitan melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Ngawi selama dua hari, Selasa–Rabu (7–8/4/2026). Kunjungan tersebut menghasilkan kesepakatan perluasan kerja sama di sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan.

Rombongan yang dipimpin Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, disambut langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Agro Techno Park (ATP) Ngrambe. Pertemuan ini menjadi sarana penguatan silaturahmi antar daerah sekaligus forum berbagi praktik terbaik serta penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) pada sejumlah sektor strategis.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah. “Kami fokus pada pengembangan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Saat ini, luasan lahan organik dan semi-organik di Ngawi terus meningkat guna menjaga kualitas tanah dan produktivitas hasil panen,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Ngawi berhasil mempertahankan predikat sebagai penghasil padi tertinggi nasional selama tiga tahun terakhir. Capaian tersebut didukung oleh kemandirian petani dalam pengelolaan sumber daya air melalui 23.000 titik sumur submersible.

Selain itu, modernisasi pertanian terus diperkuat melalui penerapan sistem Electricity for Farming pada 17.500 titik sumur dalam guna meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas. “Kami siap berbagi pengalaman terkait digitalisasi pertanian dan manajemen air agar dapat diadaptasi di daerah lain,” kata Ony.

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengapresiasi capaian sektor pertanian Kabupaten Ngawi yang dinilai maju dan terintegrasi. Ia menyebut kunjungan ini sebagai langkah strategis untuk mengadopsi pola pengelolaan pertanian yang efektif. “Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk mempelajari tata kelola pertanian serta upaya peningkatan indeks pertanaman yang efektif di Ngawi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kolaborasi sektor pertanian dan perikanan diharapkan mampu memperluas akses pasar sekaligus memperkuat stabilitas pasokan pangan di wilayah Jawa Timur bagian barat. “Jika Ngawi memiliki hamparan sawah yang luas, Pacitan memiliki kekayaan laut yang melimpah. Sinergi ini akan menjadi kekuatan baru bagi pertumbuhan ekonomi di kedua daerah,” pungkasnya.

Selama kunjungan, rombongan juga melakukan peninjauan lapangan ke area petik melon dan fasilitas laboratorium di Agro Techno Park sebagai bagian dari penguatan pemahaman teknologi pertanian.

Melalui kerja sama ini, kedua pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat peran UMKM dan petani milenial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Panen Raya di Ngawi, Bulog Perkuat Target Serapan 4 Juta Ton Beras 2026

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pertanian 717 views

Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus strategi percepatan pencapaian target penyerapan 4 juta ton beras pada tahun 2026, Perum Bulog melaksanakan panen raya di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (4/4/2026).

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan bahwa sektor pertanian di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, produksi padi mencapai 772.571 ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Keunggulan Ngawi terletak pada produktivitas yang mencapai 5,99 ton per hektare dan indeks pertanaman 2,59,” ujarnya.

Dengan luas panen 129.013 hektare dan produksi beras sebesar 446.098 ton, Kabupaten Ngawi berkontribusi sekitar 7 persen terhadap produksi padi di Jawa Timur serta menjadi salah satu lumbung pangan utama.

Pada triwulan pertama tahun 2026, produksi padi tercatat sebesar 195.620 ton GKG dengan produktivitas meningkat menjadi 6,04 ton per hektare. Capaian ini menunjukkan konsistensi peningkatan kinerja sektor pertanian di Kabupaten Ngawi.

Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Sekretaris Daerah Mokh Sodiq Triwidiyanto, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, serta para petani setempat.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa kehadiran Bulog di tengah petani bertujuan untuk memastikan harga gabah tetap stabil dan memberikan nilai tambah bagi petani.

“Kami memastikan harga gabah yang diterima petani sesuai, bahkan di atas harga pemerintah. Ini bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas produksi,” jelasnya.

Ia menambahkan, panen raya ini menjadi momentum penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Hingga 3 April 2026, stok beras Bulog telah mencapai 4,4 juta ton.

“Capaian ini menjadi modal kuat menuju swasembada pangan tahun 2026,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Ngawi juga terus mendorong program strategis, salah satunya Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB) 2.0 yang ditargetkan mencapai 35.000 hektare pada tahun 2026.

Melalui kegiatan panen raya ini, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani diharapkan semakin diperkuat guna menjaga stabilitas produksi serta mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Komitmen Akuntabilitas, DPRD Ngawi Tindaklanjuti LKPJ 2025

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 698 views

DPRD Kabupaten Ngawi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngawi Tahun 2025 sekaligus pembentukan Panitia Khusus (Pansus), Selasa (31/03/2026) di ruang rapat DPRD Ngawi.
Rapat dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal. Kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel.

Dalam rapat tersebut, DPRD secara resmi membentuk Pansus yang akan bertugas melakukan pembahasan secara mendalam terhadap LKPJ Tahun 2025. Pembentukan Pansus diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif guna penyempurnaan kinerja pemerintahan daerah ke depan.

Bupati Ony menyampaikan bahwa Pansus memiliki peran strategis dalam mengkaji capaian kinerja pemerintah daerah secara komprehensif. “Pansus ini akan membedah LKPJ, apakah nanti ada catatan dari dewan, perbaikan yang perlu dilakukan, atau hal-hal yang patut diapresiasi sebagai langkah positif pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, masa kerja Pansus berlangsung maksimal satu bulan sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil pembahasan nantinya akan disampaikan dalam rapat paripurna sebagai dasar pengambilan keputusan DPRD terhadap LKPJ. Selain itu, Bupati Ony juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, khususnya dalam menjaga stabilitas kas daerah untuk mendukung kelancaran belanja pegawai pada awal tahun anggaran.

“Yang penting ada cadangan kas yang aman untuk membiayai belanja pegawai di awal tahun, terutama pada bulan Januari hingga Maret,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, Pemerintah Kabupaten Ngawi terus berupaya meningkatkan kualitas struktur anggaran daerah. Saat ini, porsi belanja pegawai berada di kisaran 40 persen dan ditargetkan menurun secara bertahap hingga mencapai 30 persen pada tahun 2027.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengendalian rekrutmen ASN serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat kapasitas fiskal daerah. “Strateginya adalah meningkatkan PAD sehingga kapasitas fiskal daerah lebih besar, serta menahan rekrutmen ASN agar persentase belanja pegawai dapat ditekan,” tambahnya.

Hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Tahun 2025 nantinya akan disampaikan dalam rapat paripurna DPRD sebagai dasar penetapan rekomendasi terhadap LKPJ Bupati, sekaligus menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Turnamen Voli PWI Cup 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Sportivitas Antarinstansi di Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 659 views

Turnamen Voli Putra PWI Cup 2026 resmi dibuka dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Jumat (27/3/2026) malam di Lapangan Garda, Kelurahan Margomulyo. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat sportivitas sekaligus kebersamaan antarinstansi di Kabupaten Ngawi.

Turnamen yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ngawi ini diikuti oleh 32 tim yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Pembukaan dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto, jajaran Forkopimda, serta kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai ruang kompetisi yang sehat dan mempererat kebersamaan antarinstansi.

“Turnamen ini menjadi bagian dari semangat bersama untuk menghadirkan ruang kompetisi yang sehat sekaligus mempererat kebersamaan antarinstansi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati yang akrab disapa Antok berharap ajang ini dapat menjadi sarana menjaring atlet-atlet berbakat serta mendorong lahirnya kompetisi serupa ke depan.

“Semoga ke depan semakin banyak atlet voli dari Ngawi yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Timur maupun nasional,” tambahnya.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya olahraga di lingkungan instansi serta memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM di sekitar lokasi.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top