Nyala dari Akar Ngawi, Kobarkan Semangat Prestasi di POPDA ke-15

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Olahraga/Pemerintahan 2 views
Banner

Berawal dari nyala tungku tradisional di kawasan Ngawi Purba, semangat olahraga pelajar Jawa Timur dikobarkan melalui Kirab Akar Api bertajuk “Nyala dari Akar Ngawi”, Kamis (5/11/2026). Api tersebut diarak menuju Pendopo Wedya Graha dan diterima Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, sebagai penanda dimulainya POPDA ke-15 dan PEPARDA ke-3 Jawa Timur.

Kirab dimulai dari Kantor Desa Ngawi Purba, kawasan yang menjadi cikal bakal Kabupaten Ngawi. Setelah melintasi kawasan perkotaan, perjalanan api dilanjutkan melalui prosesi lari oleh atlet pelajar hingga tiba di Pendopo Wedya Graha.

Pemilihan tungku tradisional sebagai sumber api bukan tanpa alasan. Tungku menjadi simbol sumber kehidupan dalam rumah tangga masyarakat. Sementara itu, nyala api merepresentasikan energi, perjuangan, dan kebersamaan dalam meraih prestasi olahraga.

Ony mengapresiasi kolaborasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, Dispora Kabupaten Ngawi, serta seluruh stakeholder yang telah mendukung penyelenggaraan ajang olahraga tersebut.

Ia menyebut jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, lebih dari 8.000 atlet berpartisipasi, dibandingkan sekitar 4.000 atlet pada penyelenggaraan sebelumnya.

“Semangat dan antusiasme ini tentu kita apresiasi. Sebagai tuan rumah, dengan asistensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kita berharap dapat memberikan pelayanan dan penyelenggaraan terbaik selama POPDA ke-15 berlangsung,” ungkapnya.

Ony juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Ngawi sebagai tuan rumah. Menurutnya, ajang olahraga tingkat provinsi ini turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Tingginya kebutuhan akomodasi selama kegiatan berlangsung turut menggerakkan sektor perhotelan hingga membuka peluang pemanfaatan hunian masyarakat sebagai tempat menginap bagi peserta dan pendamping.

“Dampaknya luar biasa. Perputaran ekonomi di Kabupaten Ngawi insyaallah juga akan luar biasa. Semangat menggerakkan kegiatan ekonomi kerakyatan melalui event POPDA ke-15 ini sangat terasa,” tambahnya.

Selain menjadi bagian dari pembuka POPDA ke-15 dan PEPARDA ke-3 Jawa Timur, Kirab Akar Api juga menjadi momentum memperkenalkan sejarah dan identitas Kabupaten Ngawi. Ajang ini diharapkan menjadi ruang bagi atlet pelajar untuk mengembangkan potensi, menunjukkan kemampuan terbaik, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam meraih prestasi.

Sebar dan Bagikan :

Shares