INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Monthly archive

February 2020

Dinas Pertanian Ngawi, Gelar Sosialisasi AUTP

di Berita oleh

Untuk memberikan perlindungan terhadap resiko ketidakpastian yang dihadapi petani, seperti masa panen yang tertunda hingga ancaman kegagalan panen yang disebabkan perubahan iklim seperti kemarau panjang, banjir ataupun serangan hama sehingga menimbulkan kerugian bagi petani.

Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) adalah solusi untuk menghindarkan dari situasi tersebut, dengan menjamin petani mendapatkan modal kerja usaha tani dari klaim asuransi. AUTP adalah asuransi pertanian yang bersubsidi premi dari Kementerian Pertanian dengan menggandeng PT Jasindo (Persero.

Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi gelar Sosialisasi AUTP dan Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani serta Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Ngawi dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) di Gedung Pertemuan Notosuman, Watualang Ngawi (27/02/20).

Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Kepala Dinas Pertanian Marsudi, Perwakilan Bank BNI, Perwakilan PT Jasindo, Penyuluh pertanian dan Kelompok Tani.

Kepala Dispertan, Marsudi mengatakan kegiatan ini selain untuk mensukseskan swasembada pangan di Kabupaten Ngawi juga sebagai bentuk dukungan program AUTP yang ditujukan untuk mengatasi kerugian petani akibat gagal panen dan agar bisa bertahan pada periode (musim tanam,red) berikutnya.

Marsudi juga menambahkan luas lahan akibat banjir kekeringan dan hama yang dibantu oleh pihaknya seluas 3 ribu hectare (ha), “Khususnya di daerah – daerah endemis seperti di Kecamatan Kwadungan, Pangkur, Geneng dan sebagaian Ngawi,” terangnya. Lebih lanjut, jelas Marsudi pembayaran asuransinya senilai Rp. 160 ribu per ha /musim/tahun, “Dengan pembagian pembayaran preminya sebesar 80 persen disubsidi pemerintah Pusat dan 20 persen Kabupaten Ngawi,” jelasnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatangan perjanjian kerjasama oleh Wabup Ony Anwar bersama perwakilan dari PT Jasindo. Menurut Wabup hal ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Ngawi dalam memberikan perlindungan terhadap masyarakat khususnya petani, “Karena sebagian penduduk di Kabupaten Ngawi mayoritas bermata pencaharian sebagai petani, maka Pemkab hadir untuk memberikan perlindungan seperti ini”, tuturnya.

Dikesempatan ini, Ony Anwar berikan pesan untuk seluruh yang hadir supaya menjaga ekosistem alam yang saat ini mulai rusak, jika terus dibiarkan akan semakin merugikan apalagi bagi petani, “Dengan merubah pola pikir dan pola tanam yang baik  serta menjaga lingkungan sekitar, diharapkan ekosistem yang sekarang rusak bisa kembali baik,” ujarnya.

Selain itu, Wabup juga mengatakan bahwa Agro Tecno Park (ATP) yang telah dibangun bisa dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya, “ATP bisa digunakan sebagai wadah bagi kelompok tani dan penyuluh untuk pembelajaran pembuatan pupuk organik juga pengembangan inovasi pertanian,” jelas Wabup.

Dan, materi sosialisasi kegiatan ini diberikan oleh Dispertan Ngawi dan perwakilan PT Jasindo (Persero). (Humas Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Forum OPD Dinas PUPR Ngawi, Ony Anwar Minta Perencanaan Sistematis dan Efisien

di Pemerintahan oleh

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ngawi menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perencanaan pembangunan insfratruktur Kabupaten Ngawi, di Aula Kantor Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, Selasa (27/02/20).

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Kepala OPD terkait, Kepala Desa, Camat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan perwakilan Perguruan Tinggi.

Kepala Dinas PUPR, Suroso mengatakan forum ini bertujuan untuk menyamakan persepsi perencanaan pembangunan infrastruktur di tahun 2021 mendatang. “Kegiatan ini juga telah melalui pembahasan Musyawaarh Perencanaan Pembangunan (musrenbang) Kecamatan dan Desa,” katanya.

Kali ini, Suroso juga menyinggung soal kondisi jalan di Kabupaten Ngawi yang terus mengalami pertambahan serta perkembangan, makanya Kadin PUPR ini berharap adanya pembaharuan surat keputusan (SK) terkait hal ini setiap tahunnya, “Seperti jalan Kabupaten yang naik menjadi jalan Provinsi  dan jalan desa yang menjadi jalan Kabupaten,” ujarnya diakhir laporannya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbang)  Ngawi, melalui Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Kusumawati Nilam dalam paparannya menyampaikan setiap usulan yang sudah mengerucut dalam forum OPD tidak semua bisa direalisasikan, “Karena kita juga melihat skala prioritas serta penyesuaian kemampuan pendanaan Kabupaten,” terang Nilam.

Menurut Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan ini kabupaten Ngawi dengan nilai SAKIP A, ada tiga kewajiban yang harus diprioritaskan, diantaranya penurunan kimiskinan, peningkatan pelayanan dasar dan pertumbuhan ekonomi, “Dengan demikian usulan yang ada di forum OPD ini, kita juga akan membaginya menjadi tiga hal tersebut,” imbuhnya.

Terkait perencanaan yang akan dilakukan Dinas PUPR di tahun 2021, Wabup Ony Anwar meminta untuk dilakukan perencanaan secara sistematis dan efisien, “Jadi mulai dari tingkat desa, Kecamatan dan Kabupaten diharapkan nantinya bisa saling terintegrasi dan bisa dibaca oleh setiap masyarakat,” ujarnya.

Dengan metode perencanaan tersebut, Ony Anwar mengatakan kedepannya bisa dilihat secara sistematis apa saja yang dibutuhkan masyarakat, “Dan bisa dipetakan sesuai dengan skala prioritas pembangunan, sehinga akan lebih tepat dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya. Kali ini, Wabup meminta untuk berhubungan baik dengan Kabupaten tetangga, terkait pembangunan di perbatasan.

Dikesempatan ini, Ony Anwar juga menyinggung komentar netizen terkait kerusakan jalan di Kabupaten Ngawi, menandaskan bahwa pembangunan jalan telah dilakukan secara maksimal oleh Dinas PUPR, “Jika anggaran kita diprioritaskan untuk pembangunan jalan saja, kebutuhan masyarakat lain seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lain tidak akan bisa dicukupi, maka dari itu kita harus membaginya dengan seimbang agar semua bisa berjalan dengan baik,” terang Ony Anwar.

Usai sambutan Wabup, acara dilanjutkan dengan paparan perencanaan Dinas PUPR dan musyawarah bersama undangan yang hadir. (humas – Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Pemkab Ngawi, Kirim Ribuan Masker Bagi Pekerja Migran Asal Ngawi di Hongkong dan Taiwan

di Kesehatan oleh
Hingga saat ini penyebaran virus Corona terus mengalami peningkatan tidak hanya jumlah kasus tetapi juga kematian. Dikutip dari CNN Indonesia korban meninggal akibat virus mematikan ini dilaporkan mencapai 2.763 diseluruh dunia hingga Rabu (26/2/20). Sebanyak 2.715 korban meninggal berasal dari dataran China, sementara 48 kematian di luar Negeri Tirai Bambu.
Kondisi ini tentunya menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Ngawi, yang tidak sedikit warganya menjadi pekerja migran di Hongkong dan Taiwan dengan mengirimkan bantuan 20 ribu masker. Bantuan ini menurut Bupati Ngawi, Budi Sulistyono sebagai bentuk kepedulian Pemkab Ngawi terhadap wabah virus yang belum ditemukan obatnya ini. “Pemberian bantuan ini diharapkan dapat membantu pekerja migran Indonesia, khusunya warga Ngawi karena kelangkaan masker, guna mencegah penyebaran virus Corona,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Ngawi bersama Sekretaris Daerah Kab. Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Kepala Dinas Kesehatan, Yudono dan pejabat lingkup Pemkab Ngawi kepada perwakilan PT Pos Indonesia Cabang Ngawi di bertempat di halaman Setda Ngawi, Rabu (26/2/20). Bantuan masker ini dikirim melalui PT Pos Indonesia cabang Ngawi ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hongkong. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

PWI Persiapan Kab. Ngawi Gelar Peringatan HPN 2020, Bupati Harapkan PWI menjadi Filter Berita Hoax

di Teknologi Informasi oleh

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi, Didik Darmawan, bersama Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Forkopimda Ngawi, pejabat lingkup Pemkab Ngawi, serta puluhan insan pers hadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2020 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Persiapan Kab. Ngawi Jawa Timur di Pendopo Wedya Graha, Selasa (25/02/20).

Ketua PWI Persiapan Kab. Ngawi, Gembong Pranowo mengatakan kegiatan ini sebagai puncak peringatan HPN tahun ini, yang sebelumnya telah dilaksanakan lomba artikel dan video untuk kategori pelajar serta masyarakat umum, dengan  tema Potensi Wisata Ngawi, dibuka pada tanggal 3 – 20 Februari, dan telah melalui tahapan penjurian dengan 12 orang pemenang, “Bisa dilihat dari testimoni juri yang telah diunggah di media sosial, dan juri berasal dari profesional dan independen,”ungkapnya.

Sementara Ketua PWI Jatim melalui Wakil Ketua Organisasi 1, Mahmud Suharmono dalam sambutannya mengatakan tantangan Pers kedepan semakin besar karena adanya industrialisasi media secara global yang sudah masuk ke negara ini.

Menurutnya, hal ini harus diimbangi dengan regulasi untuk mengikuti dinamika tersebut, “Regulasi yang ada belum mampu menjangkau kondisi ini,” tandasnya. Dijelaskan Mahmud keberadaan medsos saat ini telah mengambil porsi kue (iklan,red) yang 10 – 5 tahun lalu menjadi jatah media kita sekarang beralih ke mereka yang merupakan perusahaan dari luar, “Presiden dalam peringatan HPN di Kalimantan lalu, mendorong insan pers bertemu untuk merumuskan bagaimana regulasi yang lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, Mahmud juga mengatakan peran Pers,  sangat sentral diera media sosial saat ini, sebab banyak berita yang belum tentu faktual, atau hoax, “Fungsi Pers sebagai proses klarifikasi, kita ada Kode Etik, dan harus profesional itu yang membedakan. Kalau kabar di medsos kan tanpa konfirmasi, tanpa kode etik dan profesionalisme kurang,” lanjutnya.

Wakil Ketua Organisasi 1, juga menyampaikan pesan bagi insan pers terkait Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak bahwa terdapat larangan dalam memuat berita yang terkait perkara atau pidana yang menyangkut anak identitasnya harus disamarkan, “Dalam aturan tersebut telah disepakati bahwa anak batas usianya adalah 18 tahun, jika pembaca menemui identitas masih disebut atau tidak disamarkan bisa langsung dilaporkan,” tandasnya.

Selain itu, Mahmud dikesempatan ini mengungkapkan himbauan Dewan Pers terkait legalitas sebuah perusahaan pers, yang sebaiknya berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT), “Hal ini untuk melindungi hak – hak Wartawannya,” lanjutnya.

Amanat Bupati Ngawi yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Didik Darmawan memberikan apresiasinya untuk PWI Persiapan Ngawi yang telah mengadakan lomba  potensi wisata Ngawi, “Hal ini sekaligus sebagai ajang mempromosikan Ngawi ke khalayak ramai sebab video yang dilombakan tersebut di upload di mediA sosial,” kata Didik.

Budi Sulistyono dalam amanatnya mengatakan PWI diharapkan bisa menjadi filter didalam pesatnya informasi di medsos, “Terutama berita – berita dimedsos yang sifatnya hoax,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Ngawi, disela acara mengharapkan insan pers di Ngawi bisa konsisten dan menjunjung Kode Etik Jurnalistik, dan profesionalisme” selain itu jangan pernah berhenti untuk mempertebal kapabilitas awak media termasuk memperdalam ilmu Jurnalistik, sebab akan menjadi bekal kedepan ditengah persaingan media sekarang,” pungkasnya.

Dalam puncak peringatan HPN ini juga diserahkan hadiah berupa trophi, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada pemenang lomba artikel dan video dari semua kategori perlombaan. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
1 2 3 5
Go to Top