INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Kabupaten Ngawi Tuan Rumah Perdana FBA 2019 Wabup Ony Anwar : Energi Positif Berkembangnya Seni Budaya Serta Destinasi Wisata Di Jatim.

di Seni Budaya oleh

Kabupaten
Ngawi menjadi tuan rumah penyelenggaraan perdana Festival Budaya Agraris (FBA)
2019 yang digelar Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur
berkerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi, mulai Kamis – Sabtu (28
-30/11). Wakil Bupati, Ony Anwar didampingi Kadis budpar Jatim, Sinarto membuka
rangkaian kegiatan acara ini di Benteng Van Den Bosch, Kamis (28/11) secara simbolis
dengan penyerahan Pataka dan pemukulan kentongan
dan dilanjutkan dengan pagelaran seni pertujukan.

Selain
itu, dalam acara ini juga ada sarasehan budaya, pada Jumat
(29/11) di Gedung Kesenian dan pameran produk seni budaya dan pariwisata mulai hari
Kamis – Sabtu (28-30/11)  di halaman Benteng
Van den Bosch.

Menurut Sinarto, FBA ini adalah wadah untuk menggali dan mempromosikan budaya,
khususnya di wilayah agraris, “Untuk daerah pesisir utara, kita memiliki event
FKPU (Festival Kesenian Pesisir Utara). Sedangkan untuk daerah pesisir selatan,
kami memiliki event FKKS (Festival Kesenian Kawasan Selatan). Sebab itu, untuk memfasilitasi
daerah di luar kawasan pesisir utara maupun selatan, dilaksanakanlah event
Festival Agraris,” jelasnya.

Kadis
budpar menambahkan festival yang bertajuk Dewi Cemara (Desa Wisata Cerdas Maju
Sejahtera, red) ini merupakan cara pemrov Jatim untuk mengembangkan basis
ekonomi dari pariwisata yang ada di wilayah Jatim. “Tema ini merujuk pada potensi
masyarakat agraris di wilayah tengah Provinsi Jatim melalui pedekatan sosial budayanya
dan tradisi yang dimiliki serta berkembang di daerah masing – masing. Dengan kekhasannya
bisa dijadikan dasar untuk pijakan kreatifitas para pelaku seni,” lanjutnya.

Sinarto
berharap FBA 2019 mampu berdampak positif bagi semua Kabupaten/ Kota. Sebab, event ini tidak hanya sebagai ajang pameran
potensi daerah masing – masing tetapi sarana bertukar ide kreatif dalam memajukan
daerahnya. “Simbiosis mutualisme ini akan
memunculkan pikiran kreatif, semoga festival ini memberikan dampak baik untuk Jawa
Timur,” tuturnya. Dikesempatan ini, Kadis budpar juga mengenalkan keunggulan wisata
Kabupaten Ngawi yang wajib dikunjungi karena keindahannya serta kebersihannya,
“Saya bangga, dengan potensi wisata Ngawi, salah satunya Srambang, itu bagus lho !, Semoga akan muncul Srambang – Srambang
lain. Dan, yang hebat ditempat itu adalah kebersihannya,” pungkasnya.

 Sementara Ony Anwar dalam sambutannya menyampaikanu capan terima kasihnya, pasalnya Kabupaten Ngawi terpilih menjadi tuan rumah untuk acara yang digelar pertama kali ini.  “Berterima kasih dan bersyukur karena Kabupaten Ngawi, kembali menjadi yang pertama untuk tuan rumah pagelaran budaya dan seni Provinsi Jatim,” ungkapnya.

            Selain berharap acara ini berdampak pada
pengembangan potensi agraris di Jatim, Wabup juga ingin acara ini menjadi wadah
silaturahmi dari 16 Kabupaten/ Kota se Jatim, “Bisa saling bertukar ide,
gagasan, menginformasikan kesenian serta kebudayaan, tempat wisata. Juga
menjadi energi positif semakin berkembangnya kegiatan seni budaya serta destinasi
wisata di Jatim. Insya Allah, semakin
hari semakin maju,” tuturnya.

Gelaran pertama FBA 2019 di ikuti 16 Kabupaten/ Kota di wilayah Jawa Timur yang tidak memiliki garis pantai, diantaranya Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Nganjuk, Jombang, Ngawi, Magetan, Bojonegoro, Kota Batu, Kota Blitar, Bondowoso, Kota Malang dan Ponorogo. Adapun, setiap daerah yang ikut akan menampilkan pagelaran seni pertunjukan., pameran kerajinan seni dan kuliner yang di pamerkan di setiap stand yang di sediakan. (allteam/Kominfo)

Leave a Reply

Terkini Dalam Seni Budaya

Go to Top