INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Benahi Sistem Pengelolaan Sampah, Pemkab Ngawi Raih Adipura 2018

di Apa saja oleh

Pemerintah Kabupaten Ngawi terima Anugerah Adipura Tahun 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang diberikan secara langsung Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla  didampingi Menteri LHK, Siti Nurbaya  kepada Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono bertempat di Auditorium Manggala Wanabakti, Jalan Jenderal Gatot Subroto,Jakarta Pusat, Senin (14/01).

Penghargaan ini merupakan hasil upaya Pemkab Ngawi dalam pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). “Pertama pasti mengucap syukur atas capaian ini, dan terima kasih kepada seluruh staf yang terus mengupayakan agar Adipura ini didapatkan lagi, karena sebelumnya sempat lepas, karena salah satu indikator  penilaiannya kurang memenuhi grade yang telah ditentukan,” ungkap Budi Sulistyono usai pimpin Apel Pembinaan Staf di halaman Pendopo Wedya Graha, Kamis (17/01).

Menurutnya, salah satu indikator yang lepas itu adalah mengenai sistim pengelolaan sampah di TPA, “Jadi Adipura itu tidak hanya dinilai dari kebersihan dan penghijauannya saja, tapi juga termasuk bagaimana pengelolaan sampah mulai dari pembuangannya hingga ke TPA, dan ini menjadi penilaian tersendiri,” ungkap Bupati

Lebih lanjut, Bupati katakan kegagalan meraih penghargaan sebelumnya, justru menjadi pemicu untuk melakukan pembenahan dengan memberikan perhatian penuh terhadap sistem pengelolaan sampah di TPA. “Ketika itu pertama dinilai bagaimana memilah antara sampah organik dan anorganik kemudian dikumpulkan dan diangkut sampai ke TPA dan diproses,” jelasnya.

Bupati juga akan melakukan terobosan dalam penanggulangan sampah yang tiap harinya menumpuk banyak, misalnya pasar. “Dipasar inilah yang menjadi konsentrasi kita untuk menangani sampah yang terus menumpuk. Kedepan akan kami usulkan untuk dibuatkan regulasi pasar yang tidak menyediakan kantong plastik,” lanjutnya. Kemudian Bupati lanjutkan, kantong plastik ini harus bawa dari rumah atau kantong bekas non plastik, “Plastik itu kan sampah yang mengerikan karena puluhan hingga jutaan tahun tidak bisa terurai,” ujarnya.

Bupati memaknai anugerah ini sebagai penyemangat dalam menjaga kebersihan dan mengelola kebersihan lingkungan sekitar, tidak hanya untuk Pemkab Ngawi saja tapi seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi, “Semua harus peduli dengan lingkungan sekitarnya masing – masing, mari kita jaga kebersihan maupun penghijauannya,” ujarnya.

Dikesempatan yang berbeda, Wakil Bupati Ngawi Ony anwar sampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi yang telah berpartisipasi dalam mewujudkan lingkungan bersih dan asri, “Saya juga mengapresiasi hasil kerja bersama ini bisa menghasilkan sebuah penghargaan, mari kita tingkatkan terus untuk selalu menjaga lingkungan sekitar kita. Dan, mewujudkan kota bersih dan ramah lingkungan di Kabupaten Ngawi,” kata Wabup disela acara pembukaan pameran pelajar MGBK Kab. Ngawi di RM. Notosuman, Selasa (15/01).

Ony Anwar juga terus meminta seluruh masyarakat tingkatkan partisipasinya dalam menambah lebih banyak lagi ruang terbuka hijau di Kabupaten Ngawi. “Ini komitmen yang sudah kita jalankan terkait kebersihan dan tata kelola lingkungan yang baik. Dan, kedepannya terus ditingkatkan, dan Adipura terus kita dapatkan di tahun – tahun yang akan datang,” ucapnya. (red/Kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

Terkini Dalam Apa saja

Go to Top