INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Panen Raya Padi Organik di Ngawi, Wabub Berikan Bantuan Pompa Submersible

di Sekitar Kita oleh
Banner

Komunitas Ngawi Organik Center (KNOC) bersama Kantor Perwakilan (KPW) Bank Indonesia (BI), melakukan panen raya padi organik Demontration Plot (Demplot) hasil implementasi  teknologi  MA -11, di Desa Guyung Kecamatan Gerih, Minggu (11/11).

Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Ngawi, Marsudi, KPW BI Kediri, Djoko Raharto, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Soerjo Ngawi, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, Kepala Desa Guyung, Sukamto, anggota KNOC Desa Guyung serta mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Fakultas Pertanian Unsoer Ngawi.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultra Ngawi, Marsudi katakan bahwa menanam padi dengan menggunakan pupuk organik bisa berdampak positif, “Tidak hanya beras yang sehat tapi juga harga beras yang lebih tinggi,” ujarnya. Dan, ia juga tandaskan harga beras organik bisa mencapai kisaran harga Rp. 14 ribu – Rp. 20 ribu perkilogramnya. “Selain itu, lahan pertanian menjadi lebih gembur dan tetap subur,” lanjutnya.

Sementara itu Wakil Bupati Ngawi mengucapkan terimakasih kepada KNOC dan KPW BI Kediri yang telah sukses melaksanakan program padi organik, “ Adanya program ini tentunya akan lebih bisa mensejahterakan masyarakat dengan terjadinya peningkatan ekonomi. Karena harga beras yang organik lebih mahal dibandingkan harga beras non organik. Dan, yang penting adanya pemulihan tanah yang padat menjadi lebih gembur, dan tidak rusak meskipun tanahnya dieksploitasi,” ucapnya .

Lebih lanjut, Ony Anwar  menandaskan bahwa gerakan pertanian  organik ini, akan dilakukan secara berkelanjutan, dan semua berkomitmen baik dari pemangku kebijakan hingga pelaksanannya. “KNOC saya harapkan bisa menjadi pioner gerakan organik, ramah lingkungan. Sebab, saat ini di Ngawi sudah banyak permasalahan yang timbul di pertanian. Mulai ketersediaan air, pupuk, tanah tandus dan keras. Maka kita akan terus berkomitmen memiliki gerakan pertanian berkelanjutan ramah lingkungan serta komprehensif,” jelasnya panjang lebar.

Dikesempatan yang sama, KPW BI Kediri, Djoko Raharto menyampaikan peran BI yang turut memasarkan produk  beras organik, disamping sebagai pencetus program teknologi M-11, “Peran kami disini sebagai penambah nilai yakni bagaimana kami bisa memasarkan beras organik lebih luas lagi,” katanya. Dan, Djoko berharap program ini bisa terus berkembang dan lebih inovatif.

Selain panen raya, Wakil Bupati dikesempatan ini juga berikan bantuan berupa dua pompa submersible dan bibit pohon Trembesi untuk KNOC. (kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Leave a Reply

Terkini Dalam Sekitar Kita

Go to Top