Tag archive

Pemkab Ngawi

Pemkab Ngawi Gelar, Tenis Open Junior TDP Nasional Bupati Cup III 2019

di %s Olahraga 21 views

Sebanyak 138 tim tenis dari berbagai daerah mengikuti Tennis Open Junior TDP Nasional Bupati Cup III 2019 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Kejuaraan ini mulai digelar pada 20 – 24 Nopember 2019  di lapangan tenis Alun – Alun Merdeka Ngawi.

Menurut Ketua Harian Pengurus Tenis Lapangan (Pelti) Ngawi, Supardi mengatakan peserta kejuaraan ini berasal dari berbagai Kabupaten / Kota bahkan dari luar Jawa, “Pesertanya sebanyak 138 putra dan putri dari berbagai kota mulai Banyuwangi, Banten, Bogor Manado dan Makasar” katanya.

Supardi menambahkan event nasional ini akan dipertandingkan kategori single dan ganda, “Yang terbagai menjdi kelompok umur dari 10 tahun, – 16 tahun,” ungkapnya. Selain itu, pemgurus Pelti ini juga berharap petenis junior terutama yang dari Kabupaten Ngawi dapat termotivasi menjadi atlit professional sehingga mampu mengangkat nama daerahnya dikancah yang lebih tinggi, “Dengan melihat seniornya yang berasal dari Malang, diharapkan junior ini lebih giat untuk berlatih,” tuturnya.

Dikesempatan  ini, Supardi juga menyampaikan bahwa perkembangan atlit tenis di Ngawi semakin menggeliat, dan hal ini tentunya tidak lepas dari campur tangan Pemkab Ngawi yang memfasilitasi kebutuhan atlit dalam pengembangan dirinya, “Alhamdulilah, berkembang semakin bagus, dan pada malam minggu jika ada adik junior yang ingin latihan disini gratis , mulai lapangan hingga pelatih,” ungkapnya.

Sementara Bupati Ngawi, Budi Sulistyono usai membuka acara mengatakan bahwa kejuaraan ini akan menjadi tolok ukur petenis daerah dalam mengembangkan potensinya, “Harapan Pemkab Ngawi adalah adanya penambahan jam terbang atlit – atlit junior di sini. Sehingga, jangan hanya menjadi jago kandang tetapi mampu berkompetisi dalam event lainnya,” tandasnya. (nf/kominfo)

Lomba Lintas Alam Monumen Soerjo – Museum Trinil, Kenalkan Potensi Alam Ngawi

di %s Olahraga 74 views

Masih dalam ragkaian peringatan Hari Pahlawan, 10 Nopember Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar Lomba Lintas Alam dengan rute Monumen Soerjo – Museum Trinil, Minggu (17/11)

Wakil Bupati Ony Anwar didampingi Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Djatmiko bersama Administratur Perum Perhutani KPH Ngawi, Haris berangkatkan peserta yang jumlahnya mencapai seribu lebih.

Kegiatan lintas alam tahun ini menurut Wabup untuk membangkitkan nilai – nilai serta meletakkan pendidikan karakter tentang perjuangan perjuangan untuk generasi muda. “Semoga dengan acara seperti ini generasi penerus ini lebih bisa menghargai dan menghormati jasa para pahlawan,” katanya.

Selain itu, Ony Anwar berharap kegiatan ini bisa diselenggarakan tiap tahunnya, dengan segala persiapan yang lebih matang lagi terutama keselamatan peserta. “Mudah – mudahan kedepan ada ide kreatif lagi agar penyelenggaraannya lebih bagus lagi,” tuturnya.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi melalui Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Peggy Yudho Subekti mengatakan lomba ini akan menempuh jarak 15 kilometer, dengan tiga titik pos, “Pos pertama TPK, dua Kali Kakak dan ketiga jembatan gantung Karang Geneng. Dan, 80 persen jalurnya melintasi hutan dengan jarak kurang lebih 15 kilometer,” jelasnya. Selain memupuk jiwa nasionalisme kegiatan ini, menurut Peggy juga sebagai ajang edukasi dan kenalkan potensi alam Ngawi. “Lomba ini ternyata cukup menarik perhatian, sebab ada peserta yag berasal dari luar Kabupaten Ngawi,” lanjutnya.

Kegiatan ini terbagi menjadi dua kategori, perseorangan dan regu, “Sedangkan untuk penilaian meliputi kecepatan, ketepatan waktu sampai finish,” ungkap Peggy. Untuk menarik perhatian tim penilai, banyak cara dilakukan peserta seperti dengan kostum ala pejuang ataupun atau militer. (nf/kominfo)

Peringatan Sumpah Pemuda Ke – 91 Tahun 2019, Wabup Minta Pemuda Mampu Manfaatkan IT Untuk Kreatif dan Inovatif

di %s Pemerintahan 84 views

Sumpah Pemuda yang dicetuskan 28 Oktober 1928 silam, memiliki makna mendalam bagi bangsa Indonesia. Dan, menjadi tonggak sejarah bukti perjuangan pemuda dalam mengupayakan kemerdekaan sebelum Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Dalam peringatan Sumpah Pemuda ke 91, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar upacara di halaman pendopo wedya graha, Senin (28/10), Wakil Bupati Ony Anwar sebagai Inspektur upacara.

Peringatan hari lahirnya Sumpah Pemuda kali ini bertema Bersatu Kita Maju dimaknai sebagai penegasan kembali komitmen yang telah dibangun oleh pemuda dalam ikrar, tahun 1928 lalu yang menyatakan bahwa hanya dengan persatuan cita – cita bangsa bisa terwujud.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dalam pidatonya yang dibacakan Wabup Ony Anwar mengatakan perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau, “Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing. Namun, di sisi lain perkembangan ini juga memiliki dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat desruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara,” kata Zainudin Amali.

Menpora juga menegaskan pemuda Indonesia harus memiliki karakter tangguh dengan karakter moral, kinerja, beriman, bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja tegas, kerja ikhlas, dan tuntas dan memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahawan, dan kepeloporan yang mumpuni, memilkki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.

Tema Bersatu Kita Maju, seperti yang disampaikan Menpora juga diperuntukkan bagi seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemudalah Indonesia bisa lebih maju. “Tugas pemuda saat ini harus sanggup membuka pandangan ke luar batas batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong, masa depan dunia yang lebih baik. “Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad dan cita-cita, pegorbanan dan perjuangan tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia,” lanjutnya

Sementara, Ony Anwar usai upacara menyampaikan di era derasnya perkebangan teknologi informasi saat ini pemuda  harus bisa menfilter segala bentuk informasi terutama yang berasal dari media sosial yang belakangan ini cenderung memprovokoasi ujaran kebencian, “Majunya teknologi informasi harusnya bisa memberikan dampak positif bagi tumbuh kembangnya kreatifitas para pemuda. Tentunya, ini jadi perhatian kita semua terutama Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama pemuda membangun Kabupaten Ngawi menjadi lebih sejahtera,” kata Ony Menurut Wabup, saat ini Kabupaten Ngawi layak pemuda, terbukti dua penghargaan dalam Anugerah Pemuda Pelopor diterima Rizki Syairul Barokah asal Desa Ngompro Kecamatan Pangkur bidang pertanian organik, “Ini menjadi inspirasi dan bukti bahwa pemuda bisa memberi motivasi bagi semua orang khususnya  warga Ngawi untuk lebih kreatif serta inovatif membangun dan mensejahterakan rakyat melalui bertanam organik,” katanya. Kedepan Pemkab Ngawi seperti yang disampaikan Ony Anwar akan lebih intens lagi dalam melakukan pendampingan pemuda disektor pertanian organik, “Kita akan segera mentoring dibidang digital maketing untuk ekonomi kreatif dengan melibatkan lintas sektor dalam  meberikan bekal terkait wawasan terkait hal tersebut termasuk juga startup bagi pemuda kita,” ujarnya.Pun, Lintang Cahyani salah satu pelajar yang mengikuti acara ini memiliki harapan besar dalam memajukan bangsa, “Menjadi pemuda harus memiliki visi perubahan yang baik untuk memajukan bangsa,” katanya.

Hadir sebagai peserta upacara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aperatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Ngawi, TNI, POLRES, Organisasi Keagamaan serta pelajar. (nf/kominfo)

Tingkatkan Indeks SPBE, Pemkab Ngawi Gelar Rakor Evaluasi Mandiri SPBE

di %s Teknologi Informasi 89 views

Untuk meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik  (SPBE) Pemerintah Kabupaten Ngawi, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika gelar rapat koordinasi evaluasi mandiri SPBE di Aula Inspektorat, Selasa (22/10).

Hadir dalam cara ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Kepala Diskominfo, Prasetyo Harri Adi serta 13 Organisasi Perangkat Daerah pengampu indikator SPBE.

Dalam laporannya, Prasetyo Harri Adi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian 37 indikator SPBE yang hasil akhirnya akan ditetapkan menjadi indeks SPBE tahun 2019. “Diharapkan indeks SPBE Kabupaten Ngawi dapat meningkat dari tahun 2018 sebesar 2,16 atau cukup,”ungkapnya.

Menurut Prasetyo, peningkatan indeks SPBE dibutuhkan upaya bersama dari seluruh OPD, “Semoga di tahun ini Kabupaten Ngawi dapat memperoleh nilai indeks dengan kategori baik,” lanjutnya.

Sementara Sekda Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto menegaskan SPBE menjadi salah satu bagian dari Sistem Akuntabiltas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), “Apalagi nilai SAKIP kita AA, makanya indeks SPBE harus bisa selaras dengan perolehan tersebut,” tandasnya.

Dikesempatan ini, Sodiq meminta OPD pengampu SPBE segera mengumpulkan dokumen pendukung untuk memenuhi penilaian evaluasi mandiri SPBE. “Sebelum tenggang waktu pengunggahan dokumen ke Kementerian Pendayagunaan RB,” lanjutnya.

Kemudian, acara ini dilanjutkan evaluasi pencapaian indikator SPBE oleh Kepala Bidang Layanan e-Government, Agoest Dedy Irawan. Seperti yang disampaikan Agoest Dedy, evaluasi ini untuk mengetahui progress setiap OPD terkait pencapaian indikator SPBE yang diampu, “Evaluasi mandiri ini, adalah wujud komitmen Pemkab Ngawi untuk terus meningkatkan nilai indeks SPBE. Dan, diharapkan seluruh OPD bisa bekerjasama untuk mencapai tujuan ini,” pungkasnya. (kominfo)

1 2 3 13
Go to Top