Bupati Ngawi, Hadiri Halal Bihalal PP Polri
Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) beserta Warakawuri gelar Halal Bihalal bersama Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono di Pendopo Wedya Graha, Rabu (18/7). Tujuan dari acara ini sendiri untuk menjalin dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan antar sesama purna dan anggota yang masih aktif.
Selain Bupati Ngawi hadir dalam acara ini Kepala PP Polisi Republik Indonesia Kabupaten Ngawi Drs. H Safari, Kepala Polisi Resort Ngawi diwakili Kompol Mulyono S.H., MH dan K.H Ahmad Gofari sebagai penceramah.
Dalam sambutannya, Bupati Ngawi berikan apresiasi kepada Purnawirawan yang mampu menjalakan tugasnya sebagai pelindung masyarakat. “Terimakasih, selama ini sudah ikut menjaga kerukunan hingga kondusifnya masyarakat Ngawi yang berhasil di pertahankan sampai sekarang ini Jadi komunikasi, kondusifitas ini tetap terjaga dan akhirnya bisa sangat menyatu dengan masyarakat,” tuturnya.
Sementara Kepala Bagian Perencanaan Polres Ngawi, Kompol Mulyono menyampaikan pesan Kapolres Ngawi kepada Purnawirawan dan Warakawuri bahwa masa purna itu hanya sebatas waktu saja, namun untuk pengabdian di Kepolisian tidak akan pernah berakhir. “Walaupun bapak semuanya sudah purna, yang artinya sudah menyelesaikan tugas di kepolisian, dan justru akan menjadi sarana komunikasi di masyarakat. “ Purna itu hanya batas waktu saja tetapi pengabdian di kepolisian jangan sampai itu selesai. Sampai kapan pun harus tetap mengabdi karena bapak ibu semua ini sebagai jembatan masyarakat untuk menyampaikan informasi-informasi yang ada di kepolisian untuk di sebarluaskan di masyarakat,” tuturnya. Masih menurut Mulyono, Purnawirawan dan Warakawuri untuk selalu lakukan koordinasi dengan induk organisasi. Sebab, terkadang berita yang diinformasikan ke masyarakat belum tentu kebenarannya. “Pesan Bapak Kapolres, bapak ibu untuk sering berkoordinasi dengan induk organisasinya, Polres Ngawi berita – berita yang perlu disampaikan pada masyarakat maupun pada sesepuh-sesepuh ini juga sering simpang siur maka dari itu saya meminta agar sering koordinasi,” pungkasnya.
Acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan ramah tamah sebelum para anggota kepolisian ini memasuki masa pensiun sekaligus pengabdian masyarakat. (kominfo)
BOACF 2018 ini menampilkan hasil inovasi dan kreatifitas dari 19 delegasi Kecamatan se Kabupaten Ngawi. Menariknya, setiap delegasi menampilkan beragam karya seni tradisional yang dilombakan dalam acara ini. Menurut Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono bahwa kegiatan yang digelar ini untuk mengangkat serta mengenalkan potensi Ngawi, yang sebenarnya luar biasa untuk dikembangkan sekaligus dijadikan icon Ngawi, “Hadirnya artis dan pertunjukan seni nasional ini, Saya harapkan Ngawi nantinya akan
bisa go internasional,” kata Bupati dalam sambutannya.
Senam Lansia ini memang dirancang khusus bagi lansia dengan gerakan sederhana, yang bertujuan menguatkan metabolisme tubuh sekaligus mencegah datangnya penyakit dan mengurangi penggunaan obat. Pun, Pemerintah Kabupaten Ngawi, mewujudkan kepeduliannya pada masyarakat lansia dan tagline ““Tua Berguna dan Berkualitas” pada Lansia, saat ini membentuk Pos Pelayanan Terpadu Lansia, yang nantinya akan menangani pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan Lansia, disamping mendekatkan dan meningkatkan komunikasi dan peran serta masyarakat dalam pelayanan kesehatan antara masyarakat usia lanjut.
Selain senam lansia, di acara ini Pemkab Ngawi juga melauching Unit Pelayanan Terpadu Bina Masyarakat Menuju Sejahtera dan Mandiri (UPT Bima Sakti yang diprakarsai Dinas Sosial Kabupaten Ngawi. Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Tripujo Handono UPT Bima Sakti adalah suatu pelayanan dengan menggabungkan semua elemen Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang tergabung dalam penanggulangan kemiskinan terpadu, efektif dan efesien. “Jadi ada perumahan kemudian ada kesehatan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemberian modal usaha dan seterusnya. Tidak kalah penting di UPT Bima Sakti ini, juga tersedia segala macam layanan pengaduan maupun keinginan warga untuk memperoleh atau mengakses program kegiatan penanggulangan,” jelas Tripujo Handono Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi
Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar malam tirakatan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke 660 Kabupaten Ngawi, Jumat, (6/7) di di Pendopo Wedya Graha. Acara yang telah menjadi tradisi ini dihadiri oleh Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, serta pejabat dilingkup Pemkab Ngawi.