Tag archive

penghargaan

Kabupaten Ngawi, Masuk Nominasi Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi Tahun 2019

di %s Seni Budaya 166 views

Kabupaten Ngawi masuk menjadi salah satu nominator Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi Tahun 2019 kategori Pemerintah Daerah.  

Tim Kabupaten Ngawi yang dipimpin langsung Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rahmad Didik Purwanto bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Prasetyo Harri Adi dan Kepala Bagian Humas dan Protokol, Totok Sudaryanto mempresentasikan program pelestarian budaya di Kabupaten Ngawi bertempat di Ruang Rapat Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (15/5).

Menurut Kepala Disparpora Ngawi, melalui Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Wisata dan Ekonomi Kreatif, Wiwin Purwaningsih menceritakan dalam presentasinya, Bupati Ngawi menyampaikan program dan kegiatan pelestarian budaya yang dilaksanakan di Kabupaten Ngawi yang juga difokuskan pada upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi, “Jadi upaya pelestarian budaya tersebut juga dapat mengangkat kehidupan perekonomian masyarakat yang ada di Kabupaten Ngawi,” ungkap Wiwin saat dihubungi melalui media sosial.

Masuknya Kabupaten Ngawi di 6 besar ini, seperti penuturan Wiwin tidak lepas dari upaya Pemkab Ngawi yang terus berkomitmen dan konsisten dalam melestarikan budaya, seperti digelarnya beragam event atau festival. “Yang menjadi unggulan adalah festival budaya yang mampu menarik orang untuk datang  ke Ngawi. Dengan begitu, jumlah kunjungan wisata ke Ngawi juga meningkat,” katanya.

Wiwin mengatakan presentasi yang disampaikan Bupati Ngawi, mendapatkan nilai plus dari juri. Menariknya, waktu yang diberikan untuk presentasi sedianya 30 menit menjadi satu jam lebih, hal ini menunjukkan antuasiasme tim penilai.  “Penyusunan materi yang bagus, apalagi disampaikan Pak Bupati langsung, menjadi nilai tambah untuk Kabupaten Ngawi. Kami berharap, Kabupaten Ngawi bisa terpilih menjadi yang terbaik,” kata Wiwin disela ceritanya.

Untuk nominator penerima AKMST kategori Pemerintah Daerah ini, hanya ada 6 nominator dari seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia, diantaranya Kabupaten Kulon Progo, Kota Kediri, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Ngawi, Kota Pangkal Pinang dan Kabupaten Sanggau.(nf/Kominfo)

Apel Rutin Pembinaan Staf Bupati : Kinerja Itu Harus Ada Target

di %s Kabar Ngawi 69 views

Apel pembinaan staf menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Ngawi, tiap tanggal 17. Dilaksanakan dihalaman Pendopo Wedya Graha, yang melibatkan seluruh OPD se Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini adalah sarana penyampaian informasi kegiatan pemerintahan, serta pengarahan dan pembinaan dari Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono.

Apel di awal tahun 2019 ini, Kamis (17/01), dipimpin langsung Bupati Ngawi. Dalam sambutannya, Budi Sulistyono sampaikan capaian Kabupaten Ngawi luar biasa di Tahun 2018, diantaranya beberapa penghargaan yang diterima masing – masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik dari Provinsi Jawa Timur maupun setingkat Kementerian RI. “Setidaknya Kabupaten Ngawi telah menerima 57 penghargaan di tahun 2018,” ungkap Bupati,

Selain itu, Bupati juga berikan apresiasi dan penghargaan setinggi – tingginya, kepada seluruh OPD beserta staf atas kinerja yang terbaiknya sehingga mampu memberikan kontribusi dan prestasi untuk Pemkab Ngawi di tahun 2018, “Pertama saya ucapkan terimakasih atas kontribusinya sehingga penghargaan ini bisa di terima. Dan hal ini tentunya  tidak lepas dari kinerja setiap OPD beserta stafnya,” ujar Bupati disela sambutan.

Kali ini Bupati juga menandaskan bahwa dalam suatu pekerjaan harus ada target yang harus dicapai sebagai titik yang harus dituju, “Target atau prioritas menjadi suatu hal yang utama dan sangat penting. Dan, Kabupaten Ngawi telah memiliki tiga target utama yakni peningkatan pembangunan ekonomi, peningkatan pelayanan dasar, dan penurunan kemiskinan,” jelasnya. Di akhir sambutan, Bupati berpesan untuk bercermin dan mengevaluasi diri segala sesuatu yang telah dilakukan di tahun lalu dan hasil evaluasi untuk bekal melangkah di tahun – tahun mendatang.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Shodiq Triwidiyanto sampaikan bahwa perannya pemerintahan adalah mengoptimalkan kinerja di jajarannya sekaligus menggerakkan seluruh OPD sehingga mampu menghasilkan kinerja yang optimal, “Peran kami adalah bagaimana mengoptimalkan kinerja di Setda dan seluruh OPD untuk bisa memiliki kinerja yang optimal dan maksimal,” ungkapnya.

Dan, dikesempatan ini 58 penghargaan yang diperoleh selama tahun 2018, diserahkan ke OPD masing – masing dan 1 penghargaan untuk Kecamatan. Juga hadir dalam apel pembinaan ini, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD,Pejabat Struktural eselon IV, III beserta staf di lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi (red/kominfo)

Kabupaten Ngawi, Raih Penghargaan Pencapaian Peningkatan Produksi Padi Tingkat Nasional “Bupati Ngawi, Dapatkan Anugrah Pin Emas Kementan”

di %s Kabar Ngawi 136 views

Di hari Jadinya yang  ke 660, kembali Kabupaten Ngawi raih penghargaan tingkat nasional, kali ini adalah Penghargaan Pencapaian Peningkatan Produksi Padi. Penghargaan ini diberikan oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, MS. DAA kepada Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono berupa pin emas pada acara Evaluasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Jagung, Kedelai Provinsi Jawa Timur, dan Persiapan Penyusunan angka ramalan (Aram) I tahun 2018 di Hotel Aria Gajayana Malang, Kamis (12/07).

Penghargaan yang diberikan Kementerian Pertanian ini didasarkan pada Evaluasi Upaya Khusus (UPSUS) Peningkatan Produksi padi, jagung dan kedelai Tahun 2017 yang mengalami peningkatan produksi dari tahun sebelumnya di seluruh Indonesia. Menurut Bupati saat ditemui usai acara pembukaan Rapat Koordinasi Pengendalian Triwulan II di Gedung Kesenian, Rabu (1/8), mengatakan penghargaan ini didapatkan karena Kabupaten Ngawi, mampu mengkonversikan program pemerintah pusat, “Konsentrasi kita terhadap kedaulatan pangan yang digagas Pemerintah pusat cukup besar, bagaimana kita meningkatkan hasil padi dan luas wilayah tanam sekaligus mengurangi mata rantai import beras cukup besar,  ” kata Bupati.

Bupati juga sampaikan untuk bisa mencapai kedaulatan pangan seperti yang diinginkan  sebenarnya kuncinya selalu melakukan komunikasi dengan kelompok tani, disamping itu juga mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian pupuk kimia, karena selama ini cukup besar penggunaannya. “Makanya sedikit demi sedikit kita kurangi agar ketergantungan itu ada atau terlalu banyak,” ungkap Budi Sulistyono. Hingga muncul ide petani organik, dengan teori obat nyamuk. “Kalau satu ikut, sekitarnya pasti juga akan mengikutinya,” lanjutnya.

Masih menurut penuturan Bupati, pertanian organik mampu menangkal jika ada inflasi termasuk di daerah “Pertanian organik lah yang tahan inflasi termasuk di Kabupaten Ngawi. Hal inilah yang mendapat perhatian, walaupun kita hanya dapatkan nominasi, tapi cukup membanggakan,” ujarnya.

Disinggung soal lahan pertanian yang belakangan banyak gunakan untuk permukiman ataupun industri, Bupati Ngawi katakan bahwa hal itu tidak dapat dihindari karena perkembangan saat ini. “ Yang kita tekankan adalah bagaimana memperluas lahan tanamnya bukan luas lahannya,” tandasnya. Strateginya dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif secara optimal, “Meskipun banyak lahan kita ini terkurangi jalan tol, tapi dengan pemanfaatan itu kita mampu menambah 10 ribu hektar luas tanam. Disamping itu, kita juga adakan kerjasama dengan Perhutani, untuk bisa dimanfaatkan lahannya yang belum ditanami jati,” beber orang nomor satu di Ngawi ini.

Meningkatnya produksi padi tidak terlepas dari keberhasilan pelaksanaan program peningkatan LTT Kabupaten Ngawi pada tahun 2017, bahwa Kabupaten Ngawi mampu menambah luas tanam padinya. Bupati berharap dengan penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan produksi padi serta juga komoditi pertanian lainnya karena Kabupaten Ngawi miliki potensi di bidang pertanian. Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Tanaman Pangan Kabupaten/Kota se Jawa Timur. (Kominfo)

Go to Top