Tag archive

PENDOPO WEDYA GRAHA

Malam Tirakatan, Bupati MintaTetap Jaga keutuhan Bangsa

di %s Pemerintahan 32 views

Telah menjadi tradisi tahunan, setiap malam jelang tanggal 17 Agustus, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar malam Tirakatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke74 Republik Indonesia, di Pendopo Wedya Graha, Jumat (16/08).

Hadir dalam acara ini Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Sekretaris Daerah Mokh Sodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tokoh Mayarakat.

Di malam tirakatan ini Bupati Ngawi mengajak seluruh undangan yang hadir untuk merenung dan berdoa bersama bagi pahlawan yang gugur dan berkorban memperjuangkan kemerdekaan negeri ini, “Mari kita bersama merenung dan berdoa untuk pahlawan yang telah mendahului kita, dan berjuang untuk kemerdekaan ini, juga keselamatan negara Indonesia kedepannya,” katanya.

Agenda rutin tahunan ini, juga digelar serentak diseluruh desa di Kabupaten Ngawi. Menurut Budi Sulistyono kegiatan ini sebagai wujud syukur atas kemerdekaan yang telah diraih hingga menjadi suatu negara yang utuh dan berdaulat.  “Apalagi dengan segala keberagaman yang ada di Negara ini, sudah tentu memiliki tantangan tersendiri bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaganya menjadi tetap utuh dan kuat,” ujarnya.

Diusianya yang ke 74, Budi Sulistyono meminta untuk mengisi kemerdekaan dengan segala sesuatu yang positif, “Guyup rukun, selalu menjaga keutuhan Indonesia,” tandasnya.

Usai sambutan Bupati, dilanjutkan dengan doa bersama dipimpin KH. Abdul Salam, dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati diberikan kepada perwakilan Veteran yang hadir di acara yang berlangsung khidmat. (nf/kominfo)

Jelang Hari Jadi Ngawi ke 661, Pemkab Ngawi Gelar Tirakatan

di %s Hari Jadi Ngawi Ke-661 111 views
Potong tumpeng yang dilakukan Sekda dan Ketua DPRD Ngawi

Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar malam tirakatan jelang peringatan Hari Jadi Ngawi ke 661 Kabupaten Ngawi, Pendopo Wedya Graha, Sabtu, (6/7). Agenda rutin ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh Sodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, serta pejabat dilingkup Pemkab Ngawi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi,Mokh Sodiq Triwidiyanto, berikan sambutan

Acara dimulai pukul 19.45 dan dibuka langsung Sekda Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto. Menurutnya tirakatan ini dapat dimaknai sebagai rasa syukur kepada Tuhan atas pencapaian Kabupaten Ngawi hingga saat ini, yang mampu menjaga kondusifitas, gotong – royong dan guyub. “Hal ini adalah salah satu modal untuk membangun Kabupaten Ngawi kedepan menjadi lebih baik lagi, karena dengan kondusifitas itu mampu mendorong pembangunan menjadi lancar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekda mengatakan pembangunan itu tidak hanya infrastruktur tetapi juga karakter dan perilaku masyarakatnya, “Pembangunan itu tidak hanya fisik saja, tapi juga non fisik dan ini tentunya memerlukan dukungan besar dari masyarakat,” katanya.

Sodiq berharap dengan semangat gotong – royong, visi misi Kabupaten Ngawi diakhir masa  jabatan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi bisa tercapai, “Karena itu prioritas yang harus di tempuh adalah pengurangan kemiskinan, peningkatan pelayanan dasar baik meliputi kesehatan maupun pendidikan dan terakhir adalah pembangunan ekonomi masyarakat, ini yang menjadi harapan kita ” ujarnya.

Di kesempatan ini Sekda juga menyampaian ucapan terimakasih untuk seluruh stakeholder yang selama ini telah berperan serta dalam memajukan Kabupaten Ngawi, “Dan, semua pencapaian yang telah diraih saat ini harus bisa kita tingkatkan lagi di masa mendatang,” tuturnya.

Acara ini dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin KH. Ibnu Mundir diakhiri dengan potong tumpeng yang dilakukan Sekda dan Ketua DPRD Ngawi. (dn/nf/kominfo)

Bupati Ngawi Lepas 314 Calon Jamaah Haji, Minta Jaga Kesehatan dan Kebersamaan

di %s Agama 49 views

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono melepas 314 calon Jamaah Haji kloter 2 Jawa Timur Kabupaten Ngawi menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya di Pendopo Wedya Graha, Jumat (5/7).

Menurut Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, Zainal Arifin bahwa Kabupaten Ngawi masuk dalam gelombang pertama masuk di Asrama Haji Sukolilo, “Dan menurut jadwal akan berangkat ke Bandara Juanda, Sabtu (6/7) pukul 07. 05, serta tiba di Madinah sekitar pukul 13.50 waktu setempat kemudian akan kembali ke tanah air dijadwalkan tanggal 18 Agustus mendatang,” jelas Zainal.

Seperti yang disampaikan Zainal, dari data manifest tercatat 314 calhaj yang berangkat tahun ini, dari jumlah tersebut ada Lansia 124 orang, berpenyakit 106 orang, “Jadi ada 230 orang berusia lanjut, sedangkan calhaj usia termuda 19 tahun, tertua usia 89 tahun,”jelasnya.

Sementara Bupati Ngawi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat untuk calhaj yang sudah lama menunggu waktu keberangkatan, “Mudah – mudahan semua yang mendapatkan panggilan suci ini ikhlas dan mendapatkan predikat haji mabrur,” kata Bupati

Bupati juga berpesan kepada calhaj untuk memperhatikan keperluan pribadi terutama obat – obatan apalagi mayoritas berusia lanjut. “Obat – obatanya yang setiap saat diminum harus di bawa,” katanya. Selain itu, Bupati juga menghimbau untuk selalu menjaga kebersamaan mengingat ada jutaan orang disana, “Selain kebersamaan, jaga kesehatan karena ibadah haji juga melibatkan fisik,” pesannya.

Diakhir sambutannya, Bupati mengharapkan jamaah calhaj untuk mendoakan Kabupaten Ngawi menjadi semakin baik lagi, “Saya minta doa agar kita dalam membangun kesejahteraan semakin hari semakin dekat, juga pembangunan semakin efektif dan cepat,” ujarnya.  

Usai pelepasan, calhaj diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo menggunakan tujuh armada bus. Turut hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat lingkup Pemeritah Kabupaten Ngawi dan keluarga yang mengantar calhaj.(dn/nf/kominfo)

Road Show Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi Singgah Di Ngawi Sosialisasi Dan Edukasi Masyarakat Cegah Korupsi

di %s Berita 108 views

Kabupaten Ngawi menjadi tujuan pertama dalam Road Show Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi 2019. Acara yang diadakan selama dua hari, Selasa – Rabu (25-26/6) ini dibuka Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo di Pendopo Wedya Graha, Selasa (25/6).

Agus Rahardjo menyampaikan road show ini merupakan bentuk sosialisasi dan mengedukasi masyarakat untuk tindakan pencegahan korupsi. “Kalau tahun lalu hanya  sampai di Jawa Tengah, maka di tahun kedua ini diperluas ke Jawa Timur hingga Bali, dan tahun depan mudah – mudahan bisa ke Sumatera,” ungkapnya usai membuka acara.

Agus Rahardjo menjelaskan tugas KPK tidak hanya penindakan tetapi juga melakukan pencegahan termasuk dengan sosialisasi, edukasi anti korupsi seperti acara yang digelar di Ngawi ini.

Selain itu, Agus juga berharap acara ini bisa lebih mendekatkan program KPK pada masyarakat, “Rakyat biar tahu apa saja program yang dilakukan KPK, disamping itu kita juga mengharap partisipasi masyarakat dalam membantu pemberantasan korupsi,” lanjutnya.

Menurutnya mencegah maupun menindak tentunya akan selalu melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat, sebab dari kasus yang masuk ke KPK semua berasal dari laporan masyarakat, “Saya sering menyampaikan bahwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang banyak terjadi di berbagai tempat itu dasarnya dari pelaporan orang, bahkan bisa dilakukan oleh orang terdekat,”jelasnya.  Disamping itu, Agus Rahardjo tandaskan tidak semua dugaan tindakan korupsi bisa ditangani KPK, “Yang kami tangani jika menyangkut penyelenggara Negara” jelasnya.  

Event yang juga melibatkan pelajar ini, mendapatkan respon positif dari banyak pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Ngawi, “KPK turun ke daerah itu sangat luar biasa, terutama untuk mengedukasi masyarakat terkait pencegahan korupsi,” ujarnya. Budi Sulistyono juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Ngawi juga berkomitmen dan konsisten terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi, “Saat ini kami juga konsen betul terhadap korupsi,” jelasnya.

Bupati berharap semua pihak yang ikut dalam acara ini bisa mengikuti semua rangkaian kegiatan, dengan begitu mengetahui dan bisa membedakan perbuatan yang termasuk korupsi maupun penyimpangan dalam penyelenggaraan negara. “Dan untuk pelajar, saya berharap dengan penanaman kejujuran dari sekarang, kedepan para generasi emas 2045 tidak ada lagi korupsi di negeri ini,” pungkasnya.

Senada dengan Ketua KPK, Koordinator Wilayah 6, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Asep Rahmat Swanda mengatakan Road Show Bus KPK bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan korupsi, “Kegiatan ini meningkatkan awareness dari masyarakat terkait program pencegahan yang diinisiasi oleh KPK,” ungkapnya.

Asep juga berpesan untuk semua pihak aktif dalam pencegahan korupsi, baik itu penyelenggara negara, masyarakat, dan pelajar dari usia dini hingga perguruan tinggi, “Bus KPK ini adalah simbol membawa berbagai macam pesan kepada masyarakat terkait pencegahan korupsi,” tuturnya. Dalam Road Show Bus KPK digelar beberapa kegiatan seperti sosialisasi gratifikasi bagi perangkat desa, ASN, Camat, dan Kepala Desa. Pun, pameran pelayanan publik, dan klinik laporan hasil kekayaan penyelenggara negara(LHKPN), juga sosialisasi bagi Calon Legislatif (caleg) terpilih, dan pembelajaran bagi pelajar mulai tingkat TK hingga SMA terkait pencegahan tindakan korupsi (nf/kominfo)

Go to Top