INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Tag archive

Jogorogo

Jaga Ekosistem Sumber Mata Air Lereng Gunung Lawu, Pemkab Ngawi dan PDAM Ngawi,Tanam 750 Pohon

di Tekno Sains oleh

Sebagai upaya peningkatan kualitas ekosistem lingkungan di sekitar lokasi sumber mata air Andong desa Girimulyo, Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ngawi gelar penanaman pohon bersama, di Dusun kembang Desa Girimulyo Kecamatan Jogorogo, Rabu (22/01/20).

Kegiatan  ini pertama kali secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar bersama Direktur Utama (Dirut) PDAM Ngawi Dwi Indarto bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jogorogo serta Kades Girimulyo.

Menurut Dwi Indarto, penghijauan dikawasan sumber air ini sangat perlu dilakukan, pasalnya saat musim kemarau panjang tahun lalu, debit air PDAM mengalami penurunan cukup drastis, “Membuat pasokan air bersih yang sampai kota Ngawi, mengalami keterlambatan,” katanya.

Lebih lanjut, Dirut PDAM ini mengatakan pentingnya melakukan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk masyarakat sekitar untuk menjaga sumber mata air ini, “Penghijauan ini pentingnya luar biasa, pohon – pohon ini akarnya mampu mengikat tanah sehingga tidak mudah longsor. kemudian manfaat hidrologinya mampu mengikat air hujan sehingga tidak langsung menuju ke sungai dan menuju ke bawah, tetapi diikat kumpulan akar dari pohon ini,” jelasnya panjang lebar.

Dwi juga terangkan manfaat klimatologi yang diperoleh dari pepohonan ini, “Kalau, kita punya banyak pohon, maka suhu udara akan sejuk serta mampu menyumbang penurunan suhu pemanasan global,” lanjutnya.

Diungkapkan Dwi Indarto ada kurang lebih 750 pohon resapan tinggi yang akan ditanam di sumber mata air Andong ini dan 12 sumber mata air lainnya yang ada di lereng gunung Lawu. 

Sementara,  Wabup Ony Anwar dalam sambutannya berpesan kepada masyarakat untuk menjaga vegetasi tanaman sudah ditanam ini.  “Dengan menjaga itu, sudah memberikan kontribusi besar untuk kelangsungan sumber mata air disini,” tuturnya.

Selain itu, Ony Anwar juga meminta warga untuk menanami lahan yang tersedia dengan tanaman pohon bukan digunakan sebagai lahan pertanian sayuran, “Tanami pohon, kalau tidak punya bibitnya lapor saja, nanti kami siapkan,” tandasnya.

Pohon beringin menjadi pilihan dalam kegiatan penanaman pohon kali ini, sebab jenis tanaman ini memiliki kemampuan menyerap air lebih tinggi. Dalam kesempatan ini, Wabup beserta rombongan juga melihat tampungan air milik PDAM sebelum di salurkan ke rumah warga. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa Tutup Pasar Rakyat Muslimat NU

di Hari Jadi Ngawi Ke-661 oleh

Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) gelar acara Pasar Rakyat Muslimat (PRM) di Alun – Alun Merdeka Ngawi, Rabu – Minggu (24 – 28/7). Acara ini dibuka langsung Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Rabu (24/7).

Dalam sambutannya, Ony Anwar mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen Muslimat NU sebagai partner Pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan khususnya untuk prosuk unggulan Kabupaten Ngawi, “Selain itu kegiatan seperti ini bisa menjadi bagian penguat peningkatan kesejahteraan dan kemajuan wisata di Ngawi,” katanya.

Disela acara Wabup juga mengungkapkan saat ini Pemkab Ngawi sedang giat dan serius di sektor pariwisata, salah satunya pengembangan obyek wisata di utara lereng Gunung Lawu, “Istilah yang kita pakai Kene Bejo (Kendal, Ngrambe, Jogorogo,red), wilayah ini potensi alamnya sangat luar biasa. Alhamdulilah, masyarakatnya juga memiliki energi positif,” ungkapnya.

Ony Anwar berharap pasar rakyat ini bisa memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat, “Terutama bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara pada penutupan acara ini, Minggu (28/7) hadir Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Menurut Khofifah, acara ini untuk mewujudkan sebuah pengabdian disamping membangun keseimbangan antara dimensi sosial, keagamaan dan ekonomi yang harus berjalan beriringan, “Muslimat harus bersinergi untuk bisa menggerakkan sektor Usaha Kecil, Menengah (UKM) dan Koperasi terutama pada lini masyarakat paling bawah,” katanya

Dengan menggandeng Pemerintah Daerah, Khofifah berharap acara ini bisa menjadi media bagi pelaku UKM terutama Muslimat NU, untuk mengembangkan usahanya termasuk cara pemasarannya, “Bagaimana Muslimat secara bersama sama bisa menjadi bagian yang melakukan intermediasi, dari pelaku usaha kecil, menengah untuk bertemu dengan buyer-nya. Apalagi pembeli ini punya jaringan yang lebih luas,” ungkapnya.

Di era digitalisasi ini, Gubenui Jatim meminta pelaku usaha di Muslimat NU melek terhadap sistem penjualan melalui online, mengingat jangkauannya tidak terbatas. “Digitalisasi ekonomi harus diakses oleh muslimat NU,” tandasnya. Pun, Khofifah menghimbau pelaku usaha yang ikut serta dalam acara ini terus melanjutkan eksistensinya, tanpa harus menunggu event  yang sama diwaktu mendatang.

Juga hadir dalam penutupan acara ini, Sekretaris Daerah Ngawi Mokh Shodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Riyanto Djatmiko dan seluruh pengurus dan  Muslimat NU se Kabupaten Ngawi. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
Go to Top