Akibat kelalaian orang tua, balita tewas di kolam

di %s Berita 348 views

Akibat kelalaian orang tua, seorang balita laki-laki yang masih berusia 2 tahun tewas tenggelam di kolam ikan, terjadi di Desa Katikan Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pukul 10.00 WIB, Korban bernama Jibril Ahmad Royan, anak dari pasangan Ahmad Nafian, 33 dan Endang,30.

Awalnya korban bersama dengan saudaranya Maya, 4 tahun yang diasuh oleh neneknya bernama Siti,47, yang saat itu sedang berada di halaman rumah mereka, dan waktu itu Neneknya sedang mengganti pakaian Maya dan tanpa di sadari korban Jibril di tinggal sendiri di depan kolam ikan dengan kedalaman hanya 40 cm, dan tahu-tahu korban terpeleset dan jatuh hingga tidak dapat tertolong lagi nyawanya.

Spontan neneknya berteriak melihat cucunya terjatuh kedalam kolan ikan hingga beberapa warga setempat berdatangan karena mendengar teriakan minta tolong, dan saat itu ibu korban sedang berada di belakang rumah untuk menyuci pakaian, dan melihat itu tragis ibu korban langsung histeris dan pingsan.

Menurut Siti saat ditemui wartawan mengatakan,” Pihaknya saat itu sedang mengasuh dua cucunya karena ibunya sedang berada di belakang, niatnya saya akan mengganti pakian cucunya yang satunya dan saya tinggal kebelakang dan kejadian itu terjadi,” Ungkapnya. (10/01/11).

Sementara, Kapolsek Kedunggalar AKP Suratman mendampingi Kapolres Ngawi AKBP Eko Tristanto saat di konfirmasi mengatakan, “ Bahwa korban meninggal akibat terpeleset hingga jatuh ke kolam ikan,”Ujarnya.

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Pergaulan Bebas, Remaja Berbuat Intim

di %s Berita 313 views

Akibat pergaulan bebas dan kurangnya pendidikan moral ditingkat pelajar serta kurangnya pengawasan dari orang tua dan peran serta masyarakat, mengakibatkan banyaknya kasus perkosaan yang melanda dan menjadi trend di tingkat anak pelajar.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Ngawi, seorang pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas kelas 1 di Desa Majasem Kecamatan Kendal, sebut saja Bunga, 16 tahun, melakukan hubungan intim selayaknya suami istri dengan sang pacarnya sendiri Agus Priyanto,19 Warga Desa Kandangan Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Hingga kasus tersebut membawa Agus Priyanto berurusaan dengan pihak kepolisian resort Ngawi, Pasalnya pihak keluarga korban tidak terima dan melaporkan kejadian tersbeut, dan akhirnya Agus harus di gelandang ke Mapolres Ngawi guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Awalnya, Bunga mengajak Agus untuk berpergian ke tempat wisata Srambang di Kecamatan Jogorogo dengan melakukan via sms, hingga akhirnya kedua pasangan tersbeut bertemu dan menuju ke lokasi wisata tersbeut, dan saat itu kondisi tempat wisata sepi hingga kahirnya kesempatan tersbeut terjadi dengan melakukan hubungan intim di atas sepeda motor.

Menurut Agus saat ditemui wartawan di ruang penyidik mengatakan,”Dirinya saat itu d isms untuk di ajak pergi, lalu dirinya meminta sesuatu pada bunga dengan dalih minta imbalan dan akhirnya keduanya menyetujuinya, saya melakukan itu karena terobsesi dengan film-film yang berbau pornografi,” Ungkapnya (08/01/11).

Sementara, Kepala Humas Polres Ngawi AKP I Wayan melalui Kapolres Ngawi AKBP Eko Tristanto membenarkan adanya kejadian tersbeut,” Saat ini pihaknya masih mempelajari kasus tersbeut, karena ada unsure tentang pasalan perlindunagan anak di bawah umur, dan kita juga menunggu hasiul visum dari rumah sakit Widodo Ngawi,” Ujarnya.(Pan).

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Hama wereng ancam ribuan partanian warga

di %s Berita 265 views

Sebanyak ribuan lahan pertanian terancam gagal panen, itu terjadi di tiga desa di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, diantaranya desa Gemarang dan Desa Planglor.

Lahan pertanian milik warga pertanian desa setempat mengalami gangguan hama wereng yang mengakibatkan mereka tidak bias menikamati hasil panennya, padahal usia tanaman padi mereka sudah menginjak 2 bulan, upaya mereka sudah melakukan dengan cara melakukan penyemprotan pestisida maupun anti hama, namun hasilnya tetap tidak maksimal.

Seperti yang di utarakan oleh salah satu petani, Wakidi,46, Warga Dusun Ngrayudi, Desa Gemarang Kecamatan Gemarang, saat di temui wartawan di lokasi mengatakan,” Pihaknya tidak bias berbuat apa-apa, pasalnya hama wereng yang menyebar di tanaman padinya sudah menjamur dan tidak bias di atasi,”Ungkapnya (08/01/11).

Ditambhkan pula, “ Selama ini pihak dinas terkait teruitama penyuluh lapangan belum pernah turun kelapangan, padahal tanaman pertanian warga sekitara yang masih baru dengan usia 1 bulan juga mengalami hal yang sama, di pastikan pihaknya akan mengalami kerugian puluhan juta rupiah dalam setiap hektarnya,” Tambah Wakidi.

Padahal, lahan pertanian di Kabupaten Ngawi khususnya padi menjadi pemasukan besar bagi propinsi Jawa timur dalam kategori tingkat ketahanan pangan, di harapkan pemerintah setempat segera melakukan solusi untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di lahan pertanian warga. (Pan).

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
Go to Top