Investasi SDM Lewat Pendidikan, BAZNAS dan Pemda Ngawi Perkuat Program SKSS

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 259 views

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi terus memperkuat komitmen pengentasan kemiskinan melalui investasi sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Ngawi, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan pentasyarufan bantuan tersebut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua BAZNAS Kabupaten Ngawi Samsul Hadi, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Dalam sambutannya, Antok, sapaan Wakil Bupati Ngawi, menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu. Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan investasi strategis jangka panjang dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing.

“Program Satu Keluarga Satu Sarjana ini merupakan langkah nyata dalam memutus rantai kemiskinan. Melalui pendidikan, kami berharap para penerima manfaat ke depan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya, baik secara ekonomi maupun sosial,” ujarnya.

Antok juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS agar program bantuan pendidikan dapat tepat sasaran serta memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Ngawi.

Program SKSS menyasar mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Ngawi. Bantuan pendidikan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perkuliahan hingga para mahasiswa menyelesaikan studi dan meraih gelar sarjana.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan pendidikan Program SKSS secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa penerima manfaat, sebagai wujud sinergi BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam memperkuat investasi SDM melalui pendidikan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Fokus Pembangunan Inklusif dan Penguatan PAD

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 391 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 sebagai upaya mematangkan arah pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dari Pendopo Wedya Graha, Rabu (7/1/2026).

Forum dibuka oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan dihadiri Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi Yuwono Kartiko, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur Mohammad Yasin, Kepala Bappeda Ngawi Indah Kusumawardhani, jajaran Forkopimda, kepala OPD, instansi vertikal, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok inklusif.

Dalam sambutannya, Ony menyampaikan bahwa RKPD 2027 disusun dalam kondisi fiskal yang terbatas. Proyeksi anggaran 2027, kata dia, relatif sama dengan 2026 yang telah mengalami koreksi sekitar Rp300 miliar sehingga diperlukan penyesuaian kebijakan secara terukur.

“Salah satu langkah yang harus ditempuh adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah. Kalau tidak dilakukan, justru pemerintah daerah abai terhadap hak-haknya sendiri,” kata Ony.

Ia menjelaskan, penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) menjadi salah satu opsi yang direkomendasikan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan prinsip inklusif dan berkeadilan, khususnya pada lahan dan bangunan yang mengalami perubahan fungsi bernilai ekonomi tinggi. Dari pendataan perubahan lahan sekitar 2.000 hektare sejak 2012, Pemkab Ngawi menargetkan peningkatan PAD hingga Rp150 miliar pada 2027. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong kontribusi investasi agar berdampak langsung terhadap penerimaan pajak daerah.

Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur Ir. Mohammad Yasin mengatakan Forum Konsultasi Publik bertujuan menghimpun aspirasi masyarakat terhadap tujuan, sasaran, dan program pembangunan daerah.

“Hasil forum lintas perangkat daerah ini menjadi bahan penyempurnaan rancangan awal RKPD sebelum dibahas dalam Musrenbang kabupaten,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Ngawi Yuwono Kartiko menilai kebijakan efisiensi berpengaruh terhadap seluruh kebijakan fiskal daerah, termasuk pajak dan retribusi. Menurutnya, FKP menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi, partisipasi publik, dan orientasi kinerja pembangunan.

“Ke depan, pertumbuhan ini harus mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kemiskinan,” kata Yuwono.

Selain isu fiskal dan ekonomi, forum juga menetapkan prioritas pembangunan 2027 pada peningkatan layanan kesehatan termasuk penurunan stunting, digitalisasi birokrasi, pemerataan infrastruktur hingga desa, serta penguatan sektor pertanian dan pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap proses perencanaan ini terus dikawal publik agar pembangunan daerah berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Charity Concert Sambut 2026, Ngawi Tunjukkan Solidaritas untuk Aceh dan Sumatra

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 480 views

Momentum pergantian Tahun Baru 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk memperkuat solidaritas sosial terhadap masyarakat terdampak musibah di Sumatra melalui kegiatan penggalangan dana kemanusiaan.

Aksi tersebut diwujudkan dalam kegiatan Charity Concert untuk Aceh dan Sumatra yang digelar Rabu malam (31/12/2025) di Trotoar Jalan Yos Sudarso, Ngawi. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan daerah, OPD, Bank Jatim, serta Baznas Kabupaten Ngawi.

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus mendoakan dan memberikan dukungan nyata kepada saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah.

“Sebagai bagian dari NKRI, sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra yang sedang mengalami musibah,” ujar Ony.

Ia juga menjelaskan bahwa penggalangan dana telah dilakukan sebelum malam pergantian tahun melalui ASN Pemkab Ngawi yang dihimpun oleh Korpri dan Baznas Kabupaten Ngawi.

“Alhamdulillah, hingga malam ini dana yang terkumpul kurang lebih Rp500 juta dan masih akan bertambah melalui charity concert ini,” jelasnya.

Seluruh dana bantuan tersebut, lanjut Ony, akan disalurkan melalui Baznas Kabupaten Ngawi dan dikirimkan ke Aceh dan Sumatra pada awal Tahun 2026.

“Bantuan ini akan kami salurkan melalui Baznas agar tepat sasaran dan segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Ony berharap tahun 2026 menjadi momentum penguatan kebersamaan dan solidaritas masyarakat Ngawi.

“Semoga di tahun 2026 masyarakat Ngawi semakin guyub, rukun, pembangunan semakin baik, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” pungkasnya.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top