Category archive

TPID - page 2

Ngawi Intensifkan GPM Jelang Akhir Tahun untuk Stabilisasi Harga dan Perluas Akses Pangan Terjangkau

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 436 views

Menghadapi potensi fluktuasi harga pada akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Ngawi merespons dengan mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM), sebagai bentuk layanan publik yang memastikan stabilitas pangan tetap terjaga bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), kegiatan GPM digelar di Jalan Serong Alun-alun Ngawi pada Kamis (11/12/2025).

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan komoditas pokok sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan akses pangan yang stabil bagi warga.

“Gerakan Pangan Murah ini kami hadirkan untuk memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau. Pemerintah daerah ingin masyarakat mendapatkan akses pangan yang lebih mudah dan stabil, terutama menjelang akhir tahun,” kata Ony.

Pelaksanaan GPM diharapkan berkontribusi dalam menekan inflasi daerah serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya pada periode akhir tahun yang kerap diwarnai potensi kenaikan harga pangan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi Siapkan Langkah Nyata Kendalikan Inflasi dan Perkuat Investasi Daerah

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 530 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui High Level Meeting (HLM) TPID, TP2DD, dan TP2ED yang dilaksanakan di Nata Azana Hotel, Selasa (2/12/2025). Forum ini menjadi langkah konkret Pemkab Ngawi dalam merumuskan kebijakan strategis yang terintegrasi untuk pengendalian inflasi, percepatan digitalisasi, serta penguatan investasi daerah.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, didampingi Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko dan Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto. Turut hadir jajaran Forkopimda serta kepala perangkat daerah.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Kabupaten Ngawi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya komoditas volatile food seperti beras, cabai, bawang merah, dan telur yang kerap menjadi pemicu inflasi.

“Forum ini kita jadikan ruang bersama untuk merumuskan solusi konkret pengendalian inflasi daerah. Kuncinya adalah memperkuat kemandirian dan kedaulatan pangan,” tegas Ony.

Pemkab Ngawi mendorong pemetaan wilayah produksi berbasis kebutuhan riil masyarakat. Setiap komoditas strategis diarahkan memiliki wilayah penyangga produksi dengan target yang jelas, sehingga pasokan dapat terpenuhi dari dalam daerah dan ketergantungan dari luar semakin berkurang.

Selain sektor pangan, HLM ini juga menekankan percepatan digitalisasi transaksi dan penguatan literasi keuangan masyarakat. Melalui TP2DD, transaksi non-tunai diharapkan semakin masif, mempermudah akses pembiayaan perbankan bagi UMKM, serta memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.

“Ketika produksi kuat, distribusi lancar, transaksi terdigitalisasi, dan perbankan masuk, maka ekonomi masyarakat akan semakin kokoh,” tambahnya.

Dari sisi investasi, Pemkab Ngawi mencatat tren pertumbuhan yang signifikan. Hingga triwulan III 2025, realisasi investasi mencapai sekitar Rp2,5 triliun, melampaui target RPJMD. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor serta terbukanya peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Menjawab adanya anomali di sektor beras, di mana petani kerap menjual habis hasil panen sehingga tidak memiliki cadangan, Pemkab Ngawi memperkuat lumbung pangan daerah, lumbung pangan kecamatan, serta program Kawasan Desa Mandiri Pangan (KDMP) sebagai solusi jangka panjang menjaga ketersediaan dan stabilitas harga.

Melalui sinergi TPID, TP2DD, dan TP2ED, Pemkab Ngawi menargetkan terwujudnya inflasi yang terkendali, ekonomi kerakyatan yang tumbuh, investasi yang meningkat, serta kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Operasi Pasar Murah di Kecamatan Kendal, Upaya Pemkab Ngawi Perkuat Ekonomi Warga

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 736 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) kembali melaksanakan Operasi Pasar Murah Pengendalian Inflasi di Lapangan Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Senin (3/11/2025). Kegiatan ini menjadi agenda rutin Pemkab Ngawi untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok) dan dihadiri oleh Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam, unsur Forkopimcam Kendal, perwakilan Dinas Pertanian, serta perangkat Desa Dadapan. Operasi Pasar Murah ini diikuti oleh berbagai pelaku usaha, termasuk BUMD, BUMN, dan UMKM setempat yang turut menyediakan aneka kebutuhan pokok bagi warga.

Menurut Antok, kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi.

Pemkab Ngawi juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui sinergi lintas sektor, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kestabilan harga, meningkatkan daya beli masyarakat, dan menguatkan ketahanan pangan di daerah.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Ekonomi Untuk Tekan Laju iInflasi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 1,484 views

Keramaian dan antusias masyarakat memadati pasar murah yang berada di Jalan Serong Alun-Alun Timur, Kamis (18/9/2025)

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk mengendalikan laju inflasi. Dengan menyediakan kebutuhan pangan pokok dengan harga di bawah pasar, Pemkab Ngawi berupaya menjaga agar daya beli masyarakat tetap tinggi, sehingga perputaran ekonomi lokal terus berjalan stabil

“Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengendalikan kenaikan harga sekaligus membantu masyarakat, terutama yang rentan terhadap fluktuasi harga,” ujar Bupati Ony.

Ia menambahkan, pasar murah diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sesaat, melainkan menjadi program berkelanjutan untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top