Category archive

TPID

Jaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan, Pemkab Ngawi Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 431 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali menggelar Gerakan Pangan Murah di Jalan Serong Timur Alun-Alun Merdeka Ngawi, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, memperkuat ketahanan pangan, dan mengendalikan inflasi daerah.

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Pasar guna memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini telah dipetakan di lebih dari 20 titik yang tersebar di seluruh kecamatan melalui balai penyuluhan maupun DPPTK agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

Antok menegaskan bahwa pemerintah daerah secara rutin melakukan intervensi pasar terhadap berbagai komoditas pangan sebagai respons terhadap dinamika harga di pasaran. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

“Intervensi pasar ini bertujuan menjaga stabilitas harga sembako agar tetap terjangkau masyarakat, menekan laju inflasi daerah, serta mempertahankan daya beli masyarakat. Selain itu, pelaksanaannya juga diselaraskan dengan momentum panen raya sehingga mampu memberikan manfaat bagi produsen maupun konsumen,” ujarnya.

Menurutnya, distribusi pangan dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik wilayah produksi. Di wilayah dataran tinggi yang produksi gabahnya relatif lebih sedikit, intervensi difokuskan pada komoditas beras. Sementara komoditas sayuran dan cabai yang melimpah didistribusikan ke wilayah bawah melalui mekanisme subsidi silang. Pemkab Ngawi juga memberikan perhatian khusus terhadap komoditas penyumbang inflasi, seperti bawang merah yang saat ini produksinya masih terbatas, sembari terus memantau komoditas lain untuk menjaga keseimbangan pasar.

Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara berkala, Pemkab Ngawi berharap akses masyarakat terhadap bahan pangan yang terjangkau semakin luas. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah serta dukungan terhadap stabilitas ekonomi masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Sinergi Forkopimda, Kejari Ngawi Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 900 views

Upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran terus dilakukan di Kabupaten Ngawi. Salah satunya melalui pasar murah yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi, Kamis (12/3/2026).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan kegiatan pasar murah tersebut merupakan bagian dari langkah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergiliran oleh berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, TNI hingga kejaksaan.

“Beberapa minggu terakhir ini gantian. Pak Kajari, Pak Kapolres, Pak Dandim, pemerintah daerah, semuanya bergulir terus. Harapannya selama Ramadan harga-harga relatif stabil sehingga masyarakat bisa beribadah dengan khidmat karena kebutuhan bahan pokoknya terjangkau dan tersedia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan pasar murah bahkan hampir digelar setiap hari di berbagai lokasi, termasuk di sekitar pasar tradisional.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi B. Hermanto menyampaikan pasar murah yang diselenggarakan pihaknya merupakan agenda rutin sebagai bentuk dukungan terhadap pengendalian inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Ini agenda rutin. Kejaksaan berpartisipasi untuk memfasilitasi masyarakat Ngawi mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula. Kejari Ngawi juga menyediakan layanan tambahan berupa konsultasi hukum gratis, pemeriksaan kesehatan, serta layanan perbankan bagi masyarakat.

Melalui upaya kolaboratif tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga hingga menjelang Hari Raya Idulfitri, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Jelang Idulfitri

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 443 views

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Kegiatan ini dipusatkan di Jalan Serong Timur Alun-Alun Merdeka Ngawi, Rabu (4/3/2026).

Program tersebut menjadi langkah konkret pengendalian inflasi daerah sekaligus upaya memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang Lebaran.

Kegiatan dibuka langsung Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono didampingi Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Ony menegaskan bahwa GPM merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.

“Kami ingin memastikan stok pangan di Kabupaten Ngawi aman dan harganya tetap stabil. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, beban pengeluaran masyarakat menjelang Idulfitri dapat teringankan,” ujarnya.

Sebanyak 21 lapak disediakan dalam kegiatan tersebut, menawarkan berbagai komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, serta aneka bumbu dapur dengan harga di bawah pasaran. Sejak pagi, masyarakat tampak antusias memanfaatkan program ini.

Pemkab Ngawi akan terus memperkuat sinergi dengan penyedia stok dan distributor pangan guna menjaga stabilisasi harga secara berkelanjutan, terutama menjelang momentum rawan inflasi. Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sehingga stabilitas harga tetap terjaga hingga Idulfitri.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Operasi Pasar Murah 2026 Digelar, Pemkab Ngawi Tekan Inflasi Jelang Ramadan

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 804 views

Operasi Pasar Murah Tahap I Tahun 2026 resmi digelar Pemerintah Kabupaten Ngawi di Alun-alun Ngawi, Sabtu (15/2/2026). Agenda ini menjadi strategi pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga pangan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat menghadapi meningkatnya kebutuhan bahan pokok.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok), Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto, jajaran Forkopimda, kepala OPD, instansi vertikal, Bulog, distributor, pelaku UMKM, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Antok menegaskan bahwa momentum menjelang Ramadan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya terkait ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok.

“Ini bentuk ikhtiar Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk memastikan masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kita pastikan stok tercukupi, distribusi lancar, dan harga tetap terkendali,” ujarnya.

Ia menambahkan, operasi pasar digelar untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

“Stoknya kathah, banyak. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Dari sisi harga kita kendalikan, dari sisi stok juga kita jaga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi Kusumawati Nilam melaporkan bahwa tahap pertama operasi pasar melibatkan 15 distributor yang menyediakan berbagai komoditas bahan pokok, seperti beras Bulog dan SPHP, Minyakita, gula, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga daging. Kegiatan ini juga didukung 28 pelaku usaha kuliner dan UKM lokal.

“Tujuan utama pasar murah ini adalah mengendalikan harga dan inflasi. Ketika ketersediaan bahan pokok memadai, daya beli masyarakat stabil, maka ketahanan pangan keluarga dan daerah juga akan terjaga,” jelasnya.

Operasi Pasar Murah Tahap I dijadwalkan berlangsung di sembilan kecamatan hingga Juni 2026, di antaranya Jogorogo, Kedunggalar, Widodaren, Pitu, Kendal, Ngrambe, dan Padas. Pemilihan lokasi dilakukan lebih dekat ke wilayah desa serta tidak berdekatan dengan pasar daerah maupun pasar desa guna menjaga keseimbangan ekosistem perdagangan.

Melalui program ini, Pemkab Ngawi menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan tenang dan penuh keberkahan.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top