Tingkatkan Kualitas SDM, SMK PGRI Launching Kelas Industri
Salah indikator keberhasilan pembangunan adalah peningkatan sumber daya manusia, terkait hal ini Pemerintah terus memberikan perhatian dan upaya dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, diantaranya mendukung serta mendorong seluruh lembaga pendidikan mulai tingkat dasar hingga lanjutan. Seperti yang dilakukan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko yang turut hadiri Launching Kelas Industri yang digelar SMK PGRI Ngawi, Jumat (12/05/23).
Dikesempatan ini, Wabup Ngawi menyatakan dukungan penuh untuk program yang dilakukan ini, sebab bagus untuk perkembangan kualitas dan kauntitas SDM yang ada di Ngawi.
Dengan adanya kolaborasi seperti ini, menurut Dwi Rianto Jatmiko mampu menurunkan tingkat pengangguran disamping meningkatkan perekonomian masyarakat, “Dan yang paling penting kegiatan ini selaras dengan program visi dan misi Bupati dalam meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Ngawi,” katanya.
Sementara Kepala Sekolah SMK PGRI Ngawi Farid Samsul Hadi kali ini sedikit menceritakan sejarah perkembangan lembaga ini, yang selama ini terus mengalami dinamika perubahan undangan memenuhi kebutuhan belajar siswa, “Yang terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan teknologi agar kualitas serta kuantitas sekolah meningkat,” jelasnya.
Selasa (02/05/23) Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan Inspektur Upacara Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Alun – Alun Merdeka Ngawi.
“Seluruh insan pendidik harus berinovasi melakukan terobosan sehingga pembelajaran terus bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” seperti yang disampaikan Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 yang dilaksanakan secara hybrid Jumat (13/05/22) dari Pendopo Wedya Graha dan disiarkan langsung melalui kanal video berbagi Pemerintah Kabupaten Ngawi diikuti seluruh Instansi Pendidikan se Kabupaten Ngawi.
Salah satu agenda kegiatan peringatan Hardiknas tahun ini digelar lomba film pendek yang berisi pesan moral, menurut Ony Anwar ini sebagai bentuk penggunaan teknologi dalam menyampaikan pesan moral bagi anak didik, “Ini menjadi media pembelajaran katakter bagi anak, karena sekarang ini anak lebih suka melihat visual dibandingkan dengan mendegar atau membaca,” tuturnya.