Category archive

Kabar Ngawi - page 7

Kategori untuk berita mengenai Ngawi dan segala yang meliputinya

Optimalisasi Opsen PKB dan BBNKB, Pemkab Ngawi Bidik Peningkatan PAD

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 249 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi memperkuat pengelolaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya ini dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Badan Keuangan (Bakeu) Kabupaten Ngawi dan dibuka Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Hotel Nata Azana Ngawi, Selasa (11/8/2026).

Bimtek diikuti jajaran pejabat terkait dan aparatur pengelola keuangan daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan kesiapan aparatur dalam menerapkan regulasi terbaru terkait pengelolaan opsen pajak daerah.

Dalam penerapannya, opsen merupakan tambahan pungutan atas PKB dan BBNKB yang menjadi bagian penerimaan daerah. Pengelolaan penerimaan tersebut membutuhkan sinergi dan efisiensi antarpihak agar dapat mendukung kapasitas fiskal serta pembiayaan pembangunan.

Dalam arahannya, Ony menekankan pentingnya pengelolaan sektor pajak kendaraan yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi.

“Melalui optimalisasi skema opsen PKB dan BBNKB ini, kita berharap penerimaan kas daerah dapat meningkat secara signifikan. Transparansi, akuntabilitas, serta integrasi sistem pengelolaan keuangan menjadi kunci agar alokasi pendapatan ini benar-benar berdampak pada kemajuan daerah dan pelayanan publik di Kabupaten Ngawi,” ujar Ony.

Materi bimtek meliputi mekanisme split-payment, pengalokasian opsen PKB dan BBNKB ke kas daerah, serta penguatan koordinasi antara Bakeu Kabupaten Ngawi, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, dan instansi terkait. Penguatan koordinasi ini diharapkan mendukung pengelolaan penerimaan yang lebih efektif dan terintegrasi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Dari Kampus untuk Masyarakat, Inovasi Mahasiswa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 249 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko saat menghadiri PPM Awards IAI Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Senin (10/8/2026).

Sebanyak 144 mahasiswa IAI Ngawi diterjunkan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) di seluruh desa di Kecamatan Padas. Antok mengapresiasi program tersebut yang dinilai membawa ilmu, motivasi, serta inovasi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, inovasi mahasiswa dapat dikembangkan di berbagai sektor, mulai dari ketahanan pangan, digitalisasi, pemanfaatan limbah, hingga pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Karena itu, hasil pengabdian diharapkan tidak berhenti sebagai aktualisasi akademik, tetapi dapat terintegrasi dengan pembangunan daerah.

“Konsep intelektual organik ini harus kita dorong, sehingga inovasi yang diberikan bukan hanya sekadar aktualisasi, tetapi benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai penopang dan penggerak ekonomi lokal,” jelasnya.

Berbagai inovasi tersebut dapat dikembangkan menjadi bagian dari inovasi daerah melalui proses verifikasi, validasi, dan asesmen. Kolaborasi pemerintah desa, perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan, dan OPD menjadi kekuatan dalam mendorong inovasi. Pemkab Ngawi juga mendukung perkembangan IAI Ngawi, termasuk upaya alih status menjadi universitas.

“Pendidikan menjadi bagian yang sangat penting bagi masa depan generasi muda dan kemajuan bangsa. Sesuai dengan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tentu kita memberikan dukungan terhadap perkembangan institusi pendidikan yang ada di Kabupaten Ngawi,” katanya.

Melalui sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah, hasil pengabdian, penelitian, dan inovasi diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi solusi yang memberi dampak langsung bagi masyarakat serta mendukung kemajuan ekonomi dan pembangunan Kabupaten Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Investasi Industri Tumbuh, Pemkab Ngawi Siapkan SDM Unggul

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 416 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai upaya mendukung pertumbuhan investasi industri sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Pemagangan Kerja Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di PT Sintec Industri Indonesia, Dusun Pangkur, Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Rabu (5/8/2026).

Ony mengatakan, investasi industri menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang melengkapi sektor pertanian sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Ngawi. Menurutnya, percepatan investasi, khususnya industri padat karya, akan memberikan dampak berganda terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kabupaten Ngawi tetap berkomitmen mempertahankan sektor pertanian sebagai kekuatan utama daerah. Namun, percepatan investasi industri padat karya juga terus dilakukan karena mampu membuka lapangan kerja dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui program pemagangan DBHCHT, Pemerintah Kabupaten Ngawi berupaya menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten agar mampu memenuhi kebutuhan dunia industri sekaligus memperoleh manfaat dari berkembangnya investasi di daerah.

“Kami ingin masyarakat Ngawi menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton, dalam berkembangnya industri di daerah. Karena itu, kompetensi tenaga kerja lokal terus kami siapkan melalui pelatihan,” tegas Ony.

Ia juga mengajak para peserta, khususnya generasi muda, untuk memanfaatkan pelatihan sebagai bekal meningkatkan keterampilan, disiplin, dan etos kerja.

“Saya berharap Gen Z Ngawi memiliki daya juang yang luar biasa. Tingkatkan keterampilan, disiplin, dan etos kerja agar mampu memanfaatkan setiap peluang kerja yang ada,” pungkasnya.

Pelatihan Pemagangan Kerja DBHCHT Tahun 2026 di PT Sintec Industri Indonesia ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Bupati Ngawi, dilanjutkan penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta pelatihan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi Kukuhkan 228 PNS, Akselerasi Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 397 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi resmi mengukuhkan 228 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi 2024 sebagai upaya memperkuat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pengambilan sumpah dan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dipimpin Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Pendopo Wedya Graha, Rabu (5/8/2026).

Dalam sambutannya, Ony menegaskan bahwa pengangkatan PNS baru merupakan bagian dari upaya mempercepat pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui penguatan sumber daya aparatur yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Menurutnya, ASN bukan sekadar profesi, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Menjadi ASN bukan sekadar memperoleh pekerjaan, tetapi merupakan amanah untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Sebanyak 228 PNS yang dikukuhkan terdiri atas 53 Jabatan Fungsional Umum (JFU) dan 175 Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), dengan komposisi 77 laki-laki dan 151 perempuan. Ony mengatakan, mayoritas ASN baru berasal dari kalangan generasi muda yang diharapkan mampu membawa semangat baru, cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta melahirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia juga mengajak seluruh ASN mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK serta memperkuat budaya kolaborasi dalam menjalankan tugas.

Selain itu, Ony menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat. “Setiap anggaran yang digunakan berasal dari masyarakat. Karena itu harus dimanfaatkan secara efektif dan efisien agar menghasilkan output dan outcome yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ony menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngawi telah menerapkan sistem manajemen talenta berbasis meritokrasi sebagai dasar pengembangan karier ASN. Melalui sistem tersebut, kompetensi, integritas, inovasi, dan kinerja menjadi indikator utama dalam promosi dan pengembangan karier.

Dengan bergabungnya 228 PNS formasi 2024, Pemkab Ngawi optimis reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik akan berjalan semakin cepat demi mewujudkan pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares
1 5 6 7 8 9 403
Go to Top