Category archive

Bakohumas - page 13

Badan Koordinasi Kehumasan di wilayah Kabupaten Ngawi

Malam Tirakatan HUT ke-81 RI, Momentum Refleksi dan Perkuat Komitmen Membangun Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 573 views

Momentum menyambut HUT ke-81 RI menjadi pengingat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memastikan pembangunan terus menjawab kebutuhan masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dalam Malam Tirakatan di Pendopo Wedya Graha Ngawi, Minggu (16/8/2026) malam.

Ony menyampaikan, peringatan kemerdekaan perlu menjadi ruang introspeksi dan evaluasi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi bangsa maupun daerah. Ia menekankan pentingnya pemerintahan yang amanah dan berkeadilan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, akses air bersih, layanan kesehatan, hingga pendidikan.

“Kalau kebutuhan dasar sudah tercukupi, kita akan lebih mudah mengajak masyarakat untuk berkomitmen dan berpartisipasi dalam pembangunan,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan peradaban yang baik juga bertumpu pada empat hal, yakni ilmu dan nasihat para ulama, keadilan para pemimpin, kepedulian serta kedermawanan masyarakat yang mampu, dan doa kaum dhuafa.

“Kalau empat hal ini bisa dijalankan bersama, insyaallah akan muncul daerah dengan peradaban yang baik,” ujarnya.

Sejalan dengan semangat Semesta Berencana, Ony mengajak seluruh pihak menetapkan cita-cita pembangunan setinggi mungkin dan terus berupaya mewujudkannya melalui kerja bersama. Ia juga menyoroti capaian Joko Purnomo, petani asal Kecamatan Kwadungan, yang dipercaya mewakili petani Indonesia dalam pidato kenegaraan Presiden. Capaian tersebut dinilainya sebagai kebanggaan sekaligus motivasi bagi masyarakat Ngawi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto, unsur Forkopimda Kabupaten Ngawi, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

Doa dan rasa syukur atas 81 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi penguat tekad untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Hal tersebut sekaligus menjadi landasan untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan melanjutkan pembangunan Kabupaten Ngawi secara berkelanjutan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Dikukuhkan Jelang HUT ke-81 RI, 40 Paskibraka Ngawi Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 353 views

Suasana khidmat mengiringi pengukuhan 40 Paskibraka Kabupaten Ngawi dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia di Pendopo Wedya Graha, Sabtu (15/8/2026) malam. Dipimpin langsung Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, kegiatan ini menandai kesiapan Paskibraka Ngawi untuk mengibarkan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ony menegaskan, tugas Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi juga membawa semangat perjuangan dan penghormatan kepada para pahlawan.

“Bendera Merah Putih yang akan dikibarkan merupakan warisan para pahlawan yang dengan gagah berani mengorbankan segalanya demi meraih kemerdekaan,” ujar Ony.

Ia berpesan agar nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kedisiplinan, kepemimpinan, kepedulian terhadap sesama, dan cinta tanah air diharapkan terus menjadi bagian dari karakter Paskibraka, termasuk setelah rangkaian tugas selesai.

“Setelah selesai menjalankan tugas pengibar bendera, tetap jaga nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, kepemimpinan, kepedulian terhadap sesama, dan cinta tanah air,” pesannya.

Sementara itu, dari total 42 Paskibraka yang dipersiapkan, 40 orang dikukuhkan dan akan bertugas pada upacara HUT ke-81 RI di Kabupaten Ngawi. Dua Paskibraka lainnya menjadi perwakilan Kabupaten Ngawi untuk menjalankan tugas pada tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Batik Ngawiyat Bawa Pesona Ngawi ke Jogja Fashion Week 2026

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 307 views

Batik Ngawiyat tampil di ajang Jogja Fashion Week (JFW) 2026 di Yogyakarta, Jumat (14/8/2026), sebagai momentum membawa karya fesyen khas Ngawi ke panggung yang lebih luas. Ketua Dekranasda Kabupaten Ngawi, Ana Mursyida Ony Anwar, turut tampil sebagai peragawati mengenakan busana Batik Ngawiyat karya desainer asal Ngawi.

Batik Ngawiyat yang telah dipatenkan sebagai salah satu identitas budaya Kabupaten Ngawi hadir dalam desain busana yang memadukan karakter tradisional dengan sentuhan modern. Penampilan ini sekaligus menunjukkan potensi batik lokal untuk dikembangkan menjadi produk fesyen bernilai tambah.

Ana Mursyida menyampaikan, keikutsertaan Ngawi dalam JFW menjadi ruang bagi para pelaku fesyen dan UMKM daerah untuk memperluas jejaring serta mengenalkan karya mereka kepada masyarakat.

“Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan karya para pelaku fashion dan UMKM daerah, sekaligus mengangkat Batik Ngawiyat agar semakin dikenal masyarakat,” ujarnya.

Kolaborasi pemerintah daerah, Dekranasda, perajin batik, pelaku UMKM, dan desainer lokal terus didorong untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Upaya ini diharapkan membuka peluang pengembangan produk fesyen sekaligus meningkatkan daya saing karya lokal.

Dengan inovasi dan kreativitas yang berkelanjutan, Batik Ngawiyat diharapkan tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga mampu menjadi bagian dari pertumbuhan industri kreatif dan perekonomian masyarakat Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Ikuti REBOAN, Ngawi Soroti Nomenklatur Belanja dan Dorong Transfer Daerah yang Lebih Berkeadilan

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 429 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi mendorong penajaman nomenklatur belanja pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) serta evaluasi skema transfer daerah berbasis kinerja dalam forum REBOAN (Rembuk dan Bincang-Bincang Otonomi Daerah), Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Sekretaris Daerah Ngawi Mokh Sodiq Triwidiyanto dari Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi.

Ony menilai masih terdapat sejumlah kegiatan daerah yang belum terakomodasi secara rinci dalam nomenklatur SIPD. Ia juga meminta kejelasan regulasi terkait hibah kepada instansi vertikal agar pemerintah daerah memiliki pedoman penganggaran yang tegas.

Selain nomenklatur, Ony mendorong agar skema Dana Alokasi Umum (DAU) turut mempertimbangkan kepatuhan dan kinerja pembangunan daerah. “Ketika semuanya sudah di atas 95 persen, DAU-nya malah hilang. Padahal kita ingin ketika ini kemudian patuh, dari kabupaten yang patuh, terus menjalankan aturan dan kewajiban belanja yang telah ditetapkan, ada kemudian apresiasi,” ungkapnya.

Komitmen tersebut, lanjutnya, tercermin dari sejumlah capaian pembangunan Ngawi, seperti jalan mantap 97 persen, Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, sarana dan prasarana pendidikan sekitar 92 persen, serta beasiswa bagi 1.000 anak. Di sektor pertanian, Ngawi juga mempertahankan produktivitas padi tertinggi secara nasional selama tiga tahun berturut-turut.

Di sisi lain, investasi di Kabupaten Ngawi meningkat dari rata-rata Rp300–400 miliar menjadi sekitar Rp3 triliun per tahun dalam tiga tahun terakhir. Pemkab Ngawi juga terus memperkuat PAD dan pelayanan dasar, termasuk penyediaan air bersih yang tingkat kecukupannya telah mencapai sekitar 98 persen.

Melalui forum REBOAN, Pemkab Ngawi berharap kebijakan transfer daerah dapat lebih berkeadilan dengan mempertimbangkan kinerja dan kepatuhan daerah. Dukungan pembiayaan tersebut diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top