Category archive

Agama - page 19

Artikel khusus tentang agama dan kegiatannya di wilayah Kabupaten Ngawi

Idul Adha, Pemkab Ngawi Berikan Hewan Kurban di Masjid Nurul Huda Pitu

di %s Agama 1,828 views

Di masjid Nurul Huda Dusun Beton Desa Selopuro Kecamatan Pitu, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, didampingi Wakil  Bupati Ngawi, Ony Anwar, bersama Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, serta pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi melaksanakan sholat Idul Adha bersama masyarakat setempat, Minggu (11/08).

Idul Adha menurut Bupati, dimaknai sebagai momentum untuk berbagi dengan sesama, terutama bagi yang mampu untuk berkorban,“ Maknanya, pengorbanan. Jadi yang mampu harus berani berkorban, saya yakin ini akan bermanfaat bagi warga yang kurang mampu,” kata Budi Sulistyono.

Selain itu, Bupati juga mengatakan untuk bisa mengartikan perayaan kurban ini untuk meneladani keikhlasan serta ketulusan Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam,“Dengan Idul Adha ini bisa menjadi ajang introspeksi diri tentang sejauh mana keikhlasan kita, terutama saat kita beribadah,” ujarnya. Untuk jamaah yang hadir, Budi Sulistyono berpesan untuk selalu menanamkan tauhid didalam hati dan akal pikiran.

Usai sholat Idul Adha, dilakukan penyerahan hewan kurban dari Pemkab Ngawi ke Ta’mir Masjid Nurul Huda sebanyak 1 ekor sapi, dan 14 ekor kambing yang nantinya akan dibagikan ke masjid yang di wilayah Kecamatan Pitu. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Bupati Ngawi Lepas 314 Calon Jamaah Haji, Minta Jaga Kesehatan dan Kebersamaan

di %s Agama 3,222 views

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono melepas 314 calon Jamaah Haji kloter 2 Jawa Timur Kabupaten Ngawi menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya di Pendopo Wedya Graha, Jumat (5/7).

Menurut Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, Zainal Arifin bahwa Kabupaten Ngawi masuk dalam gelombang pertama masuk di Asrama Haji Sukolilo, “Dan menurut jadwal akan berangkat ke Bandara Juanda, Sabtu (6/7) pukul 07. 05, serta tiba di Madinah sekitar pukul 13.50 waktu setempat kemudian akan kembali ke tanah air dijadwalkan tanggal 18 Agustus mendatang,” jelas Zainal.

Seperti yang disampaikan Zainal, dari data manifest tercatat 314 calhaj yang berangkat tahun ini, dari jumlah tersebut ada Lansia 124 orang, berpenyakit 106 orang, “Jadi ada 230 orang berusia lanjut, sedangkan calhaj usia termuda 19 tahun, tertua usia 89 tahun,”jelasnya.

Sementara Bupati Ngawi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat untuk calhaj yang sudah lama menunggu waktu keberangkatan, “Mudah – mudahan semua yang mendapatkan panggilan suci ini ikhlas dan mendapatkan predikat haji mabrur,” kata Bupati

Bupati juga berpesan kepada calhaj untuk memperhatikan keperluan pribadi terutama obat – obatan apalagi mayoritas berusia lanjut. “Obat – obatanya yang setiap saat diminum harus di bawa,” katanya. Selain itu, Bupati juga menghimbau untuk selalu menjaga kebersamaan mengingat ada jutaan orang disana, “Selain kebersamaan, jaga kesehatan karena ibadah haji juga melibatkan fisik,” pesannya.

Diakhir sambutannya, Bupati mengharapkan jamaah calhaj untuk mendoakan Kabupaten Ngawi menjadi semakin baik lagi, “Saya minta doa agar kita dalam membangun kesejahteraan semakin hari semakin dekat, juga pembangunan semakin efektif dan cepat,” ujarnya.  

Usai pelepasan, calhaj diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo menggunakan tujuh armada bus. Turut hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat lingkup Pemeritah Kabupaten Ngawi dan keluarga yang mengantar calhaj.(dn/nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi, Gelar Halal Bihalal Warga Perantauan

di %s Agama 2,041 views

Sudah menjadi agenda tahunan, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar acara Halal Bihalal Idul Fitri 1440 H bersama warga perantauan di taman belakang Pendopo Wedya Graha, Kamis (6/6) malam.

Selain untuk meningkatkan silaturahmi, acara ini menjadi ajang promosi produk unggulan serta kearifan lokal Kabupaten Ngawi kepada warga perantauan. Nampak disekeliling tempat acara berjajar stand pameran seperti batik Ngawi, beras organik merah putih, selain itu, juga disajikan makanan olahan khas Ngawi diantaranya Cemue, Lethok, dan beberapa makanan tradisional lainnya.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono mengatakan acara ini rutin dilakukan setiap tahunnya bersama warga perantauan asal Ngawi, “Ini rutin dilakukan setiap lebaran di hari kedua Idul Fitri,” katanya. Bupati berharap event tahunan ini Ngawi semakin dicintai dan selalu ngangeni. “Dan, semoga tahun depan kita bisa mengulang lagi dengan kondisi yang jauh lebih baik lagi,” ujarnya.

Halal bihalal ini juga dimeriahkan dengan penampilan salah satu artis ibu kota asal Ngawi, Didi Kempot dan sejumlah band local Ngawi.

Nampak hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Ngawi, pejabat lingkup Pemkab Ngawi selain itu juga, Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Baznas Ngawi Berbagi Bersama Anak Yatim di Bulan Ramadhan

di %s Agama/Kabar Ngawi 1,901 views

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ngawi berbagi kebahagiaan dibulan suci Ramadhan ini bersama anak yatim dan dhuafa dengan menggelar acara buka puasa bersama di halaman belakang Pendopo Wedya Graha, Selasa (21/03).

Acara ini dihadiri Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto bersama jajaran pengurus Baznas Ngawi.

Acara yang diikuti 200 anak yatim dan 91 anak Program Orang Tua Asuh Sehari (OASE) ini merupakan wujud kepedulian Baznas terhadap sesama yang kurang mampu. Sementara, OASE menurut Ketua Baznas Ngawi, Markuwat Atmo Noto adalah program yang digagas Baznas Jawa Timur dengan target 30 ribu anak yatim berupa voucher sebesar Rp. 300 ribu yang bisa dibelanjakan dengan pendampingan orang tua asuh. “Kegiatan ini dilakukan di seluruh Jatim dan menargetkan 30 ribu anak yatim, sementara untuk Kabupaten Ngawi sebanyak 200 anak yatim,” ungkap Ketua Baznas Ngawi, Markuwat Atmo Noto.

Seperti yang disampaikan Markuwat program ini mampu berjalan baik di Kabupaten Ngawi, sebab adanya peran dari orang tua asuh tersebut. “Makanya dengan acara ini, anak yatim dan orang tua asuh berkumpul bersama di sini, agar terjalin silaturahmi dan persaudaraan diantara keduanya sekaligus berbagi kebahagiaan,” lanjutnya.

Sementara Bupati Ngawi, Budi Sulistyono mengatakan Pemerintah Kabupaten Ngawi akan mendukung penuh program yang dijalankan Baznas ini, dan berharap program ini bisa di lakukan secara berkelanjutan, dan terus bisa memberikan manfaat kepada sesama yang kurang beruntung, “Mudah – mudahan program ini bisa terus berkelanjutan, dan bisa bermanfaat,” pungkas Bupati. (Nf/Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top