Author

Dony Setyawan - page 23

Dony Setyawan has 2887 articles published.

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Ngawi Targetkan 169 Ribu Hektar Panen Padi di 2026

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pertanian 675 views

Menghadapi tantangan keterbatasan lahan dan anomali cuaca, Pemerintah Kabupaten Ngawi menargetkan luas panen padi mencapai 169.000 hektar pada tahun 2026 melalui peningkatan produktivitas dan intensifikasi pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak se-Provinsi Jawa Timur yang digelar di Desa Gemarang, Kecamatan Widodaren, Kamis (23/4/2026), yang dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok), perwakilan Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Jawa Timur, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan kelompok tani setempat.

Wakil Bupati Ngawi mengatakan bahwa Kementerian Pertanian telah menetapkan target luas panen tersebut, sementara luas baku sawah di Kabupaten Ngawi saat ini hanya sekitar 49.000 hektar.

“Untuk mencapai target tersebut, kami menyiapkan strategi peningkatan Indeks Pertanaman (IP) hingga 2,8 serta peningkatan produktivitas gabah per hektar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemkab Ngawi juga mendorong percepatan masa tanam serta penguatan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan untuk mengoptimalkan capaian produksi tanpa perluasan lahan secara signifikan.

Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi anomali cuaca El Nino yang diprediksi mencapai puncak pada Juli–Agustus, melalui pemetaan wilayah rawan kekeringan dan optimalisasi program Electricity for Farming (E-Farm) dengan penggunaan sumur submersible di titik-titik kritis.

Perhatian juga diberikan pada lahan pertanian yang bergantung pada sumber air waduk seperti Waduk Sangiran dan Waduk Pondok, mengingat ketergantungan terhadap curah hujan cukup tinggi.

“Tujuan utama kami adalah meminimalisir risiko gagal panen sehingga kesejahteraan petani tetap terjaga dan target pangan nasional dapat tercapai,” tegasnya.

Dengan berbagai strategi tersebut, Pemkab Ngawi optimistis target luas panen padi 2026 dapat tercapai sekaligus memperkuat peran daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Uji Coba RDF Dimulai, Pemkab Ngawi Targetkan Pengurangan Sampah Hingga 75 Persen

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 450 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi mulai menguji pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) melalui pengiriman perdana ke industri semen sebagai upaya mengurangi volume sampah hingga 75 persen sekaligus mendorong pemanfaatan sampah menjadi energi alternatif.

Sebanyak 5 ton RDF dikirim ke pabrik semen milik PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk di Grobogan, Jawa Tengah. Pelepasan dilakukan oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi Dodi Aprilasetia dan Forkopimcam Kecamatan Pitu di TPA Selopuro, Kamis (23/4/2026).

Ony menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan tahap uji untuk memastikan kesesuaian spesifikasi RDF dengan kebutuhan industri.

“Pengiriman perdana ini untuk melihat apakah spesifikasi RDF kita dapat diterima. Jika sesuai, akan disiapkan regulasi pendukung, termasuk pengelolaan TPA menjadi UPT dan pengaturan harga RDF melalui Peraturan Bupati,” ujarnya.

Menurutnya, produksi RDF berpotensi mencapai 3–5 ton per hari, yang dapat mengurangi sekitar 25 persen volume sampah di TPA. Apabila kapasitas ditingkatkan, pengurangan dapat mencapai hingga 50–75 persen.

RDF merupakan hasil pengolahan sampah organik dan anorganik kering, dengan residu terbatas pada material yang tidak dapat dimanfaatkan. Optimalisasi program ini juga diproyeksikan mampu memperpanjang umur pakai TPA Ngawi hingga 20–30 tahun.

Ke depan, Pemkab Ngawi akan menyesuaikan spesifikasi RDF sesuai kebutuhan industri, termasuk bentuk produk, serta menyiapkan sistem distribusi yang lebih efisien.

Melalui uji coba ini, Pemkab Ngawi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang inovatif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Forum Satu Data Jadi Langkah Strategis Pemkab Ngawi Wujudkan Kebijakan Berbasis Data

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 431 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Forum Satu Data sebagai upaya memperkuat integrasi dan kualitas data daerah, bertempat di Hotel Nata Azana, Rabu (22/4/2026). Forum ini menjadi langkah strategis dalam memastikan perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah berbasis data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang menekankan pentingnya sinkronisasi data antarinstansi sebagai fondasi kebijakan yang tepat sasaran. Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk menghilangkan ego sektoral dalam pengelolaan data.

“Melalui Forum Satu Data ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh perencanaan pembangunan di Kabupaten Ngawi berbasis pada data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Forum ini diikuti oleh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta operator data dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab Ngawi. Pembahasan difokuskan pada penguatan tata kelola metadata, standardisasi data, serta peningkatan aksesibilitas data publik.

Selain itu, forum juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antarinstansi guna mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus meningkatkan efektivitas perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Ngawi menegaskan komitmennya dalam membangun sistem informasi daerah yang terintegrasi dan berkelanjutan, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat memberikan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi Gandeng Kejari Kawal Kebijakan Daerah dan Pengelolaan Aset

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 455 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Ngawi melalui penandatanganan perjanjian bidang hukum perdata dan tata usaha negara (DATUN) di Gedung Kesenian Ngawi, Rabu (22/4/2026), sebagai upaya memperkuat pendampingan hukum dalam pelaksanaan kebijakan daerah, optimalisasi pengelolaan aset, serta penguatan tata kelola pemerintahan agar lebih akuntabel, efektif, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, menegaskan bahwa kerja sama tersebut harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh perangkat daerah, tidak hanya sebagai formalitas, tetapi sebagai instrumen penyelesaian berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Kerja sama ini harus dimaknai sebagai langkah konkret untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kemandirian daerah melalui optimalisasi potensi fiskal serta pemanfaatan aset daerah yang belum produktif agar dapat memberikan nilai tambah bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, Pemkab Ngawi saat ini tengah melakukan evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang disusun sejak 2011 agar lebih sesuai dengan kebutuhan pembangunan saat ini, dengan harapan mendapat dukungan pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri Ngawi.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, B. Hermanto, menyampaikan bahwa Kejaksaan melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara berperan sebagai Jaksa Pengacara Negara yang memberikan pendampingan hukum kepada pemerintah daerah.

Ia menjelaskan terdapat lima layanan utama, yakni bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum, penegakan hukum, serta tindakan hukum lain seperti mediasi dan fasilitasi sengketa.

“Melalui kerja sama ini, kami siap memberikan pendampingan hukum secara komprehensif agar setiap kebijakan dan program pemerintah daerah berjalan sesuai ketentuan,” katanya.

Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, serta berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top