Author

Isni Maria - page 52

Isni Maria has 235 articles published.

Ngawi Karnaval Ajang Inovasi dan Kreativitas Menuju Negeri Ngawi Ramah

di %s Seni Budaya 657 views

Ngawi Karnaval merupakan bagian dari rangakaian acara memperingati HUT RI ke 73 dan hari Jadi Ngawi ke 660. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan Pemkab Ngawi yang ditunggu masyarakat Ngawi. Tahun ini, mengusung tema “Pelestarian Seni dan budaya Daerah Mendukung Negeri Ngawi ramah”  sekolah, instansi, masyarakat dan beberapa perwakilan komunitas berpartisipasi menyuguhkan kreasi dan inovasi dalam iring iringan karnaval,Sabtu (18/8)

Sekitar pukul 13.15 Karnaval di berangkatkan Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono bersama Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar secara simbolis, dengan pengangkatan bendera. Turut hadir dalam acara siang hari ini, jajaran pejabat dilingkup Pemkab Ngawi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngawi. Seperti yang dilaporan ketua Panitia Karnaval, Drs Abimanyu, bahwa tahun diikuti 2 ribu lebih personil terbagi menjadi  22 Peserta dan terdiri tiga tingkatan diantaranya A, B, dan C.

Dalam kesempatan ini Bupati menyampaikan harapannya agar karnaval bisa di jadikan sebagai hiburan dan wadah untuk menampilkan budaya sendiri agar  warganya bisa lebih mencintai budayanya sendiri dengan terus berinvonasi menampilkan kreatifitas. “Dengan tema budaya tradisi di harapkan semua bisa berinovasi berkreasi sehingga lebih mencintai kebudayaannya sendiri,” kata Bupati. Disela sambutannya, Budi Sulistyono berpesan semua sekolah bahkan komunitas untuk turut dalam kegiatan ini,

“Saya ingin tidak hanya sekolah pilihan atau sekolah yang ada di lingkup kota ngawi saja yang ikut berpartisipasi melainkan semua sekolah dan semua komunitas bisa ikut berprastisipasi,” tutur Budi Sulistiyono. Pun, tema  bebaskan untuk semakin memberikan ruang berkreasi tanpa terpacu pada tema yang di tentukan” imbuhnya.

Nampak, antusiasme warga menyaksikan iring iringan karnaval ini, meskipun panas terik menyengat. (Kominfo)

Malam Tirakatan Jelang Peringatan HUT RI 73

di %s Sekitar Kita 126 views

Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi melalui bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat menyelenggarakan kegiatan Tirakatan sebagai salah satu rangkaian peringatan HUT RI ke 73 dan Hari jadi Ngawi ke 660 di Pendopo Wedya Graha. Kamis malam 16/8/2018. Turut hadir dalam Acara Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Kepala Bank Jatim, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, Serta pejabat lingkup Pemkab Ngawi.
Acara dibuka oleh bupati ngawi dengan sambutannya dan menyampaikan maksud dari diadakannya malam tirakatan adalah untuk doa bersama mendoakan para pahlawan yang telah gugur “untuk itu harapan saya mengundang pada kesempatan ini untuk berdoa bersama mendoakan pahlawan yang telah gugur dan untuk tetap menjadi suatu keutuhan cita cita Bapak bangsa untuk sejahtera bersama”
Acara yang juga dilakukan di setiap Desa di Kab Ngawi merupakan salah satu wujud syukur atas kemerdekan yang telah diraih. Menjadi negara yang memiliki beragam suku tentu menjadi tantangan tersendiri untuk tetap membuat negara yang telah merdeka ini menjadi suatu negara yang kuat, utuh dan damai seperti yang di sampaikan bupati dalam sambutannya “ tirakatan kita maknai dengan rasa syukur karena bahwa kita mampu melaksanakan dan mengisi kemerdekaan sehingga Indonesia tetap damai dan utuh menjadi satu kesatuan negara Republik Indonesia” tuturnya.
Selanjunya acar dilanjutnkan dengan tahlil yang dipimpin oleh KH. Abdul Salah, dan acara di akhiri secara simbolis dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Ngawi dan Wakil Bupati.(kominfo)

Kurangi Pengaruh Gadget dengan Dolanan Keren Jaman Biyen

di %s Sekitar Kita 148 views

Ledakan perkembangan informasi dan teknologi kian tak terbendung saat ini, bahkan telah berpengaruh pada perubahan gaya hidup masyarakat. Dulu,internet dianggap sebagai sesuatu yang “wah” dan rumit namun faktanya sekarang internet, telah menjadi sesuatu yang lazim dan addict bagi banyak orang. Bahkan sering kita jumpai anak kecil yang piawai menggunaka  gadget canggih. Mungkin saat ini, sudah jarang dijumpai anak – anak bermain dengan permainan tradisional. Sudah menjadi pemandangan yang langka bahkan punah dikalangan anak-anak modern. Game di gadget adalah salah satu pilihan dan bahkan menjadi permainan favorit bagi anak-anak zaman sekarang.

Keprihatinan inilah yang melatarbelakangi digelarnya Dolanan Keren Jaman Biyen yang digagas Keluarga Besar Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Indonesia (UII) Ngawi di Alun – Alun Merdeka Ngawi, Sabtu (11/8). Turut hadir dalam acara ini, Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ony Anwar, Sekretaris Daerah M Sodiq Triwidiyanto , Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Selain mengesampingkan penggunaan gadget pada anak, juga sebagai ajang nostalgia permainan di masa lalu saat ini mulai ditinggalkan.“Kegiatan ini merupakan suatu cara untuk nguri-nguri budaya, permainan tradisional seperti ini sekarang sudah hampir punah. Makanya, ketika IKA UII mempunyai ide seperti ini, ya kita sambut, kita kerahkan anak anak kita agar lebih mengenal lagi permainan-permainan jaman dulu atau jaman biyen,” ungkap Bupati dalam sambutannya. Bupati juga berharap adanya acara ini bisa mengajak anak – anak untuk sementara waktu tanpa gadget, “Semua permainan ini menyehatkan, karena mengolah fisik. Disamping itu juga, mempererat persahabatan, kerjasama menggolah pikiran dan mengolah bagaimana tentang kebersamaan,” tutur Budi Sulisyono.

Sebelum dimulai acara diawali dengan pemotongan tumpeng perwakilan dari IKA UII Ngawi, Hj. Antik Budi Sulistyono. Kemudian dilanjutkan dengan lomba bakiak yang di ikuti Bupati dan Wakil Bupati Ngawi beserta Istri, selain itu juga Ketua DPRD Ngawi, Sekretaris Daerah Ngawi, Kepala Bagian Humas turut meriahkan kegiatan ini dengan permainan balap karung. (Kominfo)

 

 

Lomba Ketpram Dalam Rangka Memperingati Hari Pramuka 2018

di %s Sekitar Kita 620 views

 

Kwartir Cabang Ngawi gelar peringatan Hari Pramuka ke – 57 Tahun 2018 ini dengan Lomba Ketrampilan Kepramukaan (Ketrpam) diantaranya Lomba Pionering, Paduan Suara, Baca Puisi dan Indonesia Menari bertempat Alun-alun Merdeka Ngawi, Kamis (9/8). Hadir dalam acara ini Ketua Majelis Pembimbing Cabang Ngawi Ir. Budi Sulistyono, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ngawi, Kakak-kakak Andalan Cabang Gerakan Pramuka Ngawi, Kakak-kakak Kwartir Rating se Kab.Ngawi, Kakak-kakak Pembina Gugus Depan peserta Lomba, dan Adik-adik Penegak, Penggalang serta Siaga.

Menurut Kamabicab Ngawi acara ini bertujuan untuk membina dan mengembangkan penghayatan kode kehormatan Pramuka, memupuk persaudaraan dan persatuan dikalangan Pramuka, serta meningkatkan Ketrampilan Kepramukaan di kalangan peserta didik Siaga, Penggalang dan Penegak.“Gerakan Pramuka ini bertujuan untuk membentuk setiap pramuka memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup,” jelas  Budi Sulistyono.

Disamping itu juga untuk menjalin kebersamaan antar anggota Pramuka dan mengasah adik-adik dalam hal ketrampilan, ketangkasan serta kemampuan dalam membangun kerjasama. “Saya bangga pada Pramuka itu walau bersaing dalam perlombaan tetapi selalu riang gembira, kalah menang tidak pernah menjadi permasalahan apalagi permusuhan,” lanjutnya.

Sementara menurut Ketua Panitia acara, Istijono mengungkapkan dalam perlombaan ini akan memperebutkan 1,2, dan 3. “Lomba Ketpram ini mengangkat  tema Kita Perkuat Karakter Dan Budi Pekerti Kaum Muda Menuju Masa Depan Ceria dan Mottonya, Semangat, Cermat, Bersahabat,” beber Istijono.

Acara ini dibuka dengan upacara pembukaan lomba kepramukaan tingkat cabang dilanjutkan Lomba Pionering Penegak dan Penggalang di  Alun – Alun Medeka Ngawi, yang di ikuti sebanyak 1.140 peserta, sedangkan  lomba Paduan Suara tingkat SD, dan SMP dengan 798 peserta bertempat di Gedung Kesenian. Dan, untuk lomba baca puisi siaga diikuti 38 peserta di Pendopo Wedya Graha, sementara untuk lomba Indonesia menari tingkat SD dan SMP sebanyak 152 peserta. (kominfo)

Go to Top