Usia emas anak saat memasuki jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan waktu untuk menguatkan karakter dan menstimulasi tumbuh kembang anak sesuai usianya. Hal tersebut disampaikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat membuka acara Gebyar PAUD 2026 di halaman Pendopo Wedya Graha, Rabu (4/11/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan agar masa usia dini diisi dengan ruang berekspresi yang menyenangkan, sekaligus memastikan bahwa setiap anak berhak masuk Sekolah Dasar (SD) tanpa dibebani syarat khusus calistung.
Ony turut mengingatkan pentingnya menjaga keselarasan perkembangan otak anak, di mana pendampingan aktif orang tua di rumah juga sangat menentukan dalam menstimulasi kepekaan empati, sikap sosial, hingga kognitif anak secara seimbang. “Anak usia di bawah lima tahun butuh mengekspresikan diri dan bergembira. Kita hanya perlu menstimulasi koordinasi otak kanan dan kiri agar harmonis. Tugas SD itu mengajari membaca, menulis, dan berhitung, jadi tidak boleh ada anak yang dibebani hafalan rumit sejak dini atau ditolak masuk SD,” kata Bupati Ngawi.
Kegiatan Gebyar PAUD 2026 ini turut dihadiri Bunda PAUD Ngawi Ana Mursyida Ony Anwar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi Kabul Tunggul Winarno, jajaran pengawas, penilik, pengurus organisasi mitra, serta perwakilan Bunda PAUD dari 19 kecamatan se-Kabupaten Ngawi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, Kabul Tunggul Winarno, menyampaikan bahwa kegiatan yang memadati Pendopo Wedya Graha ini bertujuan memperkuat fondasi pendidikan anak. “Kegiatan ini untuk memperkuat karakter, kepercayaan diri, dan kreativitas anak PAUD, mempererat silaturahmi antarlembaga, serta menegaskan bahwa sekolah di Ngawi harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak didik maupun pendidik,” jelasnya.
Dukungan senada disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Ngawi, Ana Mursyida Ony Anwar, yang mengapresiasi dedikasi seluruh tenaga pendidik dalam mengawal tumbuh kembang generasi penerus daerah. “Terima kasih kepada teman-teman panitia dan jajaran Dinas Pendidikan yang secara konsisten membina keluarga besar PAUD. Dari pembinaan karakter yang terkawal baik di masa emas inilah kelak lahir para pemimpin masa depan yang kuat dan berbudi pekerti,” tuturnya.
Kegiatan Gebyar PAUD 2026 pun ditutup dengan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus menghadirkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi tumbuh kembang anak usia dini di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi.