Ngawi Student Fair 2019, Ajang Pamerkan Potensi Sekolah

di %s Pendidikan 215 views

Sosok Ki Hajar Dewantara memiliki peran penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Saat itu, tidak semua orang bisa mengenyam pendidikan, hanya golongan bangsawan saja yang diperbolehkan. Hal inilah yang mendorong Ki Hajar Dewantara untuk memperjuangkan hak pendidikan untuk rakyat dengan mendirikan Taman Siswa. Selain itu, juga telah meletakkan dasar pendidikan termasuk mencintai bangsa dan tanah air sekaligus berjuang untuk kemerdekaan. Untuk mengenang jasanya, setiap tanggal, 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Bupati berikan sambutan dalam pembukaan Student Fair

Dalam peringatan Hardiknas tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pendidikan menggelar Ngawi Student Fair, Minggu – Selasa (28 – 30/4) bertempat di Alun – Alun Merdeka Ngawi.

Acara yang bertema Berjaya Dalam Prestasi dan Karya diikuti 84 peserta stand dibuka langsung oleh Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dwi Rianto Djatmiko beserta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dindik se Kabupaten Ngawi secara simbolis dengan pemukulan gong.

Dalam sambutannya Budi Sulistyono memberikan apresiasinya kepada penyelenggara yang konsisten gelar pameran pendidikan.“Tahun ini saya melihat makin bagus inovasinya dan tentunya harus semakin baik tiap tahunnya,” katanya.

Dengan gelaran pameran seperti ini, Bupati menghimbau pameran ini menjadi bahan studi banding antar sekolah satu dengan lainnya, “Pameran ini jangan hanya menjadi ajang pamer inovasi saja, tapi sekolah juga harus melakukan study banding dengan sekolah lain yang mungkin lebih baik dari sekolahnya, agar sekolahnya bisa semakin maju,” katanya.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Abimanyu mengungkapkan di tahun ke lima ini, Ngawi Student Fair digelar lebih special karena ada Festival Kreasi Seni Pentas Pelajar dan Pameran, Potensi Sekolah, “Ya, kali ini istimewa karena kita tidak hanya menampilkan stand pameran tetapi juga kreasi seni dan budaya. Dan, anak – anak akan tampil di panggung hiburan mulai pagi sampai malam selama tiga hari,” jelas Abimanyu.

Bupati beserta istri mengunjungi salah satu stand pameran

Abimanyu juga menyampaikan bahwa festival kreasi ini sebagai wadah menunjukkan potensi siswa dan sekolah, “Ajang ini merupakan suatu kesempatan bagi siswa dan sekolah untuk menampilkan potensinya, yang selama ini telah di bina. Selain itu, juga bisa menjadi hiburan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan tahunan ini di ikuti puluhan stand dari seluruh UPT Dindik Kabupaten Ngawi, SMP/MTs, SMA/SMK, PAUD dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). (nf/kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

Terkini Dalam Pendidikan

Go to Top