Monthly archive

July 2018 - page 2

Bupati Ngawi, Hadiri Halal Bihalal PP Polri

di %s Agama 105 views

Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) beserta Warakawuri gelar Halal Bihalal bersama Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono di Pendopo Wedya Graha, Rabu (18/7). Tujuan dari acara ini sendiri untuk menjalin dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan antar sesama purna dan anggota yang masih aktif.

Selain Bupati Ngawi hadir dalam acara ini Kepala PP Polisi Republik Indonesia  Kabupaten Ngawi Drs. H Safari, Kepala Polisi Resort Ngawi diwakili Kompol Mulyono S.H., MH dan K.H Ahmad Gofari sebagai penceramah.

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi berikan apresiasi kepada Purnawirawan yang  mampu menjalakan tugasnya sebagai pelindung masyarakat. “Terimakasih, selama ini sudah ikut menjaga kerukunan hingga kondusifnya masyarakat Ngawi yang berhasil di pertahankan sampai sekarang ini Jadi komunikasi, kondusifitas ini tetap terjaga dan akhirnya bisa sangat menyatu dengan masyarakat,” tuturnya.

Sementara Kepala Bagian Perencanaan Polres Ngawi, Kompol Mulyono menyampaikan pesan Kapolres Ngawi kepada Purnawirawan dan Warakawuri bahwa masa purna itu hanya sebatas waktu saja, namun untuk pengabdian di Kepolisian tidak akan pernah berakhir.  “Walaupun bapak semuanya sudah purna, yang artinya sudah menyelesaikan tugas di kepolisian, dan justru akan menjadi sarana komunikasi di masyarakat. “ Purna itu hanya batas waktu saja tetapi pengabdian di kepolisian jangan sampai itu selesai. Sampai kapan pun harus tetap mengabdi karena bapak ibu semua ini sebagai jembatan masyarakat untuk menyampaikan informasi-informasi yang ada di kepolisian untuk di sebarluaskan di masyarakat,” tuturnya. Masih menurut Mulyono, Purnawirawan  dan Warakawuri untuk selalu lakukan koordinasi dengan induk organisasi. Sebab, terkadang berita yang diinformasikan ke masyarakat belum tentu kebenarannya. “Pesan Bapak Kapolres, bapak ibu untuk sering berkoordinasi dengan induk organisasinya, Polres Ngawi berita – berita yang perlu disampaikan pada masyarakat maupun pada sesepuh-sesepuh ini juga sering simpang siur maka dari itu saya meminta agar sering koordinasi,” pungkasnya.

Acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan ramah tamah sebelum para anggota kepolisian ini memasuki masa pensiun sekaligus pengabdian masyarakat. (kominfo)

 

BOACF 2018, Ajang Inovasi dan Kreatifitas Angkat Potensi Ngawi

di %s Seni Budaya 134 views

Masih dalam rangkaian Hari Jadi Ngawi ke 660, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar Bumi Orek – Orek Art & Culture Festival (BOACF) 2018, selama dua hari berturut – turut, Sabtu – Minggu (14 -15/7) di Benteng Van Den Bosch. Acara ini dimeriahkan beberapa artis ibukota diantaranya Dewa Budjana, Sruti Respati, Gondrong Gunarto, Djaduk Ferianto dan Orkes Sinten Remen.

Acara yang dikemas dalam konser budaya ini dihadiri Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulisyono, Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tamu undangan dan masyarakat Ngawi.

BOACF 2018 ini menampilkan hasil inovasi dan kreatifitas dari 19 delegasi Kecamatan se Kabupaten Ngawi. Menariknya, setiap delegasi menampilkan beragam karya seni tradisional yang dilombakan dalam acara ini. Menurut Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono bahwa kegiatan yang digelar ini untuk mengangkat serta mengenalkan potensi Ngawi, yang sebenarnya luar biasa untuk dikembangkan sekaligus dijadikan icon Ngawi, “Hadirnya artis dan pertunjukan seni nasional ini, Saya harapkan Ngawi nantinya akan bisa go internasional,” kata Bupati dalam  sambutannya.

Bupati juga katakan untuk menarik wisatawan ke Ngawi, tidak hanya Pemerintah saja yang berupaya promosikan tapi masyarakat juga harus berperan. “Salah satu tugas kita saat ini adalah menarik wisatawan. Dan, konsentrasi kita di tahun 2019 ini ke pariwisata, disamping melayani masyarakat,” ungkap Bupati.

Budi Sulistyono berkeinginan menjadikan kegiatan ini menjadi agenda tahunan dalam menampilkan kearifan lokal daerah, dengan segala inovasi dan kreatifitas. Sekaligus mampu mengangkat nama Ngawi lebih terkenal lagi bahkan mendunia, termasuk keberadaan Benteng Van Den Bosch ini. Di penguhujung acara, diumumkan pemenang lomba inovasi dan kreatifitas dari 19 Kecamatan. Tampil sebagai juara pertama Kecamatan Sine kategori Kreatif dan Rythem, Juara Kedua diraih Kecamatan Ngrambe Kategori Koreografi Kreatif dan Juara Ketiga diperoleh Kecamatan Ngawi kategori Penampilan Terkreatif, sedangkan Juara Favorit diraih Kecamatan Pangkur.(Kominfo)

 

Pemkab Ngawi Gelar Senam Lansia Massal dan Launching UPT Bima Sakti “Tua Berguna dan Berkualitas”

di %s Olahraga 180 views

Sekitar 2.130 peserta Lanjut Usia (Lansia) tampak ikuti Senam Lansia memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ngawi  ke-660 yang digelar di Alun-Alun Merdeka Ngawi, Sabtu (14/07). Tak hanya kaum lansia saja, Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ony Anwar, Sekretaris Daerah M Sodiq Triwidiyanto , Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi juga turut dalam senam massal ini.

Senam Lansia ini memang dirancang khusus bagi lansia dengan gerakan  sederhana, yang bertujuan menguatkan metabolisme tubuh sekaligus mencegah datangnya penyakit dan mengurangi penggunaan obat. Pun, Pemerintah Kabupaten Ngawi, mewujudkan kepeduliannya pada masyarakat lansia dan tagline ““Tua Berguna dan Berkualitas” pada Lansia, saat ini membentuk Pos Pelayanan Terpadu Lansia, yang nantinya akan menangani pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan Lansia, disamping mendekatkan dan meningkatkan komunikasi dan peran serta masyarakat dalam pelayanan kesehatan antara masyarakat usia lanjut.

“Apa bila di temukan lansia – lansia yang kurang sehat itu langsung ada penanganan sendiri dari tim kesehatan mulai dari puskesmas sampai rumah sakit,” kata Bupati dalam sambutannya. Lebih lanjut, Bupati berharap para lansia terus bisa menjalankan aktifitas berolahraga maupun kegiatan lain yang bisa membuat sehat dan gembira sehingga usia harapan hidup makin meningkat. “Senam lansia ini utamanya untuk kita mengupayakan kaum lansia ini tetap sehat. Dan, dengan aktivitas kegembiraan olahraga dan yang lainnya ini akan membuat lansia selalu sehat dan rukun, bersilaturahmai bersama – sama, sehingga usia harapan hidup ini makin hari makin meningkat,” tuturnya.

Selain senam lansia, di acara ini Pemkab Ngawi juga melauching Unit Pelayanan Terpadu Bina Masyarakat Menuju Sejahtera dan Mandiri (UPT Bima Sakti yang diprakarsai Dinas Sosial Kabupaten Ngawi. Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Tripujo Handono UPT Bima Sakti adalah suatu pelayanan dengan menggabungkan semua elemen Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang tergabung dalam penanggulangan kemiskinan  terpadu, efektif dan efesien. “Jadi ada perumahan kemudian ada kesehatan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemberian modal usaha dan seterusnya. Tidak kalah penting di UPT Bima Sakti ini, juga tersedia segala macam layanan pengaduan maupun keinginan warga untuk memperoleh atau mengakses program kegiatan penanggulangan,” jelas Tripujo Handono Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi

Sementara Bupati Ngawi juga sampaikan bahwa Bima sakti ini merupakan akses terbuka terhadap masyarakat, kalau ada yang merasa dirinya tidak mampu secara ekonomi, pendidikan, kesehatan dan rumah layak huni. Maka kita akan langsung memberikan fasilitas untuk mereka yang merasa dirinya kurang, maka itu semua ada unit terpadu yang sementara di kelola oleh dinas sosial dan dinas sosial akan bekerjasama dengan seluruh OPD yang ada,” imbuh Bupati disela acara.

Semua yang datang dalam acara ini nampak antusias, apalagi saat dilakukan pengudian doorprizei, namun ada yang lebih penting lagi dari acara ini yakni kepedulian Pemerintah Kabupaten Ngawi pada masyarakat lanjut usia untuk terus meningkatkan kesehatan lansia, sekaligus menjadi ajang silaturahmi. (kominfo)

Pemkab Gelar Tirakatan Hari Jadi Ngawi ke 660, dengan Doa Bersama

di %s Hari Jadi Ngawi 659/Peristiwa 155 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar malam tirakatan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke 660 Kabupaten Ngawi, Jumat, (6/7) di di Pendopo Wedya Graha. Acara yang telah menjadi tradisi ini dihadiri oleh Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, serta pejabat dilingkup Pemkab Ngawi.

Acara yang dibuka oleh Bupati Ngawi ini dimulai pukul 19.45. Menurut Bupati, tirakatan  ini adalah wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa saat ini Ngawi telah melampui usia ke 660 tahun, “Ya, para alim ulama, tokoh agama dan masyarakat kita hadirkan disini, untuk bersama – sama melakukan doa bersama, agar kedepan sesuai cita – citanya Kabupaten Ngawi lebih bisa melayani dan mensejahterakan masyarakat lebih baik lagi” kata Bupati usai acara.

Selain itu, Bupati juga sampaikan bahwa kedepan Kabupaten Ngawi, semakin bisa meningkatkan pembangunan yang lebih baik lagi, selain itu, Bupati berharap adanya partisipasi masyarakat, jika tidak ada itu maka tujuan pembangunan itu sendiri tidak akan terwujud.

Kemudian acara dilanjutkan dengan tahlil yang dipimpin KH. Abdul Salam, dan acara diakhiri secara simbolis dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati dan Wabup. Malam tirakatan ini juga digelar diseluruh desa di Kabupaten Ngawi. (kominfo)

 

Go to Top