Lomba Ketpram Dalam Rangka Memperingati Hari Pramuka 2018
Kwartir Cabang Ngawi gelar peringatan Hari Pramuka ke – 57 Tahun 2018 ini dengan Lomba Ketrampilan Kepramukaan (Ketrpam) diantaranya Lomba Pionering, Paduan Suara, Baca Puisi dan Indonesia Menari bertempat Alun-alun Merdeka Ngawi, Kamis (9/8). Hadir dalam acara ini Ketua Majelis Pembimbing Cabang Ngawi Ir. Budi Sulistyono, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ngawi, Kakak-kakak Andalan Cabang Gerakan Pramuka Ngawi, Kakak-kakak Kwartir Rating se Kab.Ngawi, Kakak-kakak Pembina Gugus Depan peserta Lomba, dan Adik-adik Penegak, Penggalang serta Siaga.
Menurut Kamabicab Ngawi acara ini bertujuan untuk membina dan mengembangkan penghayatan kode kehormatan Pramuka, memupuk persaudaraan dan persatuan dikalangan Pramuka, serta meningkatkan Ketrampilan Kepramukaan di kalangan peserta didik Siaga, Penggalang dan Penegak.“Gerakan Pramuka ini bertujuan untuk membentuk setiap pramuka memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup,” jelas Budi Sulistyono.
Disamping itu juga untuk menjalin kebersamaan antar anggota Pramuka dan mengasah adik-adik dalam hal ketrampilan, ketangkasan serta kemampuan dalam membangun kerjasama. “Saya bangga pada Pramuka itu walau bersaing dalam perlombaan tetapi selalu riang gembira, kalah menang tidak pernah menjadi permasalahan apalagi permusuhan,” lanjutnya.
Sementara menurut Ketua Panitia acara, Istijono mengungkapkan dalam perlombaan ini akan memperebutkan 1,2, dan 3. “Lomba Ketpram ini mengangkat tema Kita Perkuat Karakter Dan Budi Pekerti Kaum Muda Menuju Masa Depan Ceria dan Mottonya, Semangat, Cermat, Bersahabat,” beber Istijono.
Acara ini dibuka dengan upacara pembukaan lomba kepramukaan tingkat cabang dilanjutkan Lomba Pionering Penegak dan Penggalang di Alun – Alun Medeka Ngawi, yang di ikuti sebanyak 1.140 peserta, sedangkan lomba Paduan Suara tingkat SD, dan SMP dengan 798 peserta bertempat di Gedung Kesenian. Dan, untuk lomba baca puisi siaga diikuti 38 peserta di Pendopo Wedya Graha, sementara untuk lomba Indonesia menari tingkat SD dan SMP sebanyak 152 peserta. (kominfo)
Di hari Jadinya yang ke 660, kembali Kabupaten Ngawi raih penghargaan tingkat nasional, kali ini adalah Penghargaan Pencapaian Peningkatan Produksi Padi.
Meningkatnya produksi padi tidak terlepas dari keberhasilan pelaksanaan program peningkatan LTT Kabupaten Ngawi pada tahun 2017, bahwa Kabupaten Ngawi mampu menambah luas tanam padinya. Bupati berharap dengan penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan produksi padi serta juga komoditi pertanian lainnya karena Kabupaten Ngawi miliki potensi di bidang pertanian. Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Tanaman Pangan Kabupaten/Kota se Jawa Timur.
Selain Bupati Ngawi hadir dalam acara ini Kepala PP Polisi Republik Indonesia Kabupaten Ngawi Drs. H Safari, Kepala Polisi Resort Ngawi diwakili Kompol Mulyono S.H., MH dan K.H Ahmad Gofari sebagai penceramah.
Rakernas tahun ini dikemas dalam bentuk “Apkasi Otonomi Expo 2018 : Trade, Tourism and Investment” dengan tema “Meningkatkan Daya Saing Daerah dalam Merebut Pasar Global. Kegiatan ini akan berlangsung hingga tanggal 8 Juli 2018. Diperkirakan jumlah peserta dan pengunjungnya bisa mencapai sekitar 10 ribu orang.