Pejabat Bupati Sudjono Pimpin Apel Pembinaan Staf

di %s Berita 651 views

apel-pj

Ngawi, 29 September 2015 di Halaman Pendopo Wedyagraha Kabupaten Ngawi dilaksanakan Apel Pembinaan Staf  dipimpin oleh Penjabat Bupati Ngawi Sudjono dan diikuti oleh seluruh jajaran karyawan Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Sudjono yang baru kemarin dilantik sebagai Pejabat Bupati Ngawi oleh Gubernur Soekarwo di Gedung Grahadi Surabaya, adalah Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Sudjono lahir di Nganjuk tahun 1958 , tahun 1977 memulai karir sebagai PNS di Pacitan, lalu pindah ke Bawean dan telah mengalamai 21 kali mutasi dan yang terakhir menjabat Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur,

Dalam sambutannya Sudjono mengatakan bahwa beliau telah memimpin 9 kepala dinas, 4 kepala badan, 5 kepala biro, dan golongan/ruang terakhir adalah golongan IVD yang sudah 14 tahun, dan minta doa restu jajaran karyawan pemkab ngawi untuk menjalankan tugas sebagai Pejabat Bupati Ngawi.Sudjono yang pernah sekolah di Tepas Sambirobyong ini menambahkan bahwa PNS harus memegang Prinsip netralitas, sebagai komitmen pegawai negeri sipil, yang kedua untuk meningkatan kedisiplinan apel pagi, yang ketiga adalah mensukseskan pemilukada provinsi Jawa Timur tahun 2015, yang keempat adalah melanjutkan kebijakan bupati terdahulu, dimana Kabupaten Ngawi telah meraih 25 penghargaan ditingkat regional maupun nasional,  dan untuk tell story (lomba bercerita) Ngawi pernah juara 1 tingkat Provinsi Jatim, akan maju mengikuti lomba bercerita ditingkat nasional.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pelantikan Pj. Bupati Ngawi Sudjono

di %s Berita 746 views

pelantikan

Setelah beberapa kali tertunda, akhirnya Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Sudjono secara resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo  sebagai Penjabat (Pj.) Bupati Ngawi, Senin (28/9/2015) pagi di Gedung Negara Grahadi.

Selain Kab.Ngawi, Gubernur juga melantik empat kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Lingkungan Pemprov Jatim sebagai Pj Bupati/Wali Kota di empat daerah lain, yang menggelar Pilkada serentak serta untuk mengisi kekosongan pejabat yang ditinggalkan setelah memasuki akhir jabatan. Mereka adalah, Kepala Inspektorat Jatim Nurwiyatno sebagai Pj Wali Kota Surabaya, Kepala Badan Diklat Akmal Boedianto sebagai Pj Bupati Gresik, dan Kepala Dinas PU Bina Marga Supaad sebagai Pj Bupati Jember dan  Asisten I Sekdaprov Jatim Zainal Muhtadien sebagai Pj Bupati Situbondo.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo minta Penjabat (Pj) selalu menjaga suasana kondusif. Perintah itu disampaikan Pakde Karwo (demikian sapaan akrab Gub.Soekarwo), saat memberikan sambutan pelantikan lima Pj. Bupati/Wali Kota, Menurut Pakde, suaranya kondusif harus dijaga hingga terpilih dan dilantiknya kepala daerah hasil Pilkada serentak, 9 Desember 2015. “Jangan sampai terjadi kegaduhan,” tegasnya.

Untuk itu, setelah dilantik, Pj. kepala daerah, diminta langsug melakukan silaturahmi ke pejabat Forpimda, tokoh masyarakat, dan stakehoders terkait. “Silaturahmi pertama lalukan dengan pimpinan dan anggota DPRD untuk memperkuat fungsi pemerintahan,” tegas Gubernur dua periode ini. Peralihan jabatan ditandai dengan penyerahan memori jabatan dan penandatangan pakta integritas antara Sudjono dan Budi Sulistyono yang disaksikan Gubernur Soekarwo.

Sebagaimana diketahui bahwa pasangan Bupati-Wabup Ngawi Periode 2010-2015, Budi Sulistyono dan Ony Anwar telah memasuki akhir periode kepemimpinannya pada tanggal 27 Juli 2015 yang lalu.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Lomba Takbir Keliling Meriahkan Idhul Adha 1436 H

di %s Berita 812 views

takbir-keliling

Pemerintah Kab.Ngawi mengadakan lomba takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah, Rabu (23/9/2015). Takbir keliling dimulai pukul 19.00 WIB- selesai akan diberangkatkan oleh Ir.Budi Sulistyono selaku tamu kehormatan di dampingi , dari depan Masjid Agung Baiturrahman dan finish di Jl.Imam Bonjol.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sri Martatik  mengatakan, pelaksanaan takbir keliling tahun ini sama seperti tahun sebelumnya. Kali ini perserta lomba sekitar 1880 peserta, yang terdiri dari 4 tingkatan yaitu SD, SMP/MTS, SMA/MA dan Umum.

Sri Martatik  berharap, melalui lomba takbir keliling, masyarakat dapat memaknai peristiwa Hari Raya kurban yakni penyembelihan nabi ismail oleh ayahnya (Nabi Ibrahim), yang kemudian oleh Allah diganti dengan seekor kambing. Disamping itu, dengan mengumandangkan gema takbir juga dimaknai sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengarahkan masyarakat agar tidak takbir keliling menyimpang dan tidak mengganggu kelancaran berlalulintas.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat juga menjelaskan Rute yang harus dilewati peserta lomba takbir keliling + 3 KM dengan Start mulai depan Masjid Agung Agung Baiturrahman  Ngawi – Jl. Teuku Umar – Jl. J.A. Suprapto – Jl. Dr. Sutomo – Jl. Ronggo Warsito – Jl. Sentot – Jl. Trunojoyo – Jl. M.H. Tamrin dan Finish Jl. Imam Bonjol.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top