Sarasehan Pembudidaya Ikan, Pemkab Tekankan Sinkronisasi Program Perikanan

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 627 views

Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi menggelar Sarasehan Pembudidaya Ikan di Nata Hotel Ngawi, Senin (17/11/2025). Kegiatan dibuka Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok) dan dihadiri para pembudidaya ikan dari berbagai wilayah.

Pada kesempatan tersebut, Antok menyerahkan penghargaan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) terbaik kategori pembesaran dan pembibitan sebagai apresiasi atas kontribusi mereka dalam penguatan sektor perikanan daerah.

Dalam sambutannya, Antok menegaskan bahwa sarasehan ini merupakan momentum memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program antar-perangkat daerah, terutama dalam pemberdayaan masyarakat di sektor perikanan dan peternakan.

“Tata kelola data harus semakin baik, pendampingan kepada pembudidaya harus berkelanjutan, dan setiap program harus sinergis, efektif, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Kebutuhan akan bibit ikan lokal, akses permodalan, ketersediaan pakan, serta regulasi yang berpihak pada pelaku usaha turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Selain meningkatkan produksi, pembudidaya didorong mulai mempersiapkan produk turunan, melakukan pengolahan pascaproduksi, dan memperkuat rantai niaga. Pemanfaatan embung dan waduk di wilayah Ngawi juga terus dioptimalkan.

“Sektor perikanan memiliki peran strategis, mulai dari peningkatan konsumsi protein hingga pengentasan kemiskinan. Karena itu, dukungan harus dilakukan secara komprehensif, dari hulu hingga hilir,” tambahnya.

Sarasehan ini diharapkan menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan para pelaku budidaya untuk memperkuat ekosistem perikanan di Ngawi, sekaligus mendorong peningkatan produksi, keberlanjutan usaha, dan kesejahteraan pembudidaya.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Wabup Ngawi Buka Latihan Bersama E-Katalog Versi 6 Mini Kompetisi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 544 views

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko membuka kegiatan Latihan Bersama E-Katalog Versi 6 Mini Kompetisi di Ruang Data Pendopo Wedya Graha, Kamis (14/11/25).

Kegiatan yang digagas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Ngawi ini diikuti para penyedia barang dan jasa konstruksi, serta bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap sistem pengadaan digital pemerintah.

Wabup menyampaikan apresiasi atas sinergi antara SMSI dan Pemkab Ngawi dalam mendorong transformasi digital.

“Melalui kegiatan ini, kita membangun kesepahaman agar pelaksanaan e-katalog versi 6 berjalan optimal dan memberi ruang lebih besar bagi pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan e-katalog tidak hanya mendukung efisiensi belanja daerah, tetapi juga memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat Ngawi.

Sementara itu, Ketua SMSI Ngawi Ari Kundari menyebut kegiatan ini sebagai wujud peran SMSI dalam mendukung pembangunan daerah melalui literasi digital.

“SMSI berkomitmen menjadi mitra pemerintah dan mendorong perusahaan pers berperan aktif dalam pembangunan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan media dalam mewujudkan pengadaan yang transparan, efisien, dan berpihak pada pelaku lokal.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Ngawi Torehkan Prestasi Ganda di Inotek Award 2025

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 214 views

Kabupaten Ngawi kembali menegaskan diri sebagai daerah yang tak pernah kehabisan gagasan. Pada ajang Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) Provinsi Jawa Timur 2025, Bappeda Ngawi berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, menandai semakin kuatnya ekosistem inovasi di Bumi Orek-Orek, Kamis (13/11/25) di Marcure Surabaya Grand Mirama

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah “KOSELA” (Kombucha Kombinasi Secang dan Melati)—minuman probiotik yang diracik untuk menjaga kesehatan pencernaan. Kreasi ini sukses menembus Top 15 Kategori Inovasi Khusus Milenial, membuktikan bahwa ide segar generasi muda Ngawi mampu bersaing di tingkat provinsi.

Tak kalah membanggakan, inovasi “PA’ DOEL NING KONO MAS” (Pasar Djadoel Meningkatkan Perekonomian Masyarakat) mengantar Ngawi meraih gelar Terinovatif I Kategori Inovasi Sosial dan Kependudukan. Program yang menghidupkan kembali nuansa pasar tempo dulu ini dinilai berhasil menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas lokal.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si.), sebagai simbol dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ngawi terhadap gerakan inovasi yang tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat.

Dua capaian ini menegaskan bahwa inovasi bukan hanya rangkaian ide di atas kertas, tetapi buah dari kerja keras, kreativitas, dan kolaborasi. Ngawi kembali membuktikan diri sebagai daerah yang terus bergerak maju—menginspirasi, menguatkan, dan memberi warna bagi pembangunan Jawa Timur.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top