Kurangi Pengaruh Gadget dengan Dolanan Keren Jaman Biyen
Ledakan perkembangan informasi dan teknologi kian tak terbendung saat ini, bahkan telah berpengaruh pada perubahan gaya hidup masyarakat. Dulu,internet dianggap sebagai sesuatu yang “wah” dan rumit namun faktanya sekarang internet, telah menjadi sesuatu yang lazim dan addict bagi banyak orang. Bahkan sering kita jumpai anak kecil yang piawai menggunaka gadget canggih. Mungkin saat ini, sudah jarang dijumpai anak – anak bermain dengan permainan tradisional. Sudah menjadi pemandangan yang langka bahkan punah dikalangan anak-anak modern. Game di gadget adalah salah satu pilihan dan bahkan menjadi permainan favorit bagi anak-anak zaman sekarang.
Keprihatinan inilah yang melatarbelakangi digelarnya Dolanan Keren Jaman Biyen yang digagas Keluarga Besar Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Indonesia (UII) Ngawi di Alun – Alun Merdeka Ngawi, Sabtu (11/8). Turut hadir dalam acara ini, Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ony Anwar, Sekretaris Daerah M Sodiq Triwidiyanto , Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi.
Selain mengesampingkan penggunaan gadget pada anak, juga sebagai ajang nostalgia permainan di masa lalu saat ini mulai ditinggalkan.“Kegiatan ini merupakan suatu cara untuk nguri-nguri budaya, permainan tradisional seperti ini sekarang sudah hampir punah. Makanya, ketika IKA UII mempunyai ide seperti ini, ya kita sambut, kita kerahkan anak anak kita agar lebih mengenal lagi permainan-permainan jaman dulu atau jaman biyen,” ungkap Bupati dalam sambutannya. Bupati juga berharap adanya acara ini bisa mengajak anak – anak untuk sementara waktu tanpa gadget, “Semua permainan ini menyehatkan, karena mengolah fisik. Disamping itu juga, mempererat persahabatan, kerjasama menggolah pikiran dan mengolah bagaimana tentang kebersamaan,” tutur Budi Sulisyono.
Sebelum dimulai acara diawali dengan pemotongan tumpeng perwakilan dari IKA UII Ngawi, Hj. Antik Budi Sulistyono. Kemudian dilanjutkan dengan lomba bakiak yang di ikuti Bupati dan Wakil Bupati Ngawi beserta Istri, selain itu juga Ketua DPRD Ngawi, Sekretaris Daerah Ngawi, Kepala Bagian Humas turut meriahkan kegiatan ini dengan permainan balap karung. (Kominfo)
Kwartir Cabang Ngawi gelar peringatan Hari Pramuka ke – 57 Tahun 2018 ini dengan Lomba Ketrampilan Kepramukaan (Ketrpam) diantaranya Lomba Pionering, Paduan Suara, Baca Puisi dan Indonesia Menari bertempat Alun-alun Merdeka Ngawi, Kamis (9/8). Hadir dalam acara ini Ketua Majelis Pembimbing Cabang Ngawi Ir. Budi Sulistyono, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ngawi, Kakak-kakak Andalan Cabang Gerakan Pramuka Ngawi, Kakak-kakak Kwartir Rating se Kab.Ngawi, Kakak-kakak Pembina Gugus Depan peserta Lomba, dan Adik-adik Penegak, Penggalang serta Siaga.
Acara ini dibuka dengan upacara pembukaan lomba kepramukaan tingkat cabang dilanjutkan Lomba Pionering Penegak dan Penggalang di Alun – Alun Medeka Ngawi, yang di ikuti sebanyak 1.140 peserta, sedangkan lomba Paduan Suara tingkat SD, dan SMP dengan 798 peserta bertempat di Gedung Kesenian. Dan, untuk lomba baca puisi siaga diikuti 38 peserta di Pendopo Wedya Graha, sementara untuk lomba Indonesia menari tingkat SD dan SMP sebanyak 152 peserta. (kominfo)

