Tingkatkan Strategi Pemasaran, Pemkab Ngawi Gelar Pelatihan Penggiat UMKM
Sebagai strategi peningkatan pemasaran dan kualitas produk UMKM di Kabupaten Ngawi Dinas Koperasi dan UKM gelar Pelatihan Strategi Branding Marketing UMKM di R.M DutaQ, Rabu (25/05/22).
Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ngawi Harsoyo bersama jajarannya.
Dikesempatan ini, Wabup Ngawi berikan apresiasinya untuk pelaku UMKM yang ikut dalam kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas dan pemasaran produk agar bisa dikenal dikalangan luas melalui teknologi digital.
Dwi Rianto Jatmiko berharap peserta bisa konsisten mengikuti kegiatan ini sehingga produknya nanti bisa bersaing dengan dukungan IT.
Sementara, Kadikop dan UKM Harsoyo mengungkapkan kegiatan ini bentuk dukungan Pemerintah Daerah meningkatkan kualitas dan pemasaran produk dari pelaku usaha UMKM agar bisa semakin berkualitas dan bisa dipasarkan dikalangan luas.
Disela kegiatan ini, dilakukan pemberian piagam dan bantuan kepada sejumlah penggiat UMKM yang mengikuti pelatihan strategi branding marketing UMKM.
Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko bersama jajarannya tinjau Pasar Hewan, untuk memantau potensi akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan yang merebak di sejumlah wilayah Jawa Timur belakangan ini, Selasa (25/05/22) di Pasar Legi, Kandangan, Ngawi
Sementara menanggapi keluhan pedagang dan peternak terkait legalitas atau rekomendasi bebas penyakit dan bisa dijual diluar wilayah Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko menyebutkan bahwa standart prosedur untuk hal itu masih menunggu dari Dinas Peternakan Provinsi Jatim, “Dikarenakan hal ini sebagai kegiatan khusus yang belum ada sebelumnya,” lanjutnya.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama Forkopimda Ngawi hadiri Halal Bi Halal Idul Fitri 1443 Hijriah bersama Disabilitas se Karesidenan Madiun di Gedung Eka Kapti Ngawi, Rabu (18/05/22).
Untuk semangat Disabilitas kali ini, Bupati Ngawi memberikan apresiasinya sebab bisa menjadi support semangat Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam meningkatkan tanggung jawab terhadap kebijakan secara berkeadilan, ” Pemerintah harus hadir dan memfasilitasi semua golongan agar bisa berkeadilan,” terangnya.