Category archive

Kabar Ngawi - page 39

Kategori untuk berita mengenai Ngawi dan segala yang meliputinya

Perumda Tirto Kertonegoro Dorong Pelestarian Lereng Lawu, Sumber Keseimbangan Alam dan Ekosistem

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 402 views

Memperingati Hari Jadi ke-45, Perumda Air Minum Tirto Kertonegoro Ngawi menggelar aksi tanam pohon di Pendakian Wukir Bayi lereng Gunung Lawu Desa Kletekan, Kecamatan Jogorogo, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, bersama jajaran perangkat daerah dan relawan, sebagai wujud kolaborasi menjaga hutan sekaligus mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Ony menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai ajang partisipatif bagi seluruh lapisan masyarakat menjaga sumber mata air di Lereng Lawu. “Kita ingin kegiatan ini menjadi rutinitas berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi warga dan lingkungan,” ujarnya.

Ia berharap debit air baku dapat terus ditingkatkan seiring upaya konservasi yang berkelanjutan.

Selain menanam pohon, Ony turut meninjau jalur sekat bakar seluas lebih dari 4.000 hektare yang dibangun untuk mengurangi risiko kebakaran hutan. Jalur ini berfungsi membatasi perambatan api dan menjadi rute evakuasi bagi pendaki saat kondisi darurat.

“Sekat ini memudahkan pemetaan titik reboisasi sehingga upaya pelestarian hutan bisa terus berlanjut,” jelasnya.

Masyarakat juga diberikan kesempatan menanam tanaman bernilai ekonomi seperti kopi, cengkeh, alpukat, dan durian, selama tidak menebang pohon.

“Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan ekonomi warga sekitar Lereng Lawu sekaligus menjaga kelestarian hutan,” kata Ony.

Kawasan Gunung Lawu akan resmi ditetapkan sebagai Taman Hutan Raya (Tahura) pada Desember 2025. Penanaman pohon ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga Lereng Lawu sebagai sumber kehidupan dan penyangga ekosistem, sekaligus memastikan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Ngawi Intensifkan GPM Jelang Akhir Tahun untuk Stabilisasi Harga dan Perluas Akses Pangan Terjangkau

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 436 views

Menghadapi potensi fluktuasi harga pada akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Ngawi merespons dengan mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM), sebagai bentuk layanan publik yang memastikan stabilitas pangan tetap terjaga bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), kegiatan GPM digelar di Jalan Serong Alun-alun Ngawi pada Kamis (11/12/2025).

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan komoditas pokok sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan akses pangan yang stabil bagi warga.

“Gerakan Pangan Murah ini kami hadirkan untuk memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau. Pemerintah daerah ingin masyarakat mendapatkan akses pangan yang lebih mudah dan stabil, terutama menjelang akhir tahun,” kata Ony.

Pelaksanaan GPM diharapkan berkontribusi dalam menekan inflasi daerah serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya pada periode akhir tahun yang kerap diwarnai potensi kenaikan harga pangan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Ngawi Raih Predikat Kabupaten Terinovatif IGA 2025, Mantapkan Transformasi Layanan Publik

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 220 views

Kabupaten Ngawi kembali mencatat tonggak sejarah dalam transformasi layanan publik setelah resmi meraih predikat Kabupaten Terinovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025. Pengakuan nasional ini menegaskan keberhasilan pemerintah daerah menghadirkan berbagai terobosan yang mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut diterima langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, dalam malam penganugerahan yang digelar di Kempinski Ballroom, Jakarta (10/12/2025).

Predikat Kabupaten Terinovatif 2025 menjadi cerminan konsistensi Ngawi dalam mengembangkan inovasi lintas sektor, mulai dari pelayanan publik, digitalisasi tata kelola pemerintahan, penguatan layanan sosial, hingga peningkatan kualitas layanan dasar.

Selain itu, kolaborasi seluruh perangkat daerah menjadi faktor kunci dalam transformasi program yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sebagai capaian perdana di kategori tertinggi IGA, penghargaan ini turut memperkuat posisi Kabupaten Ngawi sebagai daerah yang progresif dan berdaya saing.

Momentum tersebut sekaligus menjadi fondasi untuk memperluas budaya inovasi serta memastikan keberlanjutan transformasi tata kelola pemerintahan yang modern, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Keduk Beji 2025: Ritual Budaya yang Menjadi Magnet Wisata dan Peluang Emas UMKM Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Peristiwa 329 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan tradisi tahunan Keduk Beji di Desa Tawun, yang digelar pada Selasa (9/12/2025). Ritual adat ini tidak hanya merefleksikan nilai kerukunan dan gotong royong warga, tetapi juga menjadi momentum pelestarian sumber mata air sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko atau akrab disapa Antok, menyampaikan bahwa Keduk Beji merupakan warisan budaya yang sarat makna sosial.

“Keduk Beji bukan sekadar ritual pembersihan sumber mata air, tetapi simbol keguyuban, gotong royong, dan kerukunan warga Desa Tawun,” ujarnya.

Ritual pembersihan Sumber Mata Air Tawun menjadi bentuk nyata komitmen warga menjaga keberlanjutan pasokan air bersih. Pemerintah Daerah juga mendukung upaya konservasi melalui pemeliharaan vegetasi, pengawasan kawasan hulu-hilir, serta koordinasi perangkat desa dan Dinas Lingkungan Hidup agar ekosistem kawasan tetap terjaga.

Antok menegaskan bahwa keberlanjutan sumber air ini merupakan bagian dari penanganan kebutuhan publik jangka panjang.

“Menjaga tanaman, pohon, dan lingkungan sekitar sumber air adalah komitmen kami untuk menjamin keberlanjutan kebutuhan air masyarakat,” jelasnya.

Selain aspek lingkungan, Pemkab Ngawi juga mendorong Keduk Beji menjadi agenda tetap kalender wisata tradisi, sehingga tidak hanya melestarikan budaya tetapi juga memperluas peluang ekonomi. Aktivitas masyarakat selama perayaan terbukti memberi dampak positif bagi UMKM lokal, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga jasa wisata.

Pemerintah berharap konsistensi pelaksanaan Keduk Beji dapat memperkuat identitas budaya Ngawi sekaligus membuka ruang baru bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dalam ekosistem wisata berbasis tradisi lokal.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top