Category archive

Kabar Kita - page 2

Kategori untuk berita yang bersumber dari kegiatan rutin atau umum di pemerintah daerah

Rakor Penegakan Disiplin Prokes dan Penanganan Bersama Mendagri, Pemkab Ngawi Dukung Kebijakan Pemerintah Pusat

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 65 views

Senin, (3/05/21), Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko didampingi Kapolres Ngawi, I Wayan Winaya, Kodim 08/05 Ngawi, Totok Prio Kismanto ikuti Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 di Daerah dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian secara virtual bertempat di Command Center, Sekretariat Daerah Ngawi.

Dalam arahannya, Mendagri meminta Kepala Daerah melarang warganya mudik lebaran dan terus melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal sesuai dengan himbauan Presiden RI, Joko Widodo “Jadi harus satu narasi, satu suara antara Presiden dengan seluruh Kepala Daerah,” katanya.

Sementara Wabup Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko ditemui usai mengikuti rakor menyampaikan Pemerintah Kabupaten Ngawi akan menudukung penuh kebijakan pemerintah pusat, sesuai arahan Mendagri, dengan gencar melakukan sosialisasi larangan mudik kepada masyarakat. “Tadi dicontohkan negara India, yang mengalami lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, akibat mobilitas masyarakat yang tidak terkendali. Dan, hal itu bisa saja terjadi di Indonesia jika larangan mudik tidak dijalankan dengan baik,” tuturnya.

Bahkan, sosialisasi tentang disiplin protokol kesehatan saat ini, dikatakan Dwi Rianto Jatmiko, terus dilakukan secara masif. “Saat ini kasus Covid-19 mengalami peningkatan, karena kendornya penerapan prokes, seperti shalat Tarawih yang tidak menerapkan protokol kesehatan, juga kegiatan buka bersama, makanya sosialisasi disiplin prokes akan terus dilakukan,” tandasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Bupati dan Walikota se Jatim Ikuti Khotmil Qur’an dan Nuzulul Qur’an secara virtual dari Gedung Grahadi, Surabaya

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 46 views

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono didampingi Wakil Bupati, Dwi Rianto Jatmiko bersama Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh Sodiw Triwidiyanto dan sejumlah pimpinan OPD Kab Ngawi mengikuti Khotmil Qur’an dan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara virtual dari Gedung Grahadi Surabaya bersama Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubenur Emil Dardak dan Forkompinda Jatim di Kediaman Pribadi Bupati Jl Hasanudin, Sabtu (01/05/21).

Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an di Juz 30 oleh 17 Bupati dan Walikota se- Jatim secara bergantian, termasuk Bupati Ngawi, Ony Anwar berkesempatan membacakan Q.S. Al Adiyat.

Usai pembacaan Al-Qur’an, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan kegiatan ini sebagai penguat bangunan nasionalisme, cinta tanah air sesuai dengan sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, “Yang artinya proses profesionalisme kita akan beriringan dengan spritualitas kita,” katanya.

Dengan kekuatan spritualitas, salah satunya pelaksanaan khataman ini, Khofifah berharap hal ini bisa mengiringi ikhitar dalam memimpin dan menyejahterahkan masyarakat, “Supaya masyarakat yang kita pimpin hidupnya penuh keberkahan. Itulah, yang kita inginkan dapat terbangun diseluruh Forkopimda di Prov Jam maupun diseluruh kota kabupaten di Jatim,” ujarnya.

Dikesempatan ini juga dilangsungkan tausiyah online oleh KH. Muhammad  Abdurrahman Al Kautsar atau biasa disapa dengan Gus Kautsar dari Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Kominfo Ngawi Gandeng ICON+ Wujudkan Ngawi Menuju Desa Digital

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi 91 views

Dinas Komunikasi dan Informatika Ngawi, gelar Brainstroming Analisis Jaringan Pendukung Desa Digital di wilayah Kabupaten Ngawi di Kurnia Convention Hall, Jumat (30/04/21).

Seperti yang disampaikan Plt. Kadin Kominfo, Idham Karima bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mewujudkan Desa Digital dengan memfasilitasi pengembangan infrastruktur jaringan hingga ke tingkat desa, “Dalam rangka menuju desa digital infrastruktur jaringan yang mumpuni sangat diperlukan hingga ke wilayah desa,” ungkap Idham.

Terwujudnya desa digital, lanjut Idham akan memberikan pengaruh yang besar terutama dalam investasi, “Sebab saat ini, investor itu jika ingin melihat suatu wilayah, dengan melihat sosial media atau website didaerah tersebut,” terangnya.

Pembangunan infrastruktur jaringan menurut Idham menjadi salah satu penentu terwujudnya pembangunan desa digital yang berdampak terhadap keberhasilan pembangunan suatu wilayah.

Sementara Plt. General Manager PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+) Regional Surabaya, Agus Widya Santosa yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini mengatakan bahwa ICON+ merupakan anak perusahaan PT. PLN yang memiliki jangkauan hingga wilayah terpencil, termasuk pengembangan jaringan telekomunikasi bersedia menjadi partner dalam menyalurkan jaringan internet, “Karena disetiap ada tiang listrik PLN, bisa dipastikan diwilayah tersebut mendapat jaringan internet. Diharapkan, dengan kerjasama ini desa digital di Kabupaten Ngawi terwujud sesuai target,” ujar Agus. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Kabupaten Ngawi Pilot Project Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 85 views

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono didampingi Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Ngawi dengan Balai Perhutani Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara dan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur Tentang Sinergi Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial di Kabupaten Ngawi, di Command Center, Selasa (27/04/21).

Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono dengan Kepala Balai Perhutanan Sosial Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Jawa Bali Nusa Tenggara Ojom Sumantri dan Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur Karuniawan Purwanto Sanjaya.

Perhutanan sosial merupakan sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara oleh masyarakat sekitar hutan.
Berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor 83 Tahun 2016, Tentang program perhutanan sosial memiliki tujuan memberi pedoman akan pemberian hak pengelolaan, perizinan, kemitraan dan hutan adat.

Disampaikan Bupati Ngawi, bahwa sinergi pengembangan usaha perhutanan sosial penting dilakukan karena mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Ngawi, khususnya masyarakat sekitar hutan, “Sebab 40 persen wilayah di Kabupaten Ngawi adalah hutan, dengan kerjasama perhutanan sosial ini bisa menjadi pintu untuk meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat sekitar hutan dengan pengembangan usaha perhutanan sosial di Kabupaten Ngawi,” terangnya.

Lebih lanjut Ony Anwar Harsono berharap dengan program perhutanan sosial itu memiliki pengelolaan yang berkesinambungan antara Pemkab, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), dan Perhutani.

“Saat ini di Ngawi sudah terbit 42 SK Pengakuan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK) dan masih ada yang berproses sebanyak 47 permohonan ke Kementerian LHK, harapannya dengan terlaksananya perhutanan sosial di Kab. Ngawi kedepan akan mendorong kemandirian teknologi masyarakat namun dengantetap menjunjung azas kelestarian lingkungan,” lanjutnya.

Sementara Kepala BPSKL Jabalnusra, Ojom Sumantri di kesempatan ini menyampaikan bahwa program kerjasama perhutanan sosial ini baru pertama kali dilaksanakan di pulau Jawa, “Kabupaten Ngawi menjadi pilot project program ini karena melihat potensi yang luar biasa dari hutan dan masyarakat sekitar hutan dalam pemanfaatannya. Saya berharap dukungan Pemkab Ngawi dalam hal ini dapat membawa kesuksesan program perhutanan sosial kemitraan lingkungan di daerah setempat,” ujarnya.

Sementara Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Karuniawan Purwanto Sanjaya mengapresiasi atas dukungan Pemkab Ngawi selama ini yang banyak membantu dan mendukung pengelolaan hutan di wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi.

“Saat ini perkembangan perhutanan sosial melalui kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) bidang agroforestry dan wisata sudah banyak yang terwujud dan berhasil di Ngawi. Seperti budi daya tanaman jagung dan porang yang bahkan sudah ada yang diekspor. Jadi Pemkab Ngawi layak untuk jadi show window pengelolaan perhutanan sosial di Pulau Jawa,” terang Karuniawan.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan mesin perajang porang kepada LMDH Karya Mulyo Desa Majasem Kec. Kendal, Mesin APPO (pakan ternak dan pupuk Mokhasi) kepada LMDH Sumber Makmur Desa Banyubiru Kec. Widodaren, Mesin Com Sheller (Penggiling jagung beserta klobot) untuk LMDH Cipto Wono Lestari Desa Gandong Kec. Bringin yang diserahkan Bupati Ngawi dan Wakil Bupati serta Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
Go to Top