Operasi Pasar Murah di Kecamatan Kendal, Upaya Pemkab Ngawi Perkuat Ekonomi Warga
Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) kembali melaksanakan Operasi Pasar Murah Pengendalian Inflasi di Lapangan Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Senin (3/11/2025). Kegiatan ini menjadi agenda rutin Pemkab Ngawi untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok) dan dihadiri oleh Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam, unsur Forkopimcam Kendal, perwakilan Dinas Pertanian, serta perangkat Desa Dadapan. Operasi Pasar Murah ini diikuti oleh berbagai pelaku usaha, termasuk BUMD, BUMN, dan UMKM setempat yang turut menyediakan aneka kebutuhan pokok bagi warga.
Menurut Antok, kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi.
Pemkab Ngawi juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui sinergi lintas sektor, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kestabilan harga, meningkatkan daya beli masyarakat, dan menguatkan ketahanan pangan di daerah.
Dalam upaya mewujudkan pasar daerah yang bersih, berdaya saing, dan berintegritas, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) menyelenggarakan Workshop Strategi Pengembangan Potensi Pasar Daerah dan Penguatan Budaya Antikorupsi di Kurnia Convention Hall, Kamis (30/10/2025). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Jumat (31/10) ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok).
Pemerintah Kabupaten Ngawi terus mendorong pertumbuhan investasi berkelanjutan. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri peletakan batu pertama pembangunan pabrik baru PT Chung Jye Indonesia di Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng, Kamis (30/10/2025).
Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kemudahan perizinan usaha dan pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui penyerahan sertifikat legalitas usaha, meliputi sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB), yang digelar di Pendopo Wedya Graha, Rabu (29/10/2025).