Category archive

Agama - page 5

Artikel khusus tentang agama dan kegiatannya di wilayah Kabupaten Ngawi

Pramuka Jadi Pilar Penguatan Karakter Pelajar Ngawi di Era Digital

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 719 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Gerakan Pramuka menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pendidikan Karakter bagi pelajar SD dan SMP se-Kabupaten Ngawi di Bumi Perkemahan Gendingan, Sidorejo, Kecamatan Kendal pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, diikuti 554 peserta yang terdiri dari 190 pelajar SD, 190 pelajar SMP, serta melibatkan 174 unsur pendamping kegiatan, yakni pembina, koordinator wilayah, MKKS, dan panitia terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya pembentukan karakter pelajar yang bertanggung jawab, berintegritas, dan bermoral, agar siap menghadapi tantangan zaman.

“Anak-anak Ngawi harus tumbuh menjadi generasi yang cerdas, adaptif terhadap teknologi, dan beradab mulia,” ujarnya.

Bimtek ini dikemas melalui kegiatan perkemahan sebagai sarana pembinaan mental, kedisiplinan, dan kerja sama. Wakil Bupati berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan karakter tangguh sekaligus membekali pelajar agar bijak memanfaatkan teknologi informasi.

“Gunakan teknologi untuk belajar dan berkreasi, bukan sebaliknya,” pesannya.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi, Kabul Tunggul Winarno, jajaran Kwarcab Gerakan Pramuka, Badan Diklat, serta Forkopimcam Kendal yang mendukung penuh upaya penguatan karakter generasi muda Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Jihad Baru Santri, Mengawal Etika, Akhlak, dan Adab di Tengah Dinamika Teknologi Informasi

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 892 views

Menjelang Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang jatuh setiap 22 Oktober, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengajak seluruh santri untuk menjadikan kemajuan teknologi sebagai sarana jihad baru dengan tetap menjunjung tinggi adab, etika, dan akhlak di atas ilmu pengetahuan.

Kegiatan HSN di Kabupaten Ngawi yang dipusatkan di Jalan Merdeka Timur Alun-alun Ngawi dirayakan dengan penuh semangat kebersamaan pada jumat 17/10, dihadiri oleh Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko, Forkopimda, PCNU Ngawi, dan Badan Otonom NU.

Mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, Ony menegaskan bahwa santri masa kini harus adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tidak kehilangan nilai moral yang menjadi ruh pendidikan pesantren.

“Santri di era digital harus cerdas, tapi tetap menjaga adab dan akhlak. Karena tanpa adab, ilmu bisa disalahgunakan. Adab selalu berada di atas ilmu,” katanya.

Ia menilai, tantangan santri saat ini bukan hanya sekadar menguasai teknologi, tetapi juga menghadapi derasnya arus informasi dan disinformasi di media sosial. Oleh karena itu, santri harus menjadi teladan etika bermedia, menyebarkan kebenaran, dan menjadi benteng moral bangsa.

“Jihad kita hari ini adalah melawan fitnah dan hoaks dengan ilmu, akhlak, dan etika bermedia,” ujarnya.

Bupati Ony juga berpesan agar santri dan masyarakat menjaga persatuan serta meneladani nilai-nilai luhur pesantren dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita satukan kekuatan dengan menjaga adab dan akhlak. Dengan itu, santri akan menjadi penerang peradaban di era digital,” tutupnya.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pelepasan 21 Kafilah Ngawi Menuju MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 1,642 views


Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono resmi melepas 21 peserta terbaik dan 11 pendamping untuk mengikuti ajang kompetisi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tahun 2025 Tingkat Provinsi Jawa Timur, di Command Center Sekretariat Daerah, Rabu (10/9/2025).

Ony sangat mengapresiasi kerja keras seluruh peserta, pelatih, dan pembimbing kafilah hingga siap bertanding dalam kegiatan yang akan berlangsung pada 13-20 September 2025 di Kabupaten Jember mendatang.

“Saya sudah bangga dengan niat dan kesungguhan hati para peserta untuk memperdalam Al-Qur’an, baik dari sisi pelayanan maupun penghayatan. Semangat inilah yang menjadi ruh MTQ yang bukan hanya sekadar lomba”, katanya.

Lebih lanjut, pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Ngawi menjadi orientasi utama dalam mengikuti kompetisi ini. Sehingga, penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental bagi seluruh peserta serta menjadikan kemenangan sebagai motivasi atas prestasi yang diraih.

“MTQ bukan sekadar perlombaan, tapi bagian dari ikhtiar kita untuk mengkader generasi Qur’ani. Dengan visi Semesta Berencana, pembangunan Ngawi tidak hanya berpatok pada aspek fisik dan infrastruktur, tapi juga pembangunan peradaban. Kita ingin melahirkan generasi pemimpin yang salih dan salihah, berkarakter serta berbudi luhur”, tegas Ony.

Dengan berpartisipasi dalam MTQ ke-31 kali ini, diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat mental dan spiritual masyarakat sekaligus melahirkan kader Qur’ani yang konsisten dan berdaya saing, sehingga membawa harum Ngawi di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Wabup Ngawi Resmikan Masjid Wafa Sulaiman Al-shuwair Al-Bashar di SMPN 1 Geneng

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 3,151 views

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, meresmikan Masjid Wafa Sulaiman Al-shuwair Al-Bashar di lingkungan SMP Negeri 1 Geneng, Jum’at (29/8/2025).

Dalam sambutannya, Wabup yang akrab disapa Antok itu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia pembangunan masjid. Ia menilai kehadiran masjid ini menjadi sarana penting dalam mendukung pendidikan karakter bagi siswa.

“Masjid ini sangat representatif. Keberadaan masjid akan memfasilitasi peningkatan akhlak dan kualitas ibadah siswa, apalagi pola pendidikan sekarang sudah full day,” ujar Wabup.

Lebih lanjut, Antok menegaskan bahwa pembangunan masjid bukan hanya sarana ibadah, tetapi juga menjadi upaya membentengi generasi muda dari tantangan zaman, khususnya pengaruh negatif teknologi informasi.

“Kita ingin anak-anak mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk hal yang positif, barokah, meningkatkan akademik, ibadah, dan kompetensi. Kalau mudharatnya lebih cepat, tentu berbahaya bagi generasi kita. Tetapi kalau manfaatnya bisa lebih cepat, itu akan menjadi keberkahan,” terangnya.

Wabup juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, orang tua, guru, dan masyarakat dalam mendidik generasi muda. Menurutnya, anak-anak SMP saat ini merupakan calon pemimpin bangsa pada tahun 2045, bertepatan dengan momentum Indonesia Emas.

“Anak-anak SMP sekarang usianya 14-15 tahun. Dua puluh tahun ke depan, mereka berada di usia emas, produktif, dan berpeluang menjadi pengambil kebijakan maupun tokoh masyarakat. Maka membekali mereka dengan pendidikan dan akhlakul karimah adalah hal yang sangat penting,” pungkasnya.

Peresmian masjid ini diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan karakter siswa sekaligus memperkuat peran sekolah dalam mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi bangsa.

Sebar dan Bagikan :

Shares
1 3 4 5 6 7 21
Go to Top