Author

Dony Setyawan - page 502

Dony Setyawan has 2887 articles published.

Penanaman 1000 Pohon ikut Susekan Program Ngawi Ijo Royo-royo

di %s Berita 657 views

a

Ngawi-  Program Pemerintah Kab.Ngawi untuk memerangi dampak pemanasan global yang bertajuk Ngawi Ijo royo-royo ini membuat banyak organisasi tergugah untuk ikut mensukseskannya. Salah satunya yakni dilakukannya penanaman 1000 pohon oleh organisasi Islam Muhammadiyah yang dipusatkan di SD Muhamamadiyah Paron pada Selasa pagi (05/05/2015).

Dalam kegiatan nampak hadir Bupati Ngawi Budi Sulistyono,Wakil Bupati Ony Anwar, Kapolsek Paron, Ketua Pengurus Muhammaiyah Ngawi Gunadi, Kepala Dinas Pendidikan Abimanyu, dan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Setiono.

Kegiatan menanam 1000 pohon ini diawali dengan penanaman pohon secara serentak di halaman SD Muhammadiyah Paron. Dalam acara penanaman 1000 pohon Budi Sulistyono dalam sambutannya mengatakan dengan penanaman seribu pohon ini diharapkan bisa mengurangi dampak pemanasan global yang ada di bumi dan juga menghijaukan bumi untuk menciptakan udara yang segar, selain itu Bupati Juga mengucapkan terima kasih kepada organisasi Islam Muhammadiyah yang juga ikut mensukseskan program Kab.Ngawi untuk menghijaukan bumi. Setelah menyampaikan sambutannya Bupati Ngawi secara simbolis juga menyerahkan 1000 bibit pohon kepada Ketua Pengurus Muhammadiyah Ngawi yang nantinya akan dibagikan kepada sekolah-sekolah islam Muhammadiyah yang ada di Kab.Ngawi.

Ketua Pengurus Muhammaiyah Ngawi Gunadi dalam acara penanaman 1000 pohon menambahkan bahwa penanaman pohon ini akan dilakuakan keseluruh sekolah baik SD,SMP, dan SMA Muhammadiyah yang ada di Ngawi. Selain itu Gunadi juga mengatakan bahwa “penanaman ini tidak hanya seremonila saja karena akan mengontrol bagaimana perkembangan tanaman yang sudah dibagikan kepada masing-masing sekolah sebab itu merupakan komitmen kami untuk mendukung program Kab.Ngawi yang membantu mengurangi dampak pemanasa global dan juga menghijaukan bumi” tegasnya. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan yang dilakukan oleh para siswa-siswi SD Muhammadiyah Paron.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Bupati Sambut Tim Penilai Bidan Teladan Di Pendopo

di %s Berita 678 views

aa

Ngawi-  Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Kesehatan menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Bidan Teladan Tingkat Provinsi Jawa Timur yang berada di Desa Legundi Kec.Karangjati, di Pendopo Widya Graha, Selasa 5 Mei 2015

Dalam menyambut anggota tim penialai lomba Bupati Ngawi Budi sulistyono yang didampingi Wakil Bupati Ony Anwar dalam sambutannya mengatakan selamat datang atas kehadiran tim penilai lomba yang sudah datang ke Kab.Ngawi. Selain itu Budi Sulistyono juga menyampaikan dengan adanya penilaian ini diharapkan tenaga kesehatan lainnya juga semakin termotivasi khususnya dalam melayani masyarakat. Bupati juga berharap agar dunia kesehatan khususnya Kab.Ngawi mempunyai inovasi yang nanatinya bisa semakin mengembangkan kinerja di bidang kesehatan karena bupati selama ini mempunyai program untuk mengentaskan gizi buruk yang ada di Kab.Ngawi maka dari itu Budi Sulistyono sangat mendukung dengan perlombaan bidan teladan ini, sebab dengan bidan teladan nantinya akan bisa menangani masalah gizi buruk sejak dini yang ada di Kab.Ngawi.

Ketua Tim Penilaian Bidan Teladan dr.Endang Damayanti dalam sambutannya juga menyapaikan harapannya agar Kab.Ngawi bisa menjadi yang nomer 1 dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur sebab Ngawi sudah masuk dalam 5 besar karena inovasi di Kab.Ngawi ini sangat baik. Selain itu dr.Endang juga mengungkapkan kekagumannya dengan Kab.Ngawi yang sudah banyak mendapatkan penghargaan dari bidang kesehatan.

Setelah menerima sambutan selamat datang dari Bupati Ngawi Anggota Tim Penilai langsung melakukan penilaian yang berada di Desa Legundi Kec.Karangjati.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Jokowi Meresmikan Groundbreaking Tol Solo Ngawi Kertosono di Desa Klitik

di %s Berita 842 views

00

Ngawi – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Gubernur Propinsi Jawa Timur Soekarwo membuka acara groundbreaking Tol Solo Ngawi Kertosono di Desa Klitik Kec. Geneng Kabupaten Ngawi. Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri PU dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Basuki Hadi Muljono, Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M Soemarno, Bupati Ngawi Budi Sulistyono , Bupati/Walikota di Wilayah Propinsi Jawa Timur.

Sekitar pukul 17.00 WIB Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tampak tiba di Desa Klitik disambut dengan iringan gemuruh riuh sorak masyarakat sekitar. Tampil dengan kemeja putih khas beliau (dengan ujung dilipat), kedatangan Presiden Jokowi langsung disambut oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono.  Sambil sesekali menyempatkan membalas sorak-sorai hadirin dengan lambaian dan senyuman beliau bersama Menteri PU dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Basuki Hadi Muljono, Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M Soemarno, dan Gubernur Jawa Timur. Kedatangan Presiden Jokowi di Desa Klitik ini merupakan kunjungan yang Ke tiga kalinya dan kali beliau datang ke Ngawi dalam acara percepatan pembangunan jalan tol ruas solo Ngawi dan  groundbreking jalan tol ruas Ngawi Kertosono.

Dalam sambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendesak pembangunan Jalan Tol Ruas Solo-Ngawi dan dimulainya konstruksi Jalan Tol Ruas Ngawi-Kertosono di Ngawi, Jawa Timur, dipercepat, dan ditentukan targetnya. Jokowi menyebutkan, hal tersebut perlu dilakukan agar kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.

Persiapan pembangunan jalan Solo Ngawi Kertosono terbilang cepat, karena sudah terhitung lama pembangunan jalan tol ini sebenarnya harus jadi 3 tahun yang lalu sempat macet hingga saat ini dalam kondisi ground breaking. Presiden mengapresiasi hasil kerja keras Pemerintah Propinsi Jawa Timur atas percepatan persiapan pembangunan tol Solo Ngawi Kertosono.

Presiden Jokowi juga berpesan  baik Menteri, pihak BUMN, Kepala Daerah lain harus berani mengambil tindakan untuk kepentingan rakyat banyak, dimana kepentingan yang lebih besar harus didahulukan diatas kepentingan segelintir orang yang mencoba mengganggu akan laju percepatan pembangunan di suatu daerah.

Pada kesempatan itu Jokowi juga mempersilakan pihak swasta untuk mengerjakan proyek tersebut jika memang berminat. “Silakan kalau swasta mau kerjakan. Kuncinya kalau kerja itu ada target dan beliau bersyukur sampai saat ini percepatan pembangunan ruas tol Solo-Ngawi bisa dilakukan.

“Saya sampaikan kalau swasta bisa, silakan dikerjakan, kalau tidak, bisa dikerjakan oleh BUMN. Kalau BUMN juga tidak mampu, bisa dikerjakan PU,” kata Jokowi.

Menutup sambutannya Presiden Jokowi mengatakan pemerintah saat ini fokus kepada pembangunan infrastruktur karena nantinya rakyat yang akan menikmati karena nantinya dengan baiknya infrastruktur di satu daerah akan terbentuk transportasi yang lebih cepat dengan bermuara pada biaya barang dan jasa menjadi lebih murah juga.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan acara ini mendapatkan dukungan penuh dari warga di provinsi Jawa Timur. “Ini awal mula pembangunan infrastruktur besar pertama, diharapkan dapat terealisasi secepatnya dan tanpa hambatan. Kabupaten Ngawi memiliki posisi yang stretagis sebagai pintu gerbang pertama di Jawa Timur, di harapkan dengan adanya jalan tol kedepan Ngawi semakin maju.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Road Show Apresiasi Gelaran Wayang Kulit Hibur Warga Ngawi

di %s Berita 811 views

aa

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur sangat perhatian terhadap perkembangan dan pelestarian budaya asli daerah khususnya wayang kulit. Hal ini dibuktikan dengan diadakannya apresiasi Wayang kulit yang digelar di Alun Alun Kab.Ngawi, Kamis (30/4).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov Jatim, Djarianto mengatakan dalam sambutanya, bahwa kegiatan apresiasi seni budaya merupakan kegiatan rutin yang digelar Pemprov Jatim. Kalau di Surabaya ada tempat mentas di Taman Budaya, untuk diluar Surabaya akan digelar di pendopo maupun alun alun. Djarianto menambahkan, pemprov tiap tahun menggelar Festival Dalang dalam rangka meningkatkan seni budaya di Jatim. Ke depan kegiatan akan dilaksanakan tiap tahun, sehingga memberi dampak positif bagi perkembangan seni budaya di Jatim.

Bupati Ngawi, Budi sulistyono dalam sambutanya mengatakan, hiburan wayang kulit digelar agar warga masyarakat senang dengan adanya pentas seni. Selain itu, Kanang (sapaan bupati Ngawi) mengucapkan “terima kasih kepada Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan apresiasi dan ruang terhadap seni dan budaya di Kab.Ngawi yang nantinya bisa menjadikan seniman-seniman daerah khususnya Ngawi untuk semakin berkembang dan membanggakan nama Kab.Ngawi”, Selain memberikan apresiasi terhadap kesenian dan budaya Budi sulistyono juga berharap kepada Pemerintah Jawa Timur utuk bisa juga mengaprsiasi di bidang pendidikan,kesehatan dan lain sebagainya. Bupati menambahkan, adanya apresiasi kesenian ini merupakan bentuk penghargaan seni wayang kulit, karena sebagai seni adiluhung mengandung pitutur luar biasa dan contoh bagi masyarakat.

Dikatakan Wakil Gubernur Jawa Timur, H Saifullah Yusuf dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekda Prov Jatim, Sukardo pada malam Apresiasi Seni Wayang Kulit di Wagub mengatakan, roadshow dilakukan sebanyak dua belas kali kini berlanjut di Kab.Ngawi yang notabennya banyak melahirkan seniman-seniman yang hebat. Gus Ipul berharap, semoga adanya pagelaran seni wayang kulit dapat menjadikan masyarakat Ngawi jadi lebih makmur, jauh dari musibah dan semakin banyak rejekinya. Baginya, seni budaya di Ngawi harus terus ditingkatkan, karena Ngawi adalah kabupaten yang banyak menghasilkan bakat seniman yang nantinya bisa menjadi besar. Ia berharap, wayang kulit dapat dijadikan tontonan dan tuntunan dan menjadikan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan makmur.

Gus Ipul menambahkan, wayang merupakan puncak dari seni buadaya, karena seni wayang kulit paling kaya mengandung beberapa seni, yakni seni peran, seni suara, seni musik dan seni tutur. Selain itu, juga seni sastra, seni lukis, dan seni pahat. Ini sebagai perlambang bahwa seni budaya wayang kulit telah mempunyai banyak fungsi sebagai media penerangan, media pendidikan, media hiburan, dan media pemahaman filsafat. Orang nomer dua di Provinsi Jawa Timur ini juga bercerita, sejarah wayang kulit merupakan sejarah panjang. Sejak dulu, masyarakat sudah mengenal cerita Mahabarata maupun Ramayana. Sementara itu, masyarakat sejak ratusan tahun lalu juga sudah mengenal wayang dan sudah popoluer dengan berbagai bentuknya, seperti wayang krucil, maupun wayang tengkul dan lainnya. Artinya, jika di India ada Ramayana dan Mahabarata, di Indonesia ada wayang kulit yang tidak kalah kaya akan nilai sejarahnya. Oleh karena itu, Gus Ipul berharap wayang kulit sebagai miniatur atau etalasenya masyarakat Jawa, dapat menjadi apresiasi yang dapat lebih menguatkan komitmen akan pelestarian seni budaya khas Indonesia, sehingga membuat masyarakat Jawa Timur lebih makmur dan mandiri.

Wayang Kulit semalam suntuk merupakan bagian dari roadshow seni budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov Jatim. Wayang kulit digelar dengan dalang Ki Joko Widodo dari Kab.Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top