Author

Dony Setyawan - page 212

Dony Setyawan has 1124 articles published.

Terima Kunjungan Tim Kemendes, Bupati Ingin Digitalisasi Desa Sesuai Aturan

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 1,134 views

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono didampingi Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto terima kunjungan kerja tim Kementerian Desa ( Kemendes) yang dipimpin koordinator pengembangan kebijakan ekonomi dan investasi desa, Badan Pengembangan Informasi Kemendes, Sukandar, di Pendopo Wedya Graha, Rabu (14/04/21).

Tentang desa digital yang disampaikan koordinator Tim Kemendes, Sukandar, Bupati Ngawi Ony Anwar sangat menyambut baik, pasalnya mampu menumbuhkan serta mengenalkan potensi desa, “Saya akan mendukung hal ini, agar nantinya bisa berkembang dengan baik,” katanya.

Program ini lanjut Ony Anwar Harsono, harus sesuai dengan aturan dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE serta rekomendasi Kementerian terkait, “Supaya ketika diterapkan dilevel bawah dapat berjalan dengan baik dan aman,” tuturnya.

Ony Anwar Harsono berharap dengan digitalisasi desa, kedepan bisa mengangkat berbagai potensi desa yang ada di Kabupaten Ngawi. ” Yang nantinya juga berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Kab. Ngawi Menjadi Pilot Project Prioritas Keamanan Pangan Nasional

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 1,536 views

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono ikuti Advokasi bersama dengan Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) Jawa Timur, bertempat di Gedung Kesenian Ngawi, Rabu (14/04/21).

Advokasi kali ini membahas inisiasi program Badan POM diantaranya program desa pangan aman, program pasar pangan aman berbasis komunitas, dan program pangan jajanan anak yang dikonsumsi anak usia sekolah (PJAS) yang masuk dalam program prioritas kemananan pangan nasional.

Usai melaksanakan advokasi Bupati Ngawi mengatakan bahwa Kabupaten Ngawi menjadi salah satu dari delapan Kabupaten / Kota di Jatim yang ditunjuk menjadi pilot project dalam prioritas keamanan pangan nasional, “Yang nantinya akan diintervensi lebih intens oleh BPOM Jatim, dan dilombakan di tingkat nasional,” ungkapnya.

Hingga saat ini, menurut Ony Anwar telah banyak inovasi yang dilakukan Kabupaten Ngawi, seperti labelisasi pangan aman di sekolah, standarisasi pemotongan hewan di RPH (Rumah Potong Hewan) yang dilakukan Dinas Pertanian, “Hal inilah yang diapresiasi oleh BPOM Jatim,” tuturnya.

Bupati Ngawi berharap dengan kegiatan ini akan membentuk masyarakat mandiri dalam melaksanakan keamanan pangan, “Sehingga keamanan pangan yang baik bisa menjadi kebiasaan bahkan budaya masyarakat dalam kehidupan sehari – hari, hingga tingkat personal. Dan, harapannya dapat memperkuat ekonomi desa,” pungkasnya.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Tingkatkan SDM Pertanian Bupati Ngawi, Teken MoU dengan Polbangtan Malang

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 1,412 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menjalin kerjasama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang dalam bidang pertanian terkait peningkatan ilmu pengetahuan, dan keterampilan dan sumber daya manusia melalui penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding), Rabu (14/04/21).

Penandatangan MoU dilakukan Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono didampingi Kepala Dinas Pertanian Marsudi dan Direktur Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana di Kediaman Bupati jalan Hasanudin Ngawi.

Menurut Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono kerjasama ini dilakukan untuk mengnyinergikan potensi yang dimiliki masing – masing pihak, “Sehingga memperoleh hasil yang maksimal dalam pelaksanaan pembangunan pertanian dan sumber daya manusia sekaligus mengembangkan potensi di bidang pertanian,” ungkapnya.

Dengan penandatangan perjanjian ini, Ony Anwar berharap SDM dan potensi pertanian di Kabupaten Ngawi bisa semakin berkembang dan maju, “Dan, mampu menopang kebutuhan pangan di Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Rembug Stunting, Bupati Ngawi Minta Gerakan Bersama Tuntaskan Stunting

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 1,152 views

Hingga saat ini Stunting atau gagal tumbuh masih menjadi isu prioritas dalam mewujudkan SDM yang berkualitas yang dilakukan dengan menjamin kesehatan ibu hamil, bayi, balita, anak disekolah.

Rembug Stunting yang digelar Pemerintah Kabupaten Ngawi, Selasa (13/04/21) menjadi salah satu upaya percepatan penurunan dan pencegahan Stunting terintegrasi di Kabupaten Ngawi bertempat di Gedung Kesenian, Ngawi.

Acara yang dibuka langsung Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono dihadiri Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Ngawi, Heru Kusnindar, Ketua TP PKK Ngawi, Ana Mursyida Ony Anwar, Kepala Bappelitbang Ngawi, Indah Kusuma Wardani, Camat, dan UPT Puskesmas se Kabupaten Ngawi yang dilakukan secara virtual.

Dikatakan Bupati Ngawi, bahwa Stunting menjadi tugas dan tanggung jawab semua pemangku kebijakan dan perlu adanya intervensi terintegrasi dari leading sektor terkait, “Masing – masing dinas yang ada di Kabupaten Ngawi, kita harapkan partisipasinya, untuk mendukung gerakan ini agar Stunting ini bisa segera tuntas. Dan, kedepan kita akan memiliki generasi penerus yang unggul serta berdaya saing,” katanya disela sambutan.

Ada delapan aksi yang dilakukan dalam program ini, disebutkan Ony Anwar Harsono diantaranya terintegerasinya analisis situasi, penyusunan pelaksanaan kegiatan, inovasi dan strategi yang dilakukan, “Yang kemudian akan kita jadikan tuangkan dalam peraturan Bupati, kemudian dibreakdown hingga ke desa, sehingga akan bisa dijalankan secara maksimal,” terangnya.

Selanjutnya, Bupati Ngawi juga menandaskan bahwa single data terpusat menjadi pegangan, “Intervensi tepat serta sinergitas pelaku pendataan di setiap OPD inputnya diambil, untuk dijadikan data integrasi yang akan menjadi single data. Dengan begitu, pelaksanaan intervensi Stunting yang terintegrasi bisa berjalan optimal,” tandasnya.

Untuk semakin menekan angka penurunan Stunting, Ony Anwar Harsono berharap adanya partispasi secara sadar oleh masyarakat, apalagi mengingat kegiatan ini dibebankan pada APBD, tentunya tidak akan maksimal karena refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, “Model strategi Partipatoris yang harus dibangun, supaya kita bisa menghemat anggaran tapi secara ruhnya program ini bisa terimplementasi di masyarakat kita,” tuturnya.

Disela kegiatan ini dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi serta leading sektor terkait penanganan Stunting di Kabupaten Ngawi. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top