Santri Berdaya Perkuat UMKM Pesantren, Ngawi Raih Penghargaan OPOP Jatim

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 688 views
Banner

Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur dengan meraih Penghargaan One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur. Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko atau Antok, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam memberdayakan santri untuk memperkuat UMKM pesantren.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam agenda Eko Tren OPOP yang digelar di Auditorium Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Lantai 11 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Rabu (17/12/2025).

Program OPOP merupakan inisiatif strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren berbasis potensi lokal. Di Kabupaten Ngawi, program ini diimplementasikan melalui pemberdayaan santri dalam pengembangan produk unggulan pesantren, penguatan UMKM santri, fasilitasi perizinan usaha, serta dukungan akses pembiayaan dan pemasaran.

Antok menyampaikan bahwa santri memiliki peran penting sebagai motor penggerak ekonomi pesantren. Dengan dibekali edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas serta keterampilan kewirausahaan, santri diharapkan mampu menciptakan produk bernilai jual tinggi dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar pesantren.

“Program OPOP mendorong santri untuk lebih berdaya dan mandiri melalui pengembangan UMKM pesantren. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Pemkab Ngawi berharap implementasi program OPOP terus berkelanjutan dan berdampak nyata untuk memperkuat UMKM pesantren, meningkatkan kapasitas santri, serta menciptakan ekosistem ekonomi pesantren yang mandiri dan berdaya saing.

Sebar dan Bagikan :

Shares