Program “Snack Majukan Desa” Dorong Petani Manfaatkan Teknologi Pertanian Modern

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pertanian 690 views
Banner

Pemerintah Kabupaten Ngawi mengapresiasi pelaksanaan program Snack Majukan Desa yang diinisiasi oleh Snack Video dalam rangka mendorong pemanfaatan teknologi di sektor pertanian. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Desa Keniten, Minggu (30/11/2025).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan bahwa bantuan teknologi yang diberikan melalui program tersebut selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah di sektor pertanian. Menurutnya, pertanian masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip ramah lingkungan dan keberlanjutan.

“Pertanian ramah lingkungan harus tetap kita jaga, namun juga harus dibarengi dengan pemanfaatan teknologi dan peningkatan keterampilan petani agar lebih produktif,” kata Ony.

Melalui program ini, petani mendapatkan dukungan berupa satu unit drone pertanian, alat mesin pertanian, serta pelatihan pengoperasian drone. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja, ketepatan pengelolaan lahan, serta produktivitas hasil pertanian.

Direktur Hubungan Pemerintah Snack Video, Yuliko Daya, menyampaikan bahwa pemberian drone pertanian merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa teknologi menjadi kunci penting untuk mempercepat proses kerja petani sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Snack Video dengan Poktan Tani Abadi sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas dan teknologi pertanian. Bantuan CSR diserahkan kepada Poktan Tani Abadi di Desa Keniten, Kecamatan Geneng. Selain itu, para peserta pelatihan juga menerima sertifikat operator drone pertanian.

Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap program Snack Majukan Desa dapat menjadi pemantik bagi petani untuk semakin terbuka terhadap inovasi teknologi, sekaligus mendorong lahirnya petani-petani milenial yang adaptif, maju, dan berdaya saing.

Sebar dan Bagikan :

Shares