New Normal, Bupati Ngawi Sidak Pusat Keramaian

di Berita/Kabar Ngawi/Pemerintahan oleh
Banner

Bupati Sekaligus ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi, Budi Sulistyono bersama Kapoles Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto, TNI dan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan sidak terkait penerapan prosedur New Normal atau tatanan kehidupan baru di sejumlah tempat keramaian seperti cafe dan warung di seputaran kota Ngawi, Sabtu (04/07/20) malam.

Menurut Bupati, kegiatan ini merupakan sosialiasi untuk masyarakat, dalam menerapkan syarat utama menuju New Normal, “Seperti selalu memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan setiap saat serta menghindari kerumunan,” ungkapnya.

Selain itu, kali ini juga disampaikan pemberlakuan jam buka warung atau Cafe sebagai area berkerumun
Dalam sidak ini juga di lakukan sosialisasi jam buka warung atau cafe sebagai area berkerumun banyak orang, “Petugas juga akan mulai berkeliling lagi, untuk sosialisasi di masa New Normal. Dan, warung boleh buka sampai pukul 11.00,” lanjutnya.

Dikatakan Budi Sulistyono, sosialisasi ini akan dilakukan hingga tanggal 7 Juli 2020 mendatang, ” Setelah itu, jika ada pelanggaran akan dilakukan tindakan,” tandasnya.

Terkait bentuk penindakan bagi pelanggar, Bupati mengatakan saat ini sedang dirumuskan, “Sejauh ini masih sosialisasi, tapi nanti setelah tanggal 7, akan ditindak tegas bagi masyarakat yang lalai, seperti penyitaan Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau Surat Izin Mengemudi (SIM) atau pemulangan paksa bagi yang tidak bermasker,” ujarnya.

Ditambahkan, Budi Sulistyono kegiatan seperti ini sekarang masih difokuskan di wilayah kota, namun kedepan juga akan dilakukan hingga keluar kota bersama ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing, “Kalau di Kecamatan bersama Camat, dan di Desa dengan Kepala Desanya,” terangnya.

Budi Sulistyono berharap sinergitas yang baik seluruh elemen dalam menerapkan tatanan kehidupan normal baru di Kabupaten Ngawi, “Sehingga roda ekonomi kembali berjalan tanpa mengesampingkan pentingnya kesehatan,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0