Pemkab Ngawi, Gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019
Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar deklarasi kampanye damai sebagai upaya menyatukan persepsi dan komitmen bagi peserta Pemilu. Dengan demikian Pemilu 2019 mendatang dapat berjalan aman, sejuk dan damai. Acara ini digelar di Gedung Kesenian Ngawi, Selasa malam (13/11).
“Harapan kita bersama adalah Pemilu 2019 nanti dapat berlangsung dengan lancar, aman dan damai. Dan, bisa berlangsung lebih baik dari sebelumnya, sehingga menjadi Pemilu yang berkualitas, berprestasi dan dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sekkab Ngawi, M. Sodiq Triwidiyanto dalam sambutannya mewakili Bupati Ngawi yang berhalangan hadir dalam acara ini.
Sodiq juga sampaikan untuk menghadapi Pemilu 2019, diperlukan persiapan termasuk mengedukasi masyarakat tentang pengetahuan politik, sebab ini nanti bisa menjadi kata kunci setiap penyelenggaraan Pemilu. “Rakyat harus dicerdaskan, agar bisa memilih pemimpinnya dengan cerdas dan cermat. Sementara untuk para calon juga harus mensosialisasikan visi dan misinya, terpenting lagi dikenali oleh rakyat,” tandasnya.
Sementara Dandim 05/08 Ngawi, Letkol Arh Hany Mahmudi dalam sambutannya menyampaikan TNI siap bersinergi dengan Kepolisian dan pemerintah daerah untuk mengawal sekaligus menjaga kondusifitas Pemilu 2019 yang akan datang. “Negara Indonesia terdiri bermacam suku, ras, dan agama. Kita TNI bersama Kepolisian dan pemerintah sepakat membuat negara aman, kondusif dalam Pemilu 2019 mendatang,” ungkapnya. Hany Mahmudi juga berpesan kepada calon legislativ yang akan berlaga di Pemilu 2019, untuk melakukan kampanye dengan mengenalkan program kemasyarakatan yang akan dilaksanakan agar masyarakat kedepan lebih sejahtera, jangan lakukan black campaign, “Saling mengejek atau menimbulkan suasana tidak kondusif sekarang saatnya ditinggalkan, lebih baik menonjolkan program – program yang baik. sebab, kalau black campaign dilakukan hanya akan sebabkan perpecahan,” jelasnya.
Acara ini juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ngawi, Ketua KPU Ngawi, Syamsul Wathoni, Ketua Bawaslu Ngawi Abjudin Wedyas , Ketua MUI Ngawi Halil Thahir, Ketua FKUB Ngawi, Ketua Partai Politik, Ketua Ormas, Tim Kampanye serta tamu undangan
Deklarasi Kampanye Damai ini diakhiri dengan penandatangan bersama sebagai wujud sinergitas lintas sektor dalam menjaga kondusifitas Pemilu 2019 mendatang, yang dilakukan Forkopimda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, dan Ketua Parpol.(kominfo)
Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono hadiri peletakan batu pertama renovasi Pos Ramil Karanganyar bertempat di Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar, Senin (12/11). Turut hadir dalam acara ini Dandim 08/05 Ngawi, Letkol Arh Hany Mahmudi, Wakapolres Ngawi Kompol. Hartono, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Karanganyar, Kepala Desa Karanganyar, Setya Budi.
Masih menurut, Hany Mahmudi bahwa kegiatan ini sebagai wujud program Nawa Cita yang di canangkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yakni meratakan pembangunan dari pinggirian untuk kesejahteraan masyarakat. Di akhir acara secara simbolis Bupati Ngawi, Dandim serta Wakalpolres meletakan batu pertama dan pemotonga tumpeng menandai pembangunan renovasi posramil bisa dimulai.(kominfo)
Komunitas Ngawi Organik Center (KNOC) bersama Kantor Perwakilan (KPW) Bank Indonesia (BI), melakukan panen raya padi organik Demontration Plot (Demplot) hasil implementasi teknologi MA -11, di Desa Guyung Kecamatan Gerih, Minggu (11/11).
Dikesempatan yang sama, KPW BI Kediri, Djoko Raharto menyampaikan peran BI yang turut memasarkan produk beras organik, disamping sebagai pencetus program teknologi M-11, “Peran kami disini sebagai penambah nilai yakni bagaimana kami bisa memasarkan beras organik lebih luas lagi,” katanya. Dan, Djoko berharap program ini bisa terus berkembang dan lebih inovatif.
Hari Kesehatan Nasional (HKN) selalu diperingati setiap tanggal 12 Nopember. Tahun ini mengambil tema “Aku Cinta Sehat” dengan subtema “Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita”, ini merupakan slogan yang harus digaungkan dan dilaksanakan sebagai insan kesehatan. Sekaligus menjadi momentum untuk mengubah upaya kesehatan bersifat kuratif menjadi preventif dan promotif. “Mengubah gaya hidup menjadi hidup sehat dimulai dari diri sendiri merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” ungkap Plt. Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Yudono Selain itu, petugas kesehatan yang ada di Puskemas harus semakin proaktif dan mendekatkan diri kepada masyarakat, jelasnya lebih lanjut.
Lebih lanjut, Bupati juga berpesan kepada seluruh masyarakat Ngawi, untuk menjaga kesehatan mulai dirinya sendiri, “Pemerintah Daerah akan terus berperan dan memotivasi masyarakat bahwa hidup sehat itu penting. Hal itu dimulai dari pola makan, pola kesehatan, pola pikir maupun lingkungan,” tuturnya. Selain itu, aparatur – aparatur yang bergerak dibidang kesehatan harus selalu dekat dengan masyarakat, “Sekaligus mampu menginisiasi bagaimana hidup sehat di dalam masyarakat, sehingga ketika lingkungannya sehat, keluarganya juga sehat. Tentunya hal ini akan memberikan dampat positif bagaimana membangun sumber daya masyarakat kedepan agar Indonesia lepas dari permasalahan baik itu ekonomi, sosial budaya atau yang lainnya,” pungkas Bupati. (kominfo)