Tag archive

Social Distancing

Satgas Covid-19 Kab. Ngawi bersama Polres Ngawi Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Ruas Jalan Kota Ngawi

di %s Kesehatan 751 views

Upaya pencegahan dan penyebaran Covid -19 terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Pagi ini, Selasa (31/03/20), Satuan Tugas (Sargas) Covid -19 bersama Polres Ngawi lakukan penyemprotan disinfektan disejumlah ruas jalan di Kabupaten Ngawi, menggunakan Water Canon.

Penyemprotan dengan rute,  Jalan Sultan Agung – Jalan. dr Wahidin – Jalan. Ronggowarsito – Jalan. dr Sutomo – Jalan J.A. Suprapto – Kodim – Tugu Ngawi Ramah – Depan Masjid Agung – Depan Pemkab – Jalan Yos Sudarso – Jalan A Yani –  Ringroad Barat – Jalan Siliwangi – Jalan Jrubong – Jalan PB Sudirman – Jalan Trunjoyo – Jalan dr Wahidin – Jalan Untung Suropati – TMP – Jalan Diponegroro – kembali ke Polres Ngawi.

Ditemui sebelum penyemprotan,  Kepala Dinas Kesehatan Ngawi, Yudono melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Jaswadi mengatakan pihaknya telah menyiapkan disinfektan sebanyak 600 liter, yang akan digunakan diseluruh ruas jalan disekitar kota Ngawi, “Kami siapkan dengan komposisi,  kandungan larutan klorin sebanyak 0,3 persen dan 70 persen air ,”ungkapnya.

Dengan disinfektan ini, diharapkan mampu membunuh serta memutus rantai penyebaran virus asal China ini.

Sementara, Kapolres Ngawi melalui Wakapolres,  Ari Trestiawan mengungkapkan kegiatan ini adalah bentuk usaha bersama untuk mencegah penyebaran covid 19 di Kab. Ngawi, “Ikhtiar maksimal yang kita lakukan  ini, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Ari menambahkan, selain kegiatan ini pihaknya juga melakukan patroli pembubaran kerumunan bersama Satgas Covid -19 Pemkab Ngawi, “Menghibau masyarakat untuk tetap dirumah dan menunda keluar rumah apabila tidak terlalu penting,” tandasnya.

Tidak hanya itu, Wakapolres juga menyampaikan adanya penutupan dibeberapa ruas jalan protokol di Ngawi, untuk membatasi aktivitas masyarakat dan Physical Distancing (jaga jarak,red) dan ini dinilai sangat efektif. “Penutupan jalan setiap dilakukan hari Sabtu – Minggu,   pagi pukul 08.00-11.00 dan malam pukul 19.00-22.00,” jelasnya.

Disinggung soal mudik 2020 mendatang,  Wakapolres mengungkapkan akan membangun pos di sejumlah titik, untuk mengantisipasi kedatangan pemudik, “Untuk pendataan dan sebagainya,” terangnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Teleconference dengan Gubenur Jatim, Bupati Ngawi Siapkan Langkah untuk Hadapi Dampak Ekonomi Akibat Covid -19

di %s Kesehatan 691 views

Bupati Ngawi Budi Sulistyono bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto dan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi, mengikuti Rapat Koordinasi bersama Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui Video Teleconference di Command Center, Jumat (27/3/2020).
Menurut Gubenur Jatim, rakor ini membahas kebijakan menghadapi dampak sosial ekonomi akibat pandemi virus Corona saat ini serta langkah – langkah penanganan Covid – 19 di Jatim, “Ini bagian dari kordinasi, berbagai upaya mitigasi bersama, karena diperkirakan dampak sosial ekonomi akibat Covid-19 ini cukup besar. Termasuk potensi terjadinya krisis di dalamnya,” ujar Gubernur Khofifah.
Selain itu, Khofifah menyampaikan agar pemerintah daerah menyiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi rumah sakit rujukan Covid – 19, hingga saat ini sudah ada 65 rumah sakit rujukan Covid – 19 di Jatim. Tidak hanya itu, Gubenur juga mengingatkan bahwa hanya pemerintah pusat yang memiliki kewenangan dalam mengumumkan status positif Covid – 19.
Terkait peta sebaran Covid – 19, Khofifah juga menekankan Pemda untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan organisasi keagamaan, dengan begitu dapat segera diambil langkah antisipasi penyebarannya. Pun, keberadaan pasar tradisional yang jumlahnya tidak sedikit di Jatim, dihimbau adanya pengurangan jam operasional, guna mencegah rantai penyebaran virus asal China ini.
Gubenur Jatim, juga menyarankan masyarakat yang merantau atau bekerja di luar daerah untuk menunda kepulangannya. Mengingat hal ini sangat sensitif, Khofifah mengharapkan Bupati atau Walikota berkomunikasi dengan paguyuban warganya di kota atau daerah yang berada di zona merah atau wilayah epicentrum penyebaran virus Corona ini.
Dalam teleconference, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono juga menyampaikan kondisi terkini antisipasi dan penanganan Covid -19 di Kabupaten Ngawi, diantaranya sosialisasi social distancing, physical distancing. Tidak hanya itu, Bupati juga mengungkapkan Pemkab Ngawi telah melakukan persiapan terkait dampak ekonomi akibat covid -19, “Kami akan mengizinkan penggunaan anggaran untuk hal-hal darurat untuk penanganan Covid – 19, karena ini merupakan bencana non alam,” katanya.
Kali ini, Budi Sulistyono juga menginginkan peran aktif seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mensosialisasikan social distancing atau physical distancing, seperti di acara hajatan, sedakah bumi dan event lain, yang mengundang banyak orang atau kerumunan untuk sementara waktu tidak dilakukan ataupun ditunda. “Dengan kita melakukan sosialisasi diharapkan semua masyarakat bisa memahami keadaan sekarang untuk tetap berada dirumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting. Karena dengan kita dirumah itu, sebagai bentuk partisipasi kita dalam bela negara”, pungkas Budi Sulistyono. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Ngawi bersama TNI-POLRI Patroli Bubarkan Kerumunan Massa.

di %s Kesehatan 570 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama TNI/Polri terus berupaya melakukan antisipasi pencegahan dan penyebaran Covid -19 diwilayah Kabupaten Ngawi, seperti yang dilakukan tadi malam, Senin (23/03/20), dengan menggelar patroli bersama untuk membubarkan kerumunan massa dibeberapa tempat diantaranya pedagang makanan atau warung hingga tempat olahraga.

Kegiatan ini diawali dengan apel bersama di halaman Polres Ngawi yang dipimpin langsung Kapolres Ngawi, AKBP Dicky Ario Yustisianto.
Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto mengatakan patroli ini bertujuan mengurangi penularan Covid – 19 yang belakangan ini menunjukkan grafik peningkatan, “Jadi kedepan dihimbau, pedagang kaki lima untuk membatasi jam jualannya sampai pukul 21.00,” kata Sekda.
Sementara untuk masyarakat, menurut Sodiq jika beli langsung dibawa pulang, agar tidak menimbulkan kerumunan.
Sekda menambahkan bahwa TNI/ Polri bersama Satpol PP akan terus melakukan patroli ini dan sosialisasi hingga ketingkat Kecamatan, desa dan RT/RW. “Jadi diharap semua masyarakat dapat menerima dan tertib dalam menjalankan aturan dari pemerintah,” tandasnya.

Terkait kegiatan ini, Kapolres Ngawi, AKBP Dicky Ario Yustisianto juga menghimbau masyarakat untuk tetap dirumah dan berperilaku hidup sehat. “Serta mentaati aturan pemerintah pusat agar tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting”, tegasnya.
Sama halnya Sekda, Dicky juga menekankan bahwa akan menjalankan patroli ini, dan akan menindak tegas masyarakat yang masih berkerumun ditempat umum, “Kita akan tindak tegas dan memberikan arahan kepada masyarakat yang masih membandel untuk tidak mentaati peraturan ini. Sebab hal ini kita lakukan untuk kebaikan dan kesehatan masyarakat bersama serta dalam rangka memutus rantai penyebaran virus COVID-19 yang semakin hari semakin meningkat,” tegas Dicky. (Humas – Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
Go to Top