Tingkatkan Indeks SPBE, Pemkab Ngawi Gelar Rakor Evaluasi Mandiri SPBE
Untuk meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Kabupaten Ngawi, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika gelar rapat koordinasi evaluasi mandiri SPBE di Aula Inspektorat, Selasa (22/10).
Hadir dalam cara ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Kepala Diskominfo, Prasetyo Harri Adi serta 13 Organisasi Perangkat Daerah pengampu indikator SPBE.
Dalam laporannya, Prasetyo Harri Adi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian 37 indikator SPBE yang hasil akhirnya akan ditetapkan menjadi indeks SPBE tahun 2019. “Diharapkan indeks SPBE Kabupaten Ngawi dapat meningkat dari tahun 2018 sebesar 2,16 atau cukup,”ungkapnya.

Menurut Prasetyo, peningkatan indeks SPBE dibutuhkan upaya bersama dari seluruh OPD, “Semoga di tahun ini Kabupaten Ngawi dapat memperoleh nilai indeks dengan kategori baik,” lanjutnya.
Sementara Sekda Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto menegaskan SPBE menjadi salah satu bagian dari Sistem Akuntabiltas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), “Apalagi nilai SAKIP kita AA, makanya indeks SPBE harus bisa selaras dengan perolehan tersebut,” tandasnya.
Dikesempatan ini, Sodiq meminta OPD pengampu SPBE segera mengumpulkan dokumen pendukung untuk memenuhi penilaian evaluasi mandiri SPBE. “Sebelum tenggang waktu pengunggahan dokumen ke Kementerian Pendayagunaan RB,” lanjutnya.
Kemudian, acara ini dilanjutkan evaluasi pencapaian indikator SPBE oleh Kepala Bidang Layanan e-Government, Agoest Dedy Irawan. Seperti yang disampaikan Agoest Dedy, evaluasi ini untuk mengetahui progress setiap OPD terkait pencapaian indikator SPBE yang diampu, “Evaluasi mandiri ini, adalah wujud komitmen Pemkab Ngawi untuk terus meningkatkan nilai indeks SPBE. Dan, diharapkan seluruh OPD bisa bekerjasama untuk mencapai tujuan ini,” pungkasnya. (kominfo)


Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh Shodiq Triwidiyanto pimpin apel rutin pembinaan staf di halaman Pendopo Wedya Graha, Senin (18/02). Sekda sampaikan apresiasinya terhadap capaian SAKIP dengan predikat A untuk Kabupaten Ngawi. “Predikat A ini capaian yang luar biasa dan tentunya ini harus bisa diimplementasikan untuk kinerja sehari – hari tidak hanya sekedar dokumen saja,” kata Sekda disela sambutan.
Menurut Sekda, penguasaan IT diera sekarang sangatlah penting apalagi untuk mengahadapi revolusi industri 4.0, “Pemerintah pusat sudah menyediakan sarana bagi pengembangan IT untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan dan harus kita manfaatkan,”ujarnya usai berikan penghargaan kepada pemenang.(red/kominfo)
Pemerintah Kabupaten Ngawi lakukan langkah awal rencana penyampaian hasil evaluasi implementasi Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan melakukan konsultasi ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), di Jalan Jenderal Sudirman Kav. 69 Jakarta, Senin (7/01).
Untuk SAKIP tahun ini Bupati targetkan naik ke predikat A, “Ketika kita naik kelas A maka kedepan, kita akan menjadi panutan oleh masyarakat maupun teman – teman Kabupaten lain. Dan, Kabupaten Ngawi menjadi pusat studi banding bagaimana menjalankan SAKIP,” tuturnya.