Tag archive

Kabupaten Ngawi - page 13

Lomba Ketpram Dalam Rangka Memperingati Hari Pramuka 2018

di %s Sekitar Kita 266 views

 

Kwartir Cabang Ngawi gelar peringatan Hari Pramuka ke – 57 Tahun 2018 ini dengan Lomba Ketrampilan Kepramukaan (Ketrpam) diantaranya Lomba Pionering, Paduan Suara, Baca Puisi dan Indonesia Menari bertempat Alun-alun Merdeka Ngawi, Kamis (9/8). Hadir dalam acara ini Ketua Majelis Pembimbing Cabang Ngawi Ir. Budi Sulistyono, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ngawi, Kakak-kakak Andalan Cabang Gerakan Pramuka Ngawi, Kakak-kakak Kwartir Rating se Kab.Ngawi, Kakak-kakak Pembina Gugus Depan peserta Lomba, dan Adik-adik Penegak, Penggalang serta Siaga.

Menurut Kamabicab Ngawi acara ini bertujuan untuk membina dan mengembangkan penghayatan kode kehormatan Pramuka, memupuk persaudaraan dan persatuan dikalangan Pramuka, serta meningkatkan Ketrampilan Kepramukaan di kalangan peserta didik Siaga, Penggalang dan Penegak.“Gerakan Pramuka ini bertujuan untuk membentuk setiap pramuka memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup,” jelas  Budi Sulistyono.

Disamping itu juga untuk menjalin kebersamaan antar anggota Pramuka dan mengasah adik-adik dalam hal ketrampilan, ketangkasan serta kemampuan dalam membangun kerjasama. “Saya bangga pada Pramuka itu walau bersaing dalam perlombaan tetapi selalu riang gembira, kalah menang tidak pernah menjadi permasalahan apalagi permusuhan,” lanjutnya.

Sementara menurut Ketua Panitia acara, Istijono mengungkapkan dalam perlombaan ini akan memperebutkan 1,2, dan 3. “Lomba Ketpram ini mengangkat  tema Kita Perkuat Karakter Dan Budi Pekerti Kaum Muda Menuju Masa Depan Ceria dan Mottonya, Semangat, Cermat, Bersahabat,” beber Istijono.

Acara ini dibuka dengan upacara pembukaan lomba kepramukaan tingkat cabang dilanjutkan Lomba Pionering Penegak dan Penggalang di  Alun – Alun Medeka Ngawi, yang di ikuti sebanyak 1.140 peserta, sedangkan  lomba Paduan Suara tingkat SD, dan SMP dengan 798 peserta bertempat di Gedung Kesenian. Dan, untuk lomba baca puisi siaga diikuti 38 peserta di Pendopo Wedya Graha, sementara untuk lomba Indonesia menari tingkat SD dan SMP sebanyak 152 peserta. (kominfo)

Kabupaten Ngawi, Raih Penghargaan Pencapaian Peningkatan Produksi Padi Tingkat Nasional “Bupati Ngawi, Dapatkan Anugrah Pin Emas Kementan”

di %s Kabar Ngawi 133 views

Di hari Jadinya yang  ke 660, kembali Kabupaten Ngawi raih penghargaan tingkat nasional, kali ini adalah Penghargaan Pencapaian Peningkatan Produksi Padi. Penghargaan ini diberikan oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, MS. DAA kepada Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono berupa pin emas pada acara Evaluasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Jagung, Kedelai Provinsi Jawa Timur, dan Persiapan Penyusunan angka ramalan (Aram) I tahun 2018 di Hotel Aria Gajayana Malang, Kamis (12/07).

Penghargaan yang diberikan Kementerian Pertanian ini didasarkan pada Evaluasi Upaya Khusus (UPSUS) Peningkatan Produksi padi, jagung dan kedelai Tahun 2017 yang mengalami peningkatan produksi dari tahun sebelumnya di seluruh Indonesia. Menurut Bupati saat ditemui usai acara pembukaan Rapat Koordinasi Pengendalian Triwulan II di Gedung Kesenian, Rabu (1/8), mengatakan penghargaan ini didapatkan karena Kabupaten Ngawi, mampu mengkonversikan program pemerintah pusat, “Konsentrasi kita terhadap kedaulatan pangan yang digagas Pemerintah pusat cukup besar, bagaimana kita meningkatkan hasil padi dan luas wilayah tanam sekaligus mengurangi mata rantai import beras cukup besar,  ” kata Bupati.

Bupati juga sampaikan untuk bisa mencapai kedaulatan pangan seperti yang diinginkan  sebenarnya kuncinya selalu melakukan komunikasi dengan kelompok tani, disamping itu juga mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian pupuk kimia, karena selama ini cukup besar penggunaannya. “Makanya sedikit demi sedikit kita kurangi agar ketergantungan itu ada atau terlalu banyak,” ungkap Budi Sulistyono. Hingga muncul ide petani organik, dengan teori obat nyamuk. “Kalau satu ikut, sekitarnya pasti juga akan mengikutinya,” lanjutnya.

Masih menurut penuturan Bupati, pertanian organik mampu menangkal jika ada inflasi termasuk di daerah “Pertanian organik lah yang tahan inflasi termasuk di Kabupaten Ngawi. Hal inilah yang mendapat perhatian, walaupun kita hanya dapatkan nominasi, tapi cukup membanggakan,” ujarnya.

Disinggung soal lahan pertanian yang belakangan banyak gunakan untuk permukiman ataupun industri, Bupati Ngawi katakan bahwa hal itu tidak dapat dihindari karena perkembangan saat ini. “ Yang kita tekankan adalah bagaimana memperluas lahan tanamnya bukan luas lahannya,” tandasnya. Strateginya dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif secara optimal, “Meskipun banyak lahan kita ini terkurangi jalan tol, tapi dengan pemanfaatan itu kita mampu menambah 10 ribu hektar luas tanam. Disamping itu, kita juga adakan kerjasama dengan Perhutani, untuk bisa dimanfaatkan lahannya yang belum ditanami jati,” beber orang nomor satu di Ngawi ini.

Meningkatnya produksi padi tidak terlepas dari keberhasilan pelaksanaan program peningkatan LTT Kabupaten Ngawi pada tahun 2017, bahwa Kabupaten Ngawi mampu menambah luas tanam padinya. Bupati berharap dengan penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan produksi padi serta juga komoditi pertanian lainnya karena Kabupaten Ngawi miliki potensi di bidang pertanian. Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Tanaman Pangan Kabupaten/Kota se Jawa Timur. (Kominfo)

Bupati Ngawi, Hadiri Halal Bihalal PP Polri

di %s Agama 44 views

Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) beserta Warakawuri gelar Halal Bihalal bersama Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono di Pendopo Wedya Graha, Rabu (18/7). Tujuan dari acara ini sendiri untuk menjalin dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan antar sesama purna dan anggota yang masih aktif.

Selain Bupati Ngawi hadir dalam acara ini Kepala PP Polisi Republik Indonesia  Kabupaten Ngawi Drs. H Safari, Kepala Polisi Resort Ngawi diwakili Kompol Mulyono S.H., MH dan K.H Ahmad Gofari sebagai penceramah.

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi berikan apresiasi kepada Purnawirawan yang  mampu menjalakan tugasnya sebagai pelindung masyarakat. “Terimakasih, selama ini sudah ikut menjaga kerukunan hingga kondusifnya masyarakat Ngawi yang berhasil di pertahankan sampai sekarang ini Jadi komunikasi, kondusifitas ini tetap terjaga dan akhirnya bisa sangat menyatu dengan masyarakat,” tuturnya.

Sementara Kepala Bagian Perencanaan Polres Ngawi, Kompol Mulyono menyampaikan pesan Kapolres Ngawi kepada Purnawirawan dan Warakawuri bahwa masa purna itu hanya sebatas waktu saja, namun untuk pengabdian di Kepolisian tidak akan pernah berakhir.  “Walaupun bapak semuanya sudah purna, yang artinya sudah menyelesaikan tugas di kepolisian, dan justru akan menjadi sarana komunikasi di masyarakat. “ Purna itu hanya batas waktu saja tetapi pengabdian di kepolisian jangan sampai itu selesai. Sampai kapan pun harus tetap mengabdi karena bapak ibu semua ini sebagai jembatan masyarakat untuk menyampaikan informasi-informasi yang ada di kepolisian untuk di sebarluaskan di masyarakat,” tuturnya. Masih menurut Mulyono, Purnawirawan  dan Warakawuri untuk selalu lakukan koordinasi dengan induk organisasi. Sebab, terkadang berita yang diinformasikan ke masyarakat belum tentu kebenarannya. “Pesan Bapak Kapolres, bapak ibu untuk sering berkoordinasi dengan induk organisasinya, Polres Ngawi berita – berita yang perlu disampaikan pada masyarakat maupun pada sesepuh-sesepuh ini juga sering simpang siur maka dari itu saya meminta agar sering koordinasi,” pungkasnya.

Acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan ramah tamah sebelum para anggota kepolisian ini memasuki masa pensiun sekaligus pengabdian masyarakat. (kominfo)

 

Apkasi 2018, Ngawi Kenalkan Produk Unggulan Ngawi “Tingkatkan Kreatifitas dan Produktifitas untuk Bersaing Dalam Pasar Global”

di %s Kerajinan/Seni Budaya/Teknologi Informasi/Wisata Ngawi 125 views

TANGERANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi)  membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke XI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (Apkasi) dengan mengambil tema “ Upaya Daerah menuju Kedaulatan Pangan Nasional “di ICE (Indonesia Convention Exhibition ) BSD Grand Boulevard Raya, BSD City, Tangerang, Jumat(6/7) pagi.

Rakernas tahun ini dikemas dalam bentuk “Apkasi Otonomi Expo 2018 : Trade, Tourism and Investment” dengan tema “Meningkatkan Daya Saing Daerah dalam Merebut Pasar Global. Kegiatan ini akan berlangsung hingga tanggal 8 Juli 2018. Diperkirakan jumlah peserta dan pengunjungnya bisa mencapai sekitar 10 ribu orang.

Usai membuka acara Rakernas ke XI Presiden Jokowi,juga sempat berkunjung di beberapa stan yang ada dipameran ini, dan salah satunya stan Kabupaten Ngawi. Jokowi disambut langsung Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono, yang dari pagi berada distan. Di kesempatan ini, Bupati memperkenalkan produk unggulan Kabupaten Ngawi kepada Presiden Jokowi, mulai dari kerajinan kayu jati, batik khas Ngawi, dan beberapa produk olahan khas Ngawi.

Kali  ini Bupati juga berikan apresiasi untuk kerja keras semua tim, yang sudah bekerja keras dan maksimal menyiapkan stand, sehingga Presiden jokowi berkenan mampir untuk melihat produk-produk unggulan Kab. Ngawi.“ Dengan adanya Apkasi Otonomi Expo kita bisa mengenalkan produk-produk khas daerah untuk bias dikenal lebih luas baik dalam negeri maupun luar negeri, serta bisa meningkatkan kreatifitas dan produktifitas produk asli daerah untuk bisa bersaing dalam pasar global,”tandas Kanang.

Dalam Apkasi Otonomi Expo 2018 stan Kabupaten Ngawi cukup ramai dikunjungi baik dari peserta maupun pengunjung dari luar daerah maupun mancanegara. Produk-produk unggulan kita sangat diminati seperti kerajinan kayu jati dan batik khas Ngawi yang memunculkan corak-corak unik. (Kominfo)

 

 

Go to Top