INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Tag archive

HTTS

Sukses Implementasikan KTR, Pemkab Ngawi, Raih Pastika Parama dari Kemenkes

di Kesehatan oleh

Dalam
puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau se Dunia (HTTS), Pemerintah Kabupaten
Ngawi mendapatkan penghargaan Pastika Parama dari Kementerian Kesehatan RI, atas
langkah dan upaya dalam menetapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), sekaligus menetapkannya
dalam Peraturan Daerah (Perda).

Penghargaan  ini diberikan langsung Menteri Kesehatan RI,
Nila Djuwita F. Moeloek kepada Bupati Ngawi, Budi Sulistyono di Auditorium
Siwabessy, Kementerian Kesehatan Jl. HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (11/7).

Bupati
Ngawi mengungkapkan penghargaan ini adalah capaian yang luar biasa dan sangat
membanggakan. Sebab, Pastika Parama ini penghargaan level tertinggi nasional
yang diberikan Kemenkes bagi daerah yang dinilai berhasil dalam
mengimplementasika KTR, “Kita sudah lama terbitkan Perda tentang kawasan tanpa
rokok,”ujarnya.

Masih
menurut Budi Sulistyono kebijakan tentang kawasan tanpa rokok di Kabupaten Ngawi diatur dalam
Perda Nomor : 100/2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok, “Untuk pelaksanaannya
tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor : 14/2019,” jelasnya.

Lebih
lanjut Budi Sulistyono katakan wujud nyata dari kebijakan tersebut disediakan smoking area di kantor Pemerintahan,
“Sementara disekolah – sekolah kami juga telah melakukan sosialisasi tentang
bahaya merokok bagi pelajar,” lanjutnya. Bupati menandaskan semua itu dilakukan
bukan
semata karena
ingin mendapatkan prestasi melainkan kepedulian Pemkab Ngawi terhadap kesehatan
masyarakat, “Merokok itukan dampaknya luar biasa, yang tentunya bisa sebabkan
penyakit serius, seperti paru – paru,” katanya.

Bupati
berharap dengan penghargaan ini, bisa menjadi motivasi tidak hanya bagi Pemkab
Ngawi tetapi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan
mengerti betul bahaya akibat merokok.

Hal
yang sama juga disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Yudono bahwa penghargaan
diraih tidak lepas dari
dukungan seluruh stakeholder dalam
mengimplementasikan kebijakan KTR ini. “Tidak hanya di kantor Pemerintahan saja
tetapi juga dilakukan diinstansi serta sosialisasi di sekolah. Dan, saat ini
menunjukkan perkembangan yang bagus dan mulai berkurang,” katanya.

Yudono
mengatakan KTR bukan berarti melarang orang untuk tidak merokok, tetapi merokok
pada tempatnya,  “Smoking area tidak boleh didalam KTR, tapi harus jauh dari pintu
keluar dan harus terbuka harus udara bebas,” jelasnya.

Kabupaten
Ngawi menjadi salah satu dari 5 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur yang mendapatkan
penghargaan bergengsi ini, diantaranya Kabupaten Gresik, Kota Mojokerto, dan
Kota Surabaya (dn/nf/kominfo)

Go to Top