Category archive

Pemerintahan - page 148

Berita yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan atau pelaksanaan pembangunan baik yang dilakukan oleh Pemeirimtah Pusat, Provinsi maupun Daerah

Musrenbangkab Ngawi, Bupati Minta OPD Kerja Keras Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

di %s Pemerintahan 1,333 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Ngawi di Command Center, Selasa (07/04/20), melalui teleconference yang diikuti 47 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ormas, LSM, Tokoh Masyarakat, dan Media.

Musrenbangkab ini merupakan tahapan penyusunan perencanaan akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  tahun 2021. Sekaligus, sebagai landasan penyusunan  kebijakan umum anggaran atau prioritas rancangan APBD tahun 2021.

Sebelum membuka Musrenbangkab ini, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono menyampaikan tahun ini merupakan tahun terakhir  yang memiliki posisi strategis dalam menentukan capaian target RPJMD Kab. Ngawi di  tahun 2016 -2021.

Disebutkan  Bupati dalam Musrenbangkab ini terdapat 440 program dan  1886 kegiatan dengan total anggaran Rp. 3.175 triliyun dengan enam prioritas, “Penurunan tingkat kemiskinan, peningkatan pembangunan ekonomi, peningkatan tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi, peningkatan kondusifitas daerah  peningakatan kualitas infrastruktur,” jelasnya.

Budi Sulistyono juga katakan dalam RKPD ini juga fokus pada pelaksanakan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang

Percepatan Pembangunan Ekonomi  di wilayah Jawa Timur, salah satuya Kabupaten Ngawi, yang difokuskan pada pembangunan peningkatan nilai tambah pada industri dan argopolitan, “Serta kawasan tradisional Kepatihan,  Pasar Besar Ngawi dan Beran, Argo Techno Park (ATP) Ngrambe, serta  pembangunan rencana kawasan industri pembangunan interchange di Walikukun,” jelasnya.

Namun Bupati juga jelaskan bahwa semua prioritas tersebut bisa saja bergeser apabila pandemi Covid -19 ini belum segera berakhir, “Dialihkan untuk penanganan rehabilitasi semua sektor yang terdampak Covid-19,”lanjutnya.

Bupati juga tekankan bahwa pertemuan ini dilakukan untuk merancang tahapan dalam menentukan program dan kegiatan yang lebih inovatif dan aplikabel dalam rangka meningkatkan taraf hidup, menjadi semakin baik, “OPD bersatu padu melihat priortas –prioritas  yang harus direncanakan dan disikusikan serta bekerja keras meningkatkan pelayanan keada masyarakat dengan pendekatan berbasis informasi dan teknologi (IT),”  tuturnya.

Tidak hanya itu, Budi Sulistyono juga menghimbau semua Camat, Kepala Desa untuk terus mensosialisasikan antisipasi Covid-19 di Kabupaten Ngawi, termasuk kewajiban menggunakan masker bagi masyarakat setiap keluar rumah. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Bupati Ngawi, Bagikan Masker Ke Masyarakat

di %s Kesehatan/Pemerintahan 1,130 views

Hari ini, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono bersama, Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Shodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, pimpin apel sosialisasi dan pembagian masker di halaman Pendopo Wedya Graha, Selasa (07/04/20).

Kegiatan ini diikuti anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), anggota Polres Ngawi, dan relawan.

Dikesempatan ini, Bupati Ngawi, memerintahkan peserta apel untuk membagikan masker yang disediakan Pemkab Ngawi, untuk masyarakat yang melintas dijalan perbatasan kota Ngawi, pedagang dan pengunjung pasar besar Ngawi dan Beran. “Selain itu untuk di pasar, saya menginginkan pembagian masker diutamakan bagi pedagang, selebihnya nanti juga diberikan kepada pengunjung pasar,” jelasnya.

Menurut Budi Sulistyono kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari himbauan pemerintah terkait penggunaan masker guna memutus rantai penyebaran Covid – 19, “Kita akan terus melakukan pembagian masker dan memberikan sosialisasi tentang himbauan pakai masker ini selama tiga hari kedepan  agar semua masyarakat Ngawi, serta warga yang akan masuk Ngawi tertib menggunakan masker,” katanya.

Terkait pemakaian masker ini, Bupati Ngawi instruksikan, untuk ditindak tegas jika ada yang masih enggan memakainya, “Jadi setelah tiga hari kegiatan ini dilakukan, dan masih ada yang bandel tidak memakai masker, saya perintahkan untuk warga tersebut disuruh pulang atau kembali lagi ke daerah asal untuk memakai masker telebih dahulu,” tegasnya. Budi Sulistyono berharap setelah adanya himbauan ini, warga yang masuk ke wilayah Kab. Ngawi sudah memakai masker.

Usai apel, Bupati Ngawi berserta rombongan melakukan pembagian masker ke masyarakat, disejumlah tempat diantaranya pasar besar Ngawi, dan Beran di berapa ruas jalan, seperti diperempatan terminal Kertonegoro sembari memberikan sosialisasi. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Rapat Evaluasi Covid -19, Bupati Instruksikan Masyarakat Pakai Masker

di %s Kesehatan/Pemerintahan 875 views

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono kembali gelar rapat evaluasi Covid – 19 bersama Wakil Bupati Ony Anwar, Sekda Sodiq Triwidiyanto, dan pejabat Pemkab Ngawi di Paseban dr. Radjiman Widiodiningrat, Senin (06/04/20).

Rapat evaluasi kali ini Bupati Ngawi, melakukan evaluasi setiap posko penanganan Covid- 19 yang ada di beberapa titik perbatasan, termasuk stasiun, terminal dan pintu Tol Ngawi.

Budi Sulistyono menginginkan adanya  tambahan peralatan dan keperluan penunjang lain untuk disediakan di posko tersebut. “ Dari pantauan yang kita lakukan kemarin, kita menginginkan beberapa tambahan peralatan dan keperluan penunjang lain seperti alat kesehatan yang dibutuhkan para petugas dan juga masyarakat yang datang ke posko,” kata Bupati.

Bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder terkait, Budi Sulistyono meminta terus bekerja secara maksimal dalam menerapkan intruksi pemerintah terkait Physical Distancing, Social Dintancing dan hal lain yang penting untuk pencegahan Covid-19. “Kita akan terus berupaya melalui Tim Gugus Tugas dalam melakukan pencegahan Corona, dengan terus memberikan sosialisasi dan beberapa tindakan untuk bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat,”tuturnya.

Kali ini, Bupati juga memberikan instruksi bagi masyarakat untuk memakai masker ketika keluar rumah, seperti yang diintruksikan Pemerintah Pusat. “Dengan kondisi yang seperti ini dan juga menindaklanjuti himbauan pemerintah pusat, saya mewajibkan seluruh masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah,” tegasnya.

Menurut Budi Sulistyono, selama dua hari kedepan akan dilakukan uji coba himbauan ini, tetapi setelah itu akan dilakukan tindakan tegas bagi masyarakat tidak taat.  “Diharapkan himbauan ini bisa di  sosialisasikan kepada seluruh masyarakat agar bisa mencegah virus Covid-19 masuk Ngawi,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pantau Posko Penanganan Covid-19 di Beberapa Titik Kedatangan, Bupati Ingin Warga Patuhi Prosedur dan Lakukan Isolasi Mandiri 14 Hari

di %s Kesehatan/Pemerintahan 1,097 views

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono bersama Forkopimda Ngawi dan Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan pemantauan di beberapa posko penanganan Covid-19, diantaranya Stasiun Ngawi, Gerbang Tol Ngawi, perbatasan Mantingan – Sragen, Sabtu (04/04/20).

Stasiun Ngawi, menjadi tujuan pertama Bupati Ngawi beserta rombongan. Disini, Budi Sulistyono melihat sejauh mana kesiapan petugas medis beserta anggota Gugus Tugas dalam menangani dan mendata penumpang atau warga
yang datang dari kota melalui stasiun. “Kami disini ingin melihat kesiapan para petugas yang ada di posko ini dalam menagani dan mendata setiap penumpang kereta yang turun di stasiun Ngawi,” terang Budi Sulistyono.

Selain itu, Bupati juga memberikan arahan untuk posko yang didatangi, “ Posko yang kita datangi kita lihat kesiapannya dan kita berikan arahan agar terus bekerja maksimal untuk masyarakat agar tidak ada yang terkena virus Corona, dan bisa mempertahankan zero positif di Kabupaten Ngawi,” ujarnya.

Disela kunjungannya, Bupati juga menyapa dan memberikan penjelasan kepada masyarakat dan pengendara angkutan umum yang tengah didata oleh tim gugus tugas di posko untuk mematuhi prosedur penanganan yang ditetapkan petugas, “Untuk masyarakat yang baru datang dari luar kota harus mematuhi prosedur yang sudah ditetapkan oleh petugas dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari serta melaporkan kedatangan ke RT/RW maupun petugas kesehatan setempat,” tegasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top