Bupati Ngawi, Pantau Patroli Penanganan Covid – 19 di 19 Kecamatan
Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto melakukan pemantauan patroli penanganan Covid -19 di Kabupaten Ngawi terkait pelaksanaan kebijakan wajib masker bagi warga melalui video conference bersama Camat se Kabupaten Ngawi (19 Kecamatan,red) bertempat di Kantor Desa Pangkur senin malam, (20/04/20).
Kebijakan dan pemberian sanksi bagi siapa saja yang masuk rumah atau melintas di Kab. Ngawi harus memakai masker, dengan memintanya untuk kembali ke rumah. Hal ini membuktikan komitmen dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran virus asal Wuhan ini.
Dalam vidcon kali ini, Bupati meminta pembatasan sebagian akses jalan yang digunakan mobilitas, “Sebagian jalan yang digunakan untuk keluar masuk disetiap wilayah, minimal dijadikan satu akses saja, dengan menutup jalan – jalan tikus di desa,” terangnya.
Menurut Bupati untuk tetap mempertahankan status zero Covid – 19 di Kabupaten Ngawi, menghimbau bagi pemudik atau Tenaga Kerja Indonesia yang pulang ke Ngawi, untuk melaksanakan ketentuan yang berlaku pada protokol penanganan Covid -19 bagi pendatang. “Wajib hukumnya untuk lapor ke RT dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” tandasnya.
Dikesempatan ini, Bupati juga memberikan apresiasinya untuk seluruh tenaga kesehatan yang telah menjadi garda terdepan dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 ini, dan meminta Camat dan Kades memberikan dukungan dan motivasi bagi mereka yang bertugas tidak kenal lelah ini. (kominfo)
Di hari pertama pemberlakuan kebijakan wajib bermasker ketika keluar rumah, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko bersama Forum Komunikasi Pimpinann Daerah (Forkopimda) Ngawi. Kegiatan ini dilakukan dibeberapa titik mulai dari Kecamatan Mantingan, Karanganyar, Sine, Karangjati, Kwadungan, Kendal, Gerih, Ngrambe dan Jogorogo, Senin (20/04).
Bertempat di Kecmatan Karangaanyar, Bupati Ngawi, melakukan video conference untuk memantau tiga tim lainnya, yang juga mrlakukan pemantauan di perbatasan “Setelah kita lakukan pemantauan dibeberapa wilayah yang dipimpin oleh pak Wabup, pak Ketua DPRD dan pak Sekda, saya rasa kesadaran masyarakat dalam melindungi diri dengan memakai masker saat keluar rumah sudah cukup tinggi meski ada beberpa yang masih bandel. Karena dengan cara seperti inilah kita bertahan untuk tetap berada di zero kasus Covid-19 19 di Kabupaten Ngawi”, jelas Bupati.
Bupati Ngawi, Budi Sulistyono di dampingi Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi Prasetyo Harri Adi, gelar konferensi pers terkait himbauan wajib bermasker dan penerapan protokol kesehatan bagi pendatang, bertempat di Ruang Data Pendopo Wedya Graha, Sabtu (18/04/20).
Rapat evaluasi penanganan Covid-19 kembali dilakukan Bupati Ngawi, Budi Sulistyono bersama Wakil Bupati Ngawi,Ony Anwar, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko dan Tim Gugus Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Ngawi di Paseban dr. Radjiman Widiodiningrat, Jumat (17/04/20).
Bupati meminta untuk memperketat penjagaan di perbatasan wilayah, hal ini untuk memudahkan pemantauan terhadap masyarakat dalam memakai masker, “ Jalan tikus ditutup dijadikan satu akses, dan di satu pintu jalan itu di beri penjagaan. Dan, itu diaplikasikan disetiap perbatasan yang ada di desa,” jelasnya.