Author

Isni Maria - page 49

Isni Maria has 235 articles published.

Jalan Sehat Berhadiah, Meriahkan HUT Jatim 73

di %s Olahraga 253 views

Untuk meriahkan HUT Provinsi Jawa Timur ke 73, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar Jalan Sehat Berhadiah, di Alun – Alun Merdeka Ngawi, Minggu (14/10. Peserta diberangkatkan langsung oleh Bupati Ngawi didampingi Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, secara simbolis dengan pengangkatan bendera. Hadir dalam acara ini Bupati Ngawi, Ir Budi Sulistyono, Perwakilan Kapolres, Perwakilan Dandim dan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan yang diprakarsai Bagian Administrasi Kesejahteraan Masyarakat ini selain untuk memeriahkan HUT Provinsi Jawa Timur ke 73 juga untuk meningkatkan rasa memiliki dan kecintaan Provinsi Jawa Timur, hal ini seperti yang disampaikan Kepala Administrasi Kesra, Sri Martatik dalam laporannya. “Dengan acara ini, saya harapkan masyarakat semakin punya rasa memiliki dan cinta terhadap Propinsi Jawa Timur,” katanya.

Sementara Bupati Ngawi dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terimaksih kepada semua pihak yang telah mendukung acara jalan sehat ini, sehingga bisa terlaksana dan berjalan lancar. Masih menurut Bupati, kegiatan kali ini merupakan wujud syukur kepada Tuhan, sebab sampai saat ini Provinsi Jatim dalam keadaan aman, tenteram, kondusif dan damai. “Kita harus bersyukur, di hari ulang tahun Jawa Timur ke 73 ini, semoga Jawa Timur semakin aman, nyaman, kondusif, damai. Dan, semakin makmur sejahtera,” tutur Bupati disela sambutannya.  Dan, jalan sehat pagi ini juga mandat oleh bapak Gubernur” ucapnya. Sebelum berangkat, Bupati berpesan kepada peserta untuk tertib dan mematuhi rute yang sudah ditetapkan.

Jalan santai ini menempuh jarak sekitar 5 Km dengan rute, Jalan Teuku Umar – Jalan Jenderal Suprapto – Jalan dr. Soetomo – Jalan Sentot – Jalan Trunojoyo – Jalan Thamrin – Jalan Imam Bonjol – Finish.

Acara ini cukup meriah, terlihat antusiasme peserta meskipun lelah tapi rela menunggu undian hadiah diumumkan. (kominfo)

 

Eksplor Potensi Desa Dengan Bursa Inovasi Desa (BID)

di %s Sekitar Kita 185 views

Bursa Inovasi Desa (BID) adalah bagian dari tahapan Program Inovasi Desa. BID menawarkan kegiatan yang terkait dengan pembangunan desa yang dinilai inovatif. Selain itu, juga untuk membangun komitmen replikasi inovasi – inovasi yang sesuai oleh Pemerintah Desa. Pun, Pemerintah Kabupaten Ngawi juga laksanakan program ini dengan menggelar Bursa Inovasi Desa Cluster Ngawi Tahun 2018, diprakarsai Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa. Program ini diikuti Tim Pelaksana Inovasi Desa diantaranya Kecamatan Ngawi, Kecamatan Paron, Kecamatan Geneng, Kecamatan Gerih dan Kecamatan Pitu. Pembukaan kegiatan ini dilakukan  di Gedung Pertemuan RM. Notosuaman Ngawi, Senin (8/10).

Hadir dalam acara ini, Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah Kabupaten Ngawi, Hermiati Retno Sriwulan, Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa, Kabul Tunggul Winarno,  Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Paron, Ngawi, Geneng, Pitu, Gerih, Tokoh Masyarakat serta Tim Pelaksana Inovasi Desa.

Bursa Inovasi Desa ini dibuka secara simbolis, oleh Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah. BID ini, akan dilakukan secara marathon, selama  4 (empat) hari,  mulai tanggal 8-11 Oktober 2018, dengan di tempat berbeda, yakni Cluster I di RM Notosuman Watualang, Cluster II Gedung Panti Balai Pertemuan Desa Jogorogo, Cluster III Di Kantor Kecamatan Padas, Cluster IV di Balai Pertemuan Desa Walikukun. “Program ini akan kita bagi menjadi empat cluster, dengan memberikan contoh-contoh inovasi yang sudah pernah dilakukan desa, baik skala lokal, daerah sekitar ataupun secara nasional,” ungkap Kabul Tunggul Winarno, Kepala DPMD Ngawi.

Disampaikan juga, bahwa bidang inovasi yang dicontohkan dalam program misalnya, sarana prasarana, kewirausahaan, dan pengembangan ekonomi lokal. Lebih lanjut, Kabul sampaikan bahwa penggunaan APBDes harus mulai diarahkan, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tapi juga pada pemberdayaan masyarakat. Ia juga ungkapkan, kalau program ini tidak bisa serta didapat hasilnya, tapi melalui proses yang panjang. “Kebijakan ini memang belum bisa langsung dilihat hasil atau wujudnya,” lanjutnya.

BID ini diharapkan bisa menjadi momentum desa dalam meningkatkan kemampuannya untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat secara efektif, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mampu mengeksplorasi segala potensi yang ada desa. (kominfo)

 

Persiapan JKJ 2018, Dishub Ngawi Gelar Technical Meeting

di %s Sekitar Kita 241 views

Tingginya angka korban kecelakaan di kalangan pelajar dan belum maksimalnya pemahaman serta kesadaran akan keselamatan di jalan, mendorong Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) IX Jawa Timur menggelar acara Jambore Keselamatan Jalan (JKJ) tahun 2018 di Pasuruan, 12-14/10 mendatang. Untuk persiapan JKJ 2018 Pemerintah Kabupaten Ngawi, adakan Technical Meeting, Rabu (3/10) di Lantai 2 Gedung Dinas Perhubungan Ngawi.

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi, Gigih Wiyono, Kepala Seksi Bimbingan Keselamatan dan Ketertiban, Agus Riyanto, Organisasi Perangkat Daerah terkait, dan perwakilan dari sekolah peserta JKJ.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi, Gigih Wiyono bahwa JKJ 2018 dilaksanakan untuk melakukan transformasi perilaku, cara pikir, pola pikir dan pola tindak siswa terhadap keselamatan jalan, sekaligus menumbuhkan dan menanamkan rasa ikut berperan serta dalam mewujudkan keselamatan jalan guna terciptanya lalu lintas yang berkesalamatan. “Tujuan JKJ ini, sebenarnya lebih pada mengubah pola pikir untuk mengutamakan keselamatan di jalan, khususnya pelajar SMP agar berhati – hati dijalan raya . Dan, yang terpenting adalah menurunkan angka kecelakaan di Kabupaten Ngawi,” ungkapnya.

Gigih Wiyono juga katakan bahwa pihaknya saat ini telah mengajukan 15 bis sekolah untuk 7 koridor yang nantinya akan digunakan pelajar SMP, rencananya akan beroperasi di setiap Kecamatan di Kabupaten Ngawi. Lebih lanjut, ia juga sampaikan kalau adanya bis sekolah ini untuk mengurangi siswa SMP berkerkendara sendiri ke sekolah, disamping tingginya angka kecelakaan di kalangan pelajar SMP.  “Siswa SMP itu kan calon generasi kita, yang akan gantikan kita kelak, jangan sampai meninggal atau cacat karena kecelakaan, jadi kita usahakan jangan sampai kecelakaan. Perlu diketahui, setiap 1,35 jam di jawa Timur ini mati akibat kecelakaan dan 70 persen korban adalah pelajar khususnya siswa SMP. Karena mereka belum cukup umur untuk mengemudi,” lanjutnya panjang lebar.

Begitu pun menurut Kepala Seksi Bimbingan Keselamatan Dan Ketertiban, Agus Riyanto, bahwa pendidikan karakter untuk siswa SMP itu sangat penting terkait kesadaran keselamatan di jalan raya, “Keselamatan jalan itu merupakan tanggung jawab kita bersama, salah satunya adalah tanggung jawab pemerintah. Jadi pemerintah berhak melakukan pendidikan karakter karena angka kecelakaan lalu lintas 70 persen melibatkan pelajar. Dulu paradigmanya anak SMA dan sekarang menular mulai ke anak SMP. Jika tidak dari sekarang pendidikan karakter itu tanamkan, jika terjadi kecelakaan dan cacat fisik, siapa yang akan disalahkan?,” tandas Agus.

JKJ 2018 ini akan diikuti diikuti 20 kabupaten kota se Jawa Timur dan salah satunya adalah pemerintah kabupaten Ngawi dengan melibatkan siswa SMP sebanyak 5 orang pelajar dan OPD yang bersangkutan.(kominfo)

 

Pemkab Ngawi Adakan Talent Pool Untuk Penuhi Kebutuhan ASN Profesional

di %s Sekitar Kita 235 views

Aparatur Sipil Negara yang profesional menjadi tuntutan saat ini, untuk wujudkan ini Pemkab Ngawi Gelar Talent Pool bagi ASN bertempat di Gedung Inspektorat Lantai 2, Senin (17/9). Acara yang digelar selama dua hari ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ASN yang berkualitas dan memiliki inovasi yang tinggi serta profesional dalam menduduki jabatannya nanti, sekaligus pendataan potensi dan kompetensi para pegawai yang ada saat ini.

Tujuan diadakanya kegiatan ini yaitu untuk mendapatkan kelompok atau kandidat yang memenuhi persyaratan jabatan dan memiliki minat mengisi posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), selain itu kegiatan ini bermaksud untuk menjamin ketersediaan dan keberlangsungan penyelenggaraan fungsi Pemerintahan maupun Negara. Talent Pool ini juga termasuk program rutin yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

Kegiatan ini bersifat wajib bagi ASN yang masih berada ditingkat pengawas maupun pelaksana, saat kegiatan berlangsung peserta diharap membawa alat tulis dan laptop. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari yaitu hari pertama uji gagasan dan kedua wawancara pada Selasa (18/9) ditempat yang sama.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah M Sodiq Triwidiyanto beserta Drs. Didik Darmawan Kepala Inspektorat Pemkab Ngawi Drs Yulianto Kusprasetyo selaku Kepala BKPP, Drs Abimanyu, M.Si selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi. Talent Pool ini diikuti 62 ASN dengan jabatan pengawasan dan 82 ASN dengan jabatan pelaksana.

Dalam sambutanya M Sodiq Triwidiyanto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pekerjaan rutin yang dilakukan PNS di lingkup OPD masing-masing, beliau juga berharap adanya kegiatan penyaringan peserta ini bisa meningkatkan kualitas serta mutu pekerjaan yang akan menjadi tanggung jawab masing-masing. “Agenda talent pool ini adalah upaya untuk menyeleksi calon pejabat dan sebagai masukan dalam data base kita,” ungkapnya.

“Proses penyaringan ini sebenernya tidak lah sulit apabila peserta tersebut melakukan pekerjaannya dengan sunguh-sunguh, karena soal yang diberikan adalah bagian dari pekerjaannya sehari-hari” tambahnya.

Sementara Kepala BKPP Ngawi, Drs Yulianto Kusprasetyo menjelaskan, data base hasil dari proses penyaringan talent pool nantinya. “Salah satu syarat menjadi pejabat harus mengantongi atau telah mengikuti penyaringan talent pool ini” terang Yulianto.
Bukan hanya mengantongi dari hasil nilai penyaringan talent pool, ASN juga dilihat bagaimana dalam menjalin hubungan dan komunikasi dengan rekan-rekan maupun atasanya. Yang menjadi prioritas dari penyaringan talent pool adalah inovasi dan kreatifitas dari ASN dalam menjalankan pekerjaannya. (Kominfo)

Go to Top