
Kabupaten Ngawi kembali menegaskan diri sebagai daerah yang tak pernah kehabisan gagasan. Pada ajang Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) Provinsi Jawa Timur 2025, Bappeda Ngawi berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, menandai semakin kuatnya ekosistem inovasi di Bumi Orek-Orek, Kamis (13/11/25) di Marcure Surabaya Grand Mirama
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah “KOSELA” (Kombucha Kombinasi Secang dan Melati)—minuman probiotik yang diracik untuk menjaga kesehatan pencernaan. Kreasi ini sukses menembus Top 15 Kategori Inovasi Khusus Milenial, membuktikan bahwa ide segar generasi muda Ngawi mampu bersaing di tingkat provinsi.
Tak kalah membanggakan, inovasi “PA’ DOEL NING KONO MAS” (Pasar Djadoel Meningkatkan Perekonomian Masyarakat) mengantar Ngawi meraih gelar Terinovatif I Kategori Inovasi Sosial dan Kependudukan. Program yang menghidupkan kembali nuansa pasar tempo dulu ini dinilai berhasil menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas lokal.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si.), sebagai simbol dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ngawi terhadap gerakan inovasi yang tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat.
Dua capaian ini menegaskan bahwa inovasi bukan hanya rangkaian ide di atas kertas, tetapi buah dari kerja keras, kreativitas, dan kolaborasi. Ngawi kembali membuktikan diri sebagai daerah yang terus bergerak maju—menginspirasi, menguatkan, dan memberi warna bagi pembangunan Jawa Timur.