Daily archive

August 17, 2019

Upacara Detik Detik Proklamasi HUT ke-74 RI, Bupati Minta Tanamkan Nilai Pancasila

di %s Berita 105 views

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono memimpin upacara peringatan Ulang Tahun ke 74 Republik Indonesia di Alun – Alun Merdeka Ngawi, Sabtu (17/8). Tepat pukul 09.30, bersamaan 17 kali suara bedug dan sirine menandai detik – detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

Upacara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Ngawi, yang telah dilantik Bupati Ngawi, Kamis (15/8) lalu.

Turut hadir dalam upacara ini Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi, DwiRiyanto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara, Anggota Bhayangkari, Anggota Dharma Wanita, Veteran, Pelajar dan Mahasiswa.

HUT ke 74 RI kali ini mengangkat tema SDM Unggul Indonesia Maju, dimaknai sebagai perhatian lebih pada kesehatan tumbuh kembang anak dari ibu mengandung sampai anak tumbuh berkembang hingga mendapatkan pelayanan pendidikan terbaik untuk menciptakan generasi sumber daya manusia yang unggul demi tercapainya indonesia yang maju sejahtera.

Ditemui usai upacara, Bupati Ngawi meminta seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan ini dengan suka cita, dan guyup rukun tanpa ada perbedaan, “Kita harus senantiasa menanamkan nilai – nilai Pancasila, dan itu final yang tidak bias di ganggu gugat,” tandasnya.

Remisi Narapidana Lapas II B Ngawi

Sebelum upacara detik – detik Proklamasi, Bupati Ngawi, Wakil Bupati Ngawi bersama Forkopimda, Direktur Bank Jatim, pejabat lingkup Pemkab Ngawi beserta jajaran pimpinan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Ngawi menghadiri acara pemberian remisi narapidana, Sabtu (17/8). 

Ada 277 napi mendapat remisi dari Kementerian Hukum dan HAM RI, 13 orang langsung bebas, tetapi 4 orang diantaranya masih menjalani masa subsider disebabkan masih ada sanksi denda yang harus dipenuhi.

Secara simbolis Surat Keputusan diserahkan langsung Bupati Ngawi dalam upacara yang dilakukan di dalam Lapas. “Selamat kepada para narapidana yang bebas hari ini,” kata Budi Sulistyono saat berikan SK.

Ziarah Taman Makam Pahlawan

Sekitar pukul 11.00, Bupati Ngawi beserta rombongan bergeser menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Dr. Radjiman Wedyodiningrat, untuk melakukan ziarah dan tabur bunga sebagai wujud penghormatan dan penghargaan bagi pahlawan yang telah gugur dalam merebut dan mepertahankan kemerdakaan Negara ini.

Dandim 0805 Ngawi, Letkol Arh Hany Mahmudhi bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Ziarah ini diawali dengan penghormatan kepada para arwah pahlawan yang dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Damdim 0805, kemudian tabor bunga bersama yang dilakukan Bupati Ngawi beserta Forkopimda.

Seperti yang disampaikan Hany Mahmudhi acara ini adalah penghormatan kepada pahlawan yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan RI, “Sebagai rakyat Indonesia kita tidak boleh melupakan jasa pahlawan, mari berjuang terus melakukan hal yang baik demi bangsa dan negara Indonesia,” katanya. (all/kominfo)

Malam Tirakatan, Bupati MintaTetap Jaga keutuhan Bangsa

di %s Pemerintahan 53 views

Telah menjadi tradisi tahunan, setiap malam jelang tanggal 17 Agustus, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar malam Tirakatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke74 Republik Indonesia, di Pendopo Wedya Graha, Jumat (16/08).

Hadir dalam acara ini Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Sekretaris Daerah Mokh Sodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tokoh Mayarakat.

Di malam tirakatan ini Bupati Ngawi mengajak seluruh undangan yang hadir untuk merenung dan berdoa bersama bagi pahlawan yang gugur dan berkorban memperjuangkan kemerdekaan negeri ini, “Mari kita bersama merenung dan berdoa untuk pahlawan yang telah mendahului kita, dan berjuang untuk kemerdekaan ini, juga keselamatan negara Indonesia kedepannya,” katanya.

Agenda rutin tahunan ini, juga digelar serentak diseluruh desa di Kabupaten Ngawi. Menurut Budi Sulistyono kegiatan ini sebagai wujud syukur atas kemerdekaan yang telah diraih hingga menjadi suatu negara yang utuh dan berdaulat.  “Apalagi dengan segala keberagaman yang ada di Negara ini, sudah tentu memiliki tantangan tersendiri bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaganya menjadi tetap utuh dan kuat,” ujarnya.

Diusianya yang ke 74, Budi Sulistyono meminta untuk mengisi kemerdekaan dengan segala sesuatu yang positif, “Guyup rukun, selalu menjaga keutuhan Indonesia,” tandasnya.

Usai sambutan Bupati, dilanjutkan dengan doa bersama dipimpin KH. Abdul Salam, dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati diberikan kepada perwakilan Veteran yang hadir di acara yang berlangsung khidmat. (nf/kominfo)

Go to Top