Hingga saat ini penyebaran virus Corona terus mengalami peningkatan tidak hanya jumlah
kasus tetapi juga kematian. Dikutip dari CNN Indonesia korban meninggal akibat
virus mematikan ini dilaporkan mencapai 2.763 diseluruh dunia hingga Rabu
(26/2/20). Sebanyak 2.715 korban meninggal berasal dari dataran China,
sementara 48 kematian di luar Negeri Tirai Bambu.
Kondisi ini tentunya menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah
Kabupaten Ngawi, yang tidak sedikit warganya menjadi pekerja migran di Hongkong
dan Taiwan dengan mengirimkan bantuan 20 ribu masker.
Bantuan ini menurut Bupati Ngawi, Budi Sulistyono sebagai bentuk kepedulian Pemkab
Ngawi terhadap wabah virus yang belum ditemukan obatnya ini. “Pemberian bantuan
ini diharapkan dapat membantu pekerja migran Indonesia, khusunya warga Ngawi
karena kelangkaan masker, guna mencegah penyebaran virus Corona,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Ngawi bersama Sekretaris Daerah
Kab. Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Kepala Dinas Kesehatan, Yudono dan
pejabat lingkup Pemkab Ngawi kepada perwakilan PT Pos Indonesia Cabang Ngawi di
bertempat di halaman Setda Ngawi, Rabu (26/2/20).
Bantuan masker ini dikirim melalui PT Pos Indonesia cabang Ngawi ke Konsulat Jenderal Republik
Indonesia (KJRI) di Hongkong. (Kominfo)
Kembali, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono Ngawi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi kembali gelar rapat evaluasi, penanganan dan
Pemerintah Kabupaten Ngawi, terus upayakan pencegahan dan mempertahankan zero kasus positif Covid- 19 di Kabupaten Ngawi. Melalui Intruksi Bupati Ngawi,
Bupati Ngawi Budi Sulistyono bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto dan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi, mengikuti Rapat